Arti Kebahagiaan Menurut Blogger

Definisi bahagia tentu berbeda pemahamannya bagi masing-masing orang. Begitupun halnya dengan profesi pekerjaan seseorang. Contohnya seorang Guru, kebahagiaan tertinggi bagi dia adalah ketika berhasil mengantarkan anak-anak didiknya ke tangga kesuksesan, itu artinya mereka mampu menerapkan ilmu yang telah ia ajarkan selama ini. Minimal jadi orang benerlah, normal-normal saja dan bukan samp** masyarakat.
 
Dan arti kata bahagia menurut Dokter, Polisi, Artis, Pengacara juga pasti berbeda. Lalu bagaimana arti kebahagiaan menurut Blogger? Tentu banyak suka duka yang mereka alami mulai dari pengalaman seorang blogger newbie, senior sampai tingkat master. Btw artikel ini memang gak penting banget untuk dibaca, tapi karna sudah terlanjur dibaca ya udah terusin aja biar gak kentang 🙂
 
Ingin Blog/Web nya terkenal dan Bukan Orangnya
 
Blogger mana yang gak bahagia hatinya jika blognya ramai jadi kunjungan orang, apalagi kalau sampai blog miliknya jadi femonenal alias banyak diperbincangkang orang, rasanya ajibb banget kalau kata abang ganteng Fauzi Badillah 🙂
 
Tapi faktanya, untuk mencapai hal tersebut butuh perjuangan yang sangat sulit. Dan banyak blogger yang patah arang di tengah jalan, dan lebih memilih untuk berjuang di kehidupan nyata. 
 
Fenomena aneh lainnya, rata-rata seorang blogger lebih suka menyembunyikan identitas aslinya. Itulah sebabnya jarang sekali pemilik blog/website memasang foto selfienya, mungkin bagi mereka gak penting dirinya menjadi terkenal, asalkan blognya laris maniss 🙂
 
Uang bukanlah segalanya Tapi..
 
Meski uang bukanlah segalanya tapi kalau keseringan bokek rasanya hidup ini sumpek banget hahaha. Bagi seorang blogger selain ingin blognya terkenal, mereka juga boleh dong mendapatkan uang dari blog yang selama ini ia kelola. Kan lumayan dapat uang tambahan buat biaya anak, bayar internet, kreditan motor atau uang jajan buat traktir pacar.

Arti Kebahagiaan Menurut Blogger
 
Tak terhitung sudah berapa banyak ucapan doa yang terpanjat dari seorang blogger yang berharap suatu saat nanti blog nya bisa dikenal banyak orang. Bukan hanya dianggap ADA kemudian BERLALU. 
 
Tak terhitung sudah berapa banyak air mata dari seorang blogger yang pendapatannya hilang, padahal kesalahan bukanlah dari dia, melainkan perbuatan orang-orang yang syirik kepadanya. Faktanya, tidak semua blogger memiliki pekerjaan tetap di kehidupan nyata. Banyak dari mereka yang menjadi full time blogger alias mengantungkan hidup melalui blog miliknya.
 
Persaingan antara Blogger
 
Meski tak mengenal satu sama lain, jangan salah kalau sesama blogger juga sering berebut mendapatkan posisi terbaik. Mulai dari persaingan secara sehat sampai cara-cara yang gak waras untuk menjatuhkan blogger yang dianggap sebagai saingannya. Miris bukan? 
 
Menjadi Kecanduan dan Kepala Batu
 
Lupa makan lupa mandi lupa pacar, itu jenis-jenis penyakit blogger paling sering dijumpai, tapi untungnya selama ini belum pernah dilaporkan ada seorang blogger yang lupa ngurus anak 🙂 Tahukah kamu saat seorang blogger ingin membuat satu artikel menarik, mereka bisa seharian begadang membuatnya. 
 
Ini semua dilakukan hanya demi mendapatkan artikel berkualitas yang bisa memberikan manfaat, motivasi atau dijadikan inspirasi banyak orang. Mulai dari mencari ide sampai merangkai kata-kata biar nyambung. Gak usah tanya lagi, emang fantadnya gak kapalan apa, duduk seharian depan komputer sampai fantad ngebul.
 
Ending penderitaan belum sampai disini, baru saja mempublish artikel, banyak makhluk-makhluk gaib tak kasat mata datang mampir ke blog nya dan mengeluarkan ajian-ajian sakti. Pencet tombol control C dan control V atau klik kanan klik kiri mouse, jadilah korban artikel copy paste.

Dan paling ngehek artikel plagiat tersebut mejeng di Page One Google, sementara artikel aslinya gak tahu nyasar ke halaman berapa. Mungkinkah dia sedang pulang kampung?

Lalu kenapa mereka gak kapok dan tetap meneruskan nge Blog?. Itu karena mereka kepala batu alias pantang menyerah. 
 
Dan seorang blogger mirip-mirip kelakuannya dengan gamer, mereka seakan sudah kecanduan berat, kalau sehari saja tidak menulis artikel rasanya bagaimana gitu, kaya ada yang mengganjal, ibaratnya boker susah keluar, yah minimal sekedar melihat-lihat blog kesayangan mereka. Meskipun tahu nasib blognya belum berubah-ubah hahaha.

Pengalaman saya menjadi seorang Blogger
 
Nah ini point paling gak penting untuk dibahas, tapi kalau penasaran sekedar ingin tahu gimana sih pengalaman saya selama ini menjadi seorang Blogger. Yuk kita kemon mendengar ceritanya. 
 
Awalnya saya hanya seorang Kaskuser yang gemar membuat Thread di Kaskus, masak iya di eBay 🙂 Anehnya sering Top Thread, kadang Hot Thread tapi jarang ya minimal ramelah Thread saya. Dan gak tahu kenapa, mungkin artikel yang saya buat menarik atau mereka merasa kasihan saja sama saya hahaha.
 
Sampai akhirnya saya membuat Blog kejadiananeh.com yang sedang kamu baca saat ini, berdiri pada tanggal 7 Nopember 2014, kalau dihitung usianya sampai dengan tanggal 22 Mei 2016 ini masih unyu-unyulah, sekitar 2 tahun kurang banyak.

Dari dulu kebiasaan posting paling banter 1 atau 2 artikel saja sehari, kecuali sedang kesurupan bisa sampai 4 artikel sehari itu juga kalau sedang libur hari kerja. Dan kadang mandeg juga buat artikel, kebetulan saya juga punya kerjaan di dunia nyata. Kalau sedang sibuk dinas luar kota bisa 3 hari sampai seminggu gak sempat update artikel blog. 

 
Pertama Kali dapat Uang dari Blog
 
Saat blog ini sudah memasuki usia Abg sekitar 4 bulanan, saya mencoba nekat melamar adsense. Wow ajaib! langsung DITOLAK hahahaha asyuuu. Alasannya, karena konten artikel saya banyak yang vulgar. Dan tidak ada kritik lain tentang masalah traffik, desain template ataupun menyalahi aturan pedoman web master google. 
 
Terus terang waktu saya pertama mendaftar adsense, desain templatenya bukan bawaan blogger tapi buatan teman saya dan masih sama seperti yang saat ini kamu lihat. Untuk halaman privacy, disclaimer, contact pun tidak ada sama sekali.
 
Ok lanjut ceritanya, kemudian saya mencoba daftar kembali tanpa mengubah apapun. Hanya sedikit mengakali dengan menghilangkan Widget Populer yang kebetulan berisi artikel terlarang. Akhirnya diterima dan melanjutkan review ke 2. 
 
Tapi bodohnya gak pernah pasang unit iklan juga, karena dulu masih gak ngerti. Dan setelah itu hasil jawaban review ke dua sungguh di luar perkiraan, lagi-lagi DITOLAK dengan alasan yang sama hahahaa.

blogger bahagia

Tahu gak sih kenapa artikel-artikel tersebut tidak saya hapus. Pertama karena jumlahnya banyak, sekitar 15 sampai 20 an, dan itu sudah mejeng di page one google dan semuanya sebagai sumber traffik paling banyak. Pada akhirnya kepala batu saya cair juga dan memilih untuk mengalah. 

 
Dengan berat hati, menghapus semua artikel tersebut. Efeknya sudah tentu visitor anjlok, bounce rate pun meningkat drastis. Kemudian melamar kembali dengan menggunakan akun email yang sama. Ditunggu-tunggu selama 1 minggu, 2 minggu email balasan google tidak kunjung tiba. Mungkinkah email sudah ditandai? 
 
Percaya gak percaya ini adalah pengalaman paling aneh tapi nyata yang saya alami. Niatnya mau ganti email baru, tapi iseng-iseng pakai email yang lama trus mampir ke web google adsense dan ternyata bisa login sampai melihat dashboard nya. Itu kan tandanya diterima meskipun gak pernah dapat balasan email review ke 2. 
 
Wow ini benar-benar ajaib. Tanpa tedeng aling-aling, langsung saja saya garukk pasang unit iklan dan berselang 2 hari pemasangan sudah bisa meminta pengiriman pin. Skip skip skip ceritanya, akhirnya saya gajian pertama dari google di bulan berikutnya. Mantab pisan euy, meskipun tak seberapa tapi lumayan buat beli makanan Anjing dan Kucing peliharaan saya 🙂