Kejadian Aneh Tapi Nyata

Kejadian Aneh Tapi Nyata

Hewan dengan Pertahanan Diri Paling Aneh Tapi Nyata

27 Jun 2016

Buat kamu yang suka banget tentang dunia hewan, pada artikel saya sebelumnya sudah dibahas mengenai hewan lucu yang memiliki kebiasaan kanibalisme. Dan kali ini kita akan membahas tentang 13 hewan dengan pertahanan diri paling aneh tapi nyata, dimana cara mempertahankan diri mereka dari serangan para predator sangatlah ajaib sekaligus bikin kita kagum.

Ok, biar gak bikin penasaran langsung saja kira garukk hewan-hewan aneh tapi nyata di dunia berikut ini.

1. Ketonggeng, Whip Scorpion (Kalajengking Cambuk)

Whip Scorpion atau Ketonggeng, bahasa kerennya Kalajengking Cambuk sama sekali tidak memiliki racun pada ekornya seperti yang kita kenal pada spesies Kalajengking lainnya. Untuk ukuran tubuh mereka hanya sekitar 9 sampai 16 cm saja. Dan sebenarnya Ketonggeng ini tidak ada hubungan saudara dengan Kalajengking, meskipun wujudnya sangat menyerupai.

Selain tak memiliki racun berbahaya, ia juga tak bisa menggigit dan hanya bisa mencapit seperti kepiting. Namun satu hal luar biasa saat Ketonggeng terancam bahaya dari para pemangsanya, ia akan menyemprotkan cairan asam oktanoat dan asetat yang baunya persis seperti asam cuka.

Dengan senjata pertahanan unik tersebut, membuat para predator yang ingin menyerangnya takut dan lebih memilih ambil langkah seribu.

Hewan dengan Pertahanan Diri Paling Aneh Tapi Nyata

2. Sigung si Kentut Maut

Buat kamu yang hobi kentut dan baunya bikin tobat teman-teman kamu, sepertinya cocok sekali bersahabat dengan sigung. Bau busuk menyengat yang dikeluarkan oleh Sigung memang menjadi senjata pertahanan diri satu-satunya. Semburannya dapat mencapai jarak 3,6 meter dan predator paling berbahaya di Hutan seperti Singa dan Beruang pun akan lari ketakutan karena tak kuat menahan bau kentutnya.

Gak percaya? Cobain aja sendiri :) Tahukah kamu, Penyebab bau busuk tersebut berasal dari zat sulfur, metil, dan butylthiol yang terkandung didalam tubuhnya.

Dan bila kita menjumpai ada Sigung peliharaan manusia yang tak mampu mengeluarkan bau busuk menyengat lagi, itu semua karena kantung baunya sudah dihilangkan dengan cara operasi pengangkatan. Di Indonesia sendiri sangat langka ditemukan ada orang yang mau memelihara Sigung, sebab untuk melakukan operasi pengangkatan tersebut, biayanya masih terbilang sangat mahal.

3. Burung Northern Fulmar

Burung satu ini memiliki pertahanan diri yang cukup unik yakni dengan menyemburkan muntahan dari dalam perutnya. Tak hanya bisa pada burung dewasa saja, untuk anak-anak burung Northern Fulmar yang baru lahir pun sudah bisa melakukan metode pertahanan diri ini.

Muntahan yang dikeluarkan itu berwarna kuning, sangat lengket dan akan disemprotkan ke tubuh para predator yang nekat mendekati. Sering ditemukan burung predator seperti Elang, yang terjatuh mati dari tebing, akibat tidak bisa terbang. Itu semua karena sayap mereka sudah merekat keras di tubuhnya gara-gara cairan muntah dari Burung Northern Fulmar.

4. Kaki Seribu Bercahaya, Motyxia Sequoiae

Untuk menakuti para predatornya, Motyxia Sequoiae yang masih satu spesies dengan kaki seribu ini akan mengeluarkan cahaya seperti halnya kunang-kunang. Dan cahaya dari tubuhnya ini akan keluar bila terpapar oleh sinar ultra violet. Mekanisme ini berguna sebagai peringatan kepada para pemangsa, yang memberitahu bahwa ia adalah binatang beracun.

Faktanya bukan hanya kaki seribu bercahaya saja yang memiliki racun berbahaya, pada semua jenis kaki seribu lainnya juga mengandung racun mematikan yang bisa membunuh dalam waktu singkat, yakni racun sianida. Jangan pernah mencoba untuk mengujinya, ini bukanlah hoax. Sering ditemukan kasus hewan termasuk manusia yang sengaja memakan kaki seribu, langsung tewas seketika.

5. Katak Kayu Alaska, Alaska Wood Frog

Masih ingat dengan Film Captain Amerika, di serial The First Avenger? Dalam film tersebut dikisahkan Captain Amerika bisa kembali hidup meski sebelumnya ia sudah mati membeku. Persis kemampuannya dengan katak kayu, bahkan jauh lebih hebat. Seekor katak kayu bisa bangkit dari kematiannya selama berbulan-bulan.

Jika ia memasuki musim dingin akan melakukan proses hibernasi, lebih dari 68 persen tubuh katak kayu akan membeku total, ia akan memerintahkan otaknya agar berhenti bernapas dan jantungnya berhenti berdetak. Tak hanya itu saja, otaknya juga akan memerintah hati untuk memproduksi glukosa dalam skala besar dimana glukosa ini akan berperan sebagai anti beku saat berlangsungnya musim dingin yang mencapai suhu ekstrim -9 derajat celcius sampai -18 derajat celcius.

Dan cerita selanjutnya sudah bisa kamu tebak, setelah musim dingin berakhir ia akan hidup kembali dari kematiannya. Benar-benar ajaib bukan?

6. Hagfish

Sebagai salah satu hewan Purba yang masih bisa kita jumpai hingga sekarang. Ikan bernama Hagfish ini juga mempunyai pertahanan diri paling aneh tapi nyata. Bentuknya mirip sekali dengan belut, dan bisa mengeluarkan lendir lengket menjijikkan.

Lendir ini akan dikeluarkan dalam jumlah sebanyak-banyaknya saat dirinya merasa terancam. Bila sampai hewan predator seperti Ikan besar sampai terkena lendir tersebut. Insangnya akan merekat keras akibat lendir lengket dari Hagfish dan akan mati lemas tak bisa bernafas dalam air. Sangat jarang ditemukan, para pemangsanya bisa selamat dari senjata perlindungan diri Hagfish.

7. Kadal Bertanduk Texas

Kadal bertanduk Texas merupakan salah satu hewan dengan tampang sangar yang bikin males melihatnya. Tapi bukan tampangnya yang dijadikan sebagai pertahanan diri. Hewan ini lebih dikenal karena mampu melakukan mimikri atau melakukan kamuflase untuk melindungi dirinya dari predator yang ingin memangsanya.

Dan bukan hanya itu saja, bila pertahanan diri tersebut gagal dan predator masih terus menerornya, kadal bertanduk texas akan menyemburkan darah dari kedua matanya yang bisa mencapai jarak 2,1 meter.

Tak kuat menahan amis darah yang disemburkan, biasanya para hewan predator akan melarikan diri atau berusaha menghilangkan noda darah tersebut. Dan kesempatan inilah yang dipakai oleh kadal bertanduk texas untuk segera melarikan diri.

8. Timun Laut

Ini bukanlah Timun yang biasa kita temukan di Pecel Ayam. Sesuai dengan namanya timun ini hidup di dalam laut. Timun laut juga memiliki senjata untuk bertahan berupa lendir yang sangat lengket dan beracun yang dinamakan Holothurin.

Bila senjata perlindungan ini tak ampuh, timun laut akan mengeluarkan seluruh organ tubuhnya agar predator tidak jadi memangsanya. Gilakk seram bener bukan bayanginnya, seperti Alien saja. Mungkin inilah alasan para pemangsanya, tak sudi memakan Timun Laut karena tingkahnya dianggap sangat menjijikkan.

9. Cuttlefish

Hewan bernama cuttlefish ini bukanlah sejenis ikan, walaupun ada kata-kata fish pada namanya. Hewan ini lebih tergolong ke dalam keluarga moluska atau sejenis dengan cumi-cumi dan gurita. Cuttlefish juga memiliki tentakel, tinta hitam untuk berkelahi seperti halnya cumi-cumi dan om nya si gurita.

Namun untuk kemampuan mempertahankan diri, Cuttlefish jauh lebih hebat dari mereka. Ia tak hanya dikenal sebagai ahli kamuflase terbaik, yang mampu merubah warna tubuhnya mengikuti lingkungan sekitarnya. Tapi Cuttlefish juga bisa merubah wujud untuk mengelabui sesamanya.

Yakni pada saat musim kawin terjadi, Cuttlefish Jantan akan merubah wujudnya menjadi betina. Tujuan dari penyamaran ini sendiri, agar bisa mencuri betina dari milik pejantan lainnya.

10. Bombardier Beetle

Mirip banget sama alien serangga yang ada di film starship troopers. Serangga bernama Bombardier Beetle memiliki kemampuan untuk mengeluarkan cairan asam bila nyawanya sedang terancam. Cairan asam ini mengandung hydroquinoses dan hidrogen peroksida.

Jika kulit kita sampai terkena cairan ini, rasanya sangat panas seperti terbakar, dan untuk serangga predator lainnya sangat ampuh sebagai senjata pembunuh.

11. Malaysian Exploding Ant, Semut dengan Senjata Bunuh Diri

Tak kalah unik dengan cara mempertahankan diri hewan-hewan diatas. Malaysian Exploding Ant yang memiliki nama latin Camponotus Saudersi disebut-sebut sebagai semut peledak atau semut bunuh diri. Jika hewan ini merasa terancam hidupnya, tanpa malu-malu ia akan meledakkan dirinya sendiri.

Begitupun jika sarang mereka diteror oleh serangga lainnya, mereka akan melakukan banzai alias serangan bunuh diri. Cairan dalam perut mereka yang sudah meledak sangatlah beracun, ampuh membunuh musuh dalam waktu yang cukup singkat.

12. Tikus Berduri Afrika, African Spiny Mouse

Masih besanan dengan keluarga tikus got, tikus sawah terkecuali dengan tikus berdasi. African Spiny Mouse mempunyai kemampuan unik dalam mempertahankan hidupnya. Tahukah kamu, dibalik kulit serta daging mereka yang begitu lemah alias mudah mengelupas justru berperan penting sebagai penyelamat hidupnya.

Saat ia tertangkap, tikus berduri akan berusaha mati-matian untuk lepas dari cengkraman pemangsanya. Bagian tubuh yang mengelupas akan tetap tinggal di mulut sang predator, sampai menyebabkan infeksi akibat duri-duri tajam tersebut. Dan kabar baiknya, daging atau kulit yang terkelupas dari tikus berduri dapat pulih kembali hanya dalam satu minggu saja.

13. Axolotl, Mexican salamander

cara hewan mempertahankan diri

Buat kamu yang dulu waktu kecil gemar berburu cicak? Pasti sudah tahu pertahanan diri dari hewan menggelikan ini. Ia akan melepaskan buntutnya agar bisa mengelabui si pemangsa. Mirip-mirip dengan kemampuan unik yang dimiliki Cicak, Axolot jauh lebih sadis dan mengerikan.

Ia tak hanya bisa mencopot buntutnya saja, melainkan kedua tangan dan kakinya. Dan tak membutuhkan waktu lama, bagian tubuhnya yang sudah hilang tersebut dengan sendirinya akan tumbuh kembali. Aneh tapi nyata bukan?

Related Article