Kejadian Aneh Tapi Nyata

Kejadian Aneh Tapi Nyata

Senjata Pembunuh Massal yang Pernah Diciptakan

07 May 2016

Senjata yang umum kita kenal biasanya akan mampu melukai hingga menghilangkan nyawa lawan. Akan tetapi, gimana jadinya jika sebuah senjata menjadi lebih dari sekedar cukup untuk membunuh monster? 


Ya, hal ini karena senjata-senjata berikut memiliki ukuran hingga kekuatan yang benar-benar dahsyat, sehingga pemakaian senjata ini nggak hanya akan sekedar melukai ataupun membunuh namun juga sanggup menghancurkan sebuah kota! 

Di dunia ini, tercatat setidaknya ada 10 senjata pembunuh massal yang pernah diciptakan sepanjang sejarah. Negara asal senjata-senjata pemusnah massal ini pun beragam, mulai dari Cina, Turki hingga Rusia dan Korea Utara.

Senjata Monster Pemusnah Massal yang mengerikan Dari Benua Asia

Beberapa negara di benua Asia tercatat pernah memiliki atau menciptakan senjata pembunuh massal. Negara-negara tersebut antara lain adalah Cina, Turki, Korea Utara, India, Pakistan dan Israel.

Bangsa Cina diketahui pernah memiliki meriam tangan dengan daya ledak yang luar biasa. Meriam bernama Chinese Hand Cannon ini diciptakan pada rentang tahun 1271-1368, yang berarti termasuk dalam senjata kuno namun paling mematikan. 

Meriam tangan atau hand cannon ini membuktikan bahwa bangsa Cina telah menjadi pembuat yang pertama. Namun karena berbagai alasan, produksi serta penggunaan meriam tangan akhirnya dihentikan. Hal ini tak terlepas dari fakta bahwa terkadang prajurit Cina kala itu justru meledakkan diri sendiri dengan meriam tersebut. 

Senjata Pembunuh Massal yang Pernah Diciptakan

Meriam tangan sendiri terdiri dari silinder metal tebal serta pasokan mesiu di dalamnya. Pada masa itu, meriam tangan hanya berupa sebongkah besi dengan bentuk menyerupai lonceng dikarenakan pembuat meriam juga merupakan pembuat lonceng.

Turki juga diketahui pernah menciptakan dan menggunakan senjata pembunuh massal paling berbahaya. Senjata super ini dijuluki Bombard serta berasal dari bangsa Turki Agung. Julukan lain untuknya adalah Dardanelles Gun atau meriam dari bangsa Hongaria. 

Bentuknya menyerupai meriam namun dengan ukuran yang luar biasa besar sehingga mendapat julukan senjata super raksasa. Bombard sendiri dibuat di Hongaria pada tahun 1453 serta digunakan oleh Turki ketika negara itu hendak merebut kembali Konstatinopel. 

Bombard dapat mengirim hingga seribu lima ratus pound atau sekitar tujuh ratus lima puluh bola granit menuju ke siapa saja senjata ini diarahkan.

Korea Utara, India, Israel serta Pakistan menjadi beberapa negara di Asia lainnya yang telah dikonfirmasi memiliki senjata nuklir. Sepanjang sejarah perang dunia, bom nuklir hanya pernah digunakan dua kali, yaitu ketika tentara Amerika Serikat menjatuhkannya di kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945. 

Bom nuklir di Hiroshima berjenis uranium serta memiliki kode Little Boy, sementara bom nuklir di Nagasaki memiliki jenis plutonium dengan kode Fat Man. 

Kedua bom menyebabkan sekurang-kurangnya dua ratus ribu penduduk sipil menjadi korban. Senjata nuklir hingga kini masih menjadi bahan perbincangan serta perdebatan yang populer dalam ranah ilmiah dan kajian militer di seluruh dunia karena kedahsyatannya yang sanggup memusnahkan peradaban umat manusia.

Senjata Pembunuh Massal Pemusnah Peradaban Manusia dari Benua Eropa dan Amerika

Nggak hanya dari Asia saja, Eropa serta Amerika juga pernah loh menciptakan hingga menggunakan senjata pembunuh massal dengan ukuran serta kemampuan yang luar biasa. Beberapa negara tersebut antara lain ialah Rusia, Jerman, Prancis dan Amerika Serikat.

Rusia pernah menyombongkan dirinya dengan merakit sebuah meriam dengan nama Meriam Tsar di tahun 1585. Diklaim sebagai senjata yang pasti bisa mengalahkan musuh, meriam tersebut didesain agar dapat melontarkan sekitar delapan ratus pound atau empat ratus kilogram peluru ke arah musuh. 

bom pemusnah massal

Walau begitu, Meriam Tsar sebenarnya nggak pernah benar-benar digunakan untuk menyerang dalam perang. Kebesaran serta kekuatan meriam inilah yang terus-menerus dibanggakan oleh Rusia. Selain Meriam Tsar, masih ada Meriam Mons Meg yang sama-sama memiliki ukuran raksasa. Dibuat pada tahun 1449, Mons Meg kini ditempatkan di kastil Edinburgh di Skotlandia sebagai pajangan.

Pernah nggak kamu berpikir bahwa sebuah senjata pembunuh massal akan dinamai dengan nama anak perempuan? Negara Jerman pernah memiliki senjata monster dengan nama Big Bertha atau juga dikenal Fat Bertha, yang konon merupakan nama anak perempuan dari boss sang engineer. 

Dibuat pada masa perang dunia pertama di mana gas racun, pertempuran udara sampai dengan tank dan senjata mesin menjadi eksperimen para insinyur demi memenangkan perang. Big Bertha sendiri merupakan sebuah meriam dengan ukuran sangat besar serta daya lontar yang luar biasa. Senjata ini digunakan pula oleh Belgia dan Prancis.

Nggak puas hanya dengan Big Bertha, Jerman bereksperimen untuk membuat senjata serupa namun digunakan khusus di laut. Diberi nama Long Max, senjata khusus angkatan laut ini merupakan yang terbesar milik Jerman kala itu. 

Nggak lama setelah digunakan di laut, Long Max juga turut digunakan di darat. Senjata massal ini mampu menembakkan hingga seribu enam ratus pound atau setara dengan delapan ratus kilogram peluru sampai jarak tiga puluh mil jauhnya. Wow!

Eksperimen negara Jerman nggak berhenti sampai di Long Max. Masih dari era perang dunia pertama, negara ini juga turut menciptakan senjata laut lainnya yang mampu menembakkan peluru sampai dengan jarak delapan puluh mil. 

Disebut juga sebagai senjata terror, pembunuh monster ini membutuhkan biaya pemeliharaan ekstra besar serta daya destruktifnya tidak terlalu besar. Akan tetapi, hanya dengan melihatnya saja sudah cukup bikin takut, kan?

Negara Jerman sepertinya nggak berhenti untuk berinovasi dalam membuat senjata, nih. Jerman diketahui pernah membuat sebuah senjata super besar bernama Gustav Schwere. Pembunuh monster ini benar-benar besar, di mana dibutuhkan dua ribu lima ratus tentara untuk menyiapkannya dan dua puluh lima gerbong kereta untuk mengangkutnya. 

Jangkauan peluru mencapai tiga puluh mil, dengan berat peluru yang dilontarkan dapat mencapai tiga ribu pound atau seribu lima ratus kilogram. Selain raksasa, senjata ini juga sangat berisik. Bunyinya bergemuruh ketika dijalankan dan dibutuhkan suara tembakan artileri untuk meredamnya.


Di era sekarang ini di mana perang dunia telah usai, ternyata masih ada senjata pembunuh massal yang pernah dibuat dalam sejarah. Kali ini, negara Amerika Serikat tercatat telah membangun Harp System, sebuah senjata super yang mampu menjangkau sampai dengan ujung dari lapisan stratosfer. Amerika membuat senjata ini dengan bantuan dari desainer Gerard Bull.

Selain Harp System, Amerika juga diketahui sebagai salah satu negara yang memiliki nuklir dahsyat. Nuklir pemusnah massal pertama milik Amerika telah ditembakkan menuju kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang masing-masing pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 dengan ratusan ribu korban jiwa melayang. 

Dan pengembangan generasi nuklir berikutnya jauh lebih dahsyat, tentu saja keberadaan nuklir ini dirahasiakan oleh militer Amerika Serikat.
senjata pembunuh massal

Sebab Nuklir masih menjadi bahan perdebatan yang panas di kalangan para ilmuwan dan pemerhati HAM. Negara di Eropa selain Amerika yang juga memiliki nuklir antara lain ialah Perancis, Inggris, Tiongkok serta Rusia. 

Dan mereka harus mematuhi Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (Nuclear Non-Proliferation Treaty atau NPT) yang penggunaannya diawasi ketat oleh Dewan PBB. Sedangkan negara lain yang dicurigai diam-diam memiliki Nuklir adalah India, Pakistan, Israel dan Korea Utara.

Nah, itu dia sepuluh senjata pembunuh massal yang pernah diciptakan sepanjang sejarah. Di era sekarang ini di mana perang dunia nggak lagi terjadi, senjata-senjata tersebut masih dapat kita lihat di museum atau kastil sebagai barang pajangan. Dan tentunya, kita berharap agar perang nggak lagi pecah agar senjata-senjata mengerikan itu ataupun generasinya nggak digunakan lagi sebagai pemicu perang dunia 3.

Related Article