Kejadian Aneh Tapi Nyata

Kejadian Aneh Tapi Nyata

Serangan Hewan Paling Mematikan di Dunia

10 Jun 2016

Saat merasa terdesak, hewan akan mengeluarkan naluri melindungi dirinya dengan serangan mematikan yang bisa berupa gigitan, sengatan, patukan ataupun menyusup kedalam tubuh sebagai parasit. Gigitan hewan memang teramat menyakitkan dan fatal akibatnya untuk manusia, dan bagaimana dengan sengatan hewan? 

 
Faktanya di dunia ini ada beraneka macam wujud gigitan dan sengatan hewan yang menjadi penyebab kematian manusia terbanyak. Seperti halnya 13 serangan hewan paling mematikan di dunia dibawah ini. 
 
1. Ikan Candirú, Canero (vandellia cirrhosa)
 
Bagi penduduk suku pedalaman asli di wilayah sungai Amazon, Brazil reputasi Ikan Candiru atau ikan vampir menjadi peringkat pertama paling mengerikan sebagai parasit pembunuh, lebih menakutkan dari ganasnya ikan piranha. 
 
Cara mematikan korbannya sangatlah simple. Ia tidak akan berusaha menggertak secara langsung, namun akan mengecap air (merasakan) untuk mencari keberadaan hewan lain termasuk juga manusia. Tahu apa yang terjadi selanjutnya? Setelah menemukan targetnya ikan candiru akan menyusup ke dalam celah-celah sirip/insang ikan lain.

 
Serangan Hewan Paling Mematikan di Dunia
Dan saat berada di dalam, duri yang ada di kepala ikan candiru akan melukai insang yang tentu saja merobeknya sampai ikan tersebut kehabisan darah akibat dihisapnya. Begitupun saat dia 'memangsa' manusia, dia bisa menyusup sampai ke dalam organ tubuh manusia melalui celah anus dan saluran kencing manusia, jangankan punya cewek, tututnya cowok aja bisa dia masuki. Mengerikan bukan?
 
2. Cacing Guinea, Dracunculiasis, guinea worm disease (GWD)
 
Serangan hewan mematikan kedua adalah Cacing Guinea, dalam dokumentasi sejarah ilmu biologi, eksistensi cacing guinea sudah lama dikenal sebagai hewan parasit tertua dan reputasi membunuhnya pun sudah tidak diragukan lagi. Tak hanya hewan seperti anjing, kucing, sapi saja yang ia bunuh, korban manusia pun sering ditemukan.
 
Modus operasinya memang tidak berdampak langsung kepada penderitanya. Ia masuk ke dalam tubuh melalui air minuman yang sudah terkontaminasi dengan copepoda (kutu air) penuh dengan larva cacing guinea.

Sekitar setahun kemudian, cacing bertumbuh semakin panjang dan besar serta menciptakan efek melepuh di kulit biasanya di kaki. Luka melepuh ini akan menyebabkan sensasi terbakar yang sangat menyakitkan. Dan bila tidak segera diobati, infeksi ini akan cepat menjalar ke bagian organ tubuh lainnya sampai menyebabkan kematian.

Cara untuk mengobatinya, Dokter akan memberikan suntikan di sekitar area luka dengan zat perangsang untuk memancing cacing guinea keluar dari dalam daging, kemudian ia akan mencabutnya satu persatu,,,,Yaksss!
 
3. Lebah Asia Raksasa Yak Killer Hornet
 
Salah satu dari begitu banyak jenis Hornet/lebah raksasa di Asia yang banyak dijumpai di Negara Jepang adalah Yak Killer Hornet. Yak Killer Hornet memiliki sengatan yang tidak begitu mematikan, tapi cukup memberi sensasi alergi yang mempunyai rasa sensitifitas tinggi.

Namun yang amat mengejutkan adalah fakta mengenai angka kematian yang dipicu oleh sengatan Yak Killer Hornet jauh lebih banyak jika dibanding dengan jumlah perpaduan serangan hewan lain yang ditemukan di Jepang. 
 
Berdasarkan kisah dan pengalaman orang yang pernah disengat Yak Killer Hornet dan berhasil selamat, mereka menyebutkan jika sengatan serangga ini kurang lebih mirip seperti rasa sakit saat paku panas ditempel ke telapak kaki.
 
4. European Hornet
 
Jangan meremehkan saat melihat wujudnya yang kecil bogel, hewan jenis serangga yang satu ini memang tidak se agresif  serangannya bila dibandingkan dengan lebah madu, tetapi European Hornet tak akan ragu-ragu menyerang jika ada orang/hewan lain yang berani mengusik wilayah mereka dengan sengatan beracunnya.

Awalnya hanya satu serangan dari seekor saja, namun hal ini akan memancing kawanan lainnya (provokasi), hingga gerombolan European Hornet akan segera menyengat seseorang yang dianggap sebagai pengacau itu, tak hanya bisa sekali menyengat saja namun bisa berkali-kali dengan sensasi rasa sakit seperti saat kulit terbakar. 
 
Itulah kemampuan luar biasa yang mereka miliki jika dibandingkan dengan lebah madu yang hanya bisa menyengat satu kali saja kemudian mereka mati.
 
5. Stingray
 
Kamu pasti belum lupa akan kematian Steve Irwin sang pemburu buaya kenamaan dari Australia. Konon penyebab ia meninggal dunia karena dada dan jantungnya robek akibat tertusuk duri yang terdapat pada ekor ikan pari, sehabis ia syuting film dokumentasi untuk acara televisi putrinya.

Pada dasarnya Ikan Pari tidaklah berbahaya untuk manusia, namun ia bisa menyerang jika wilayah/habitat yang ditempatinya merasa terancam oleh kehadiran manusia. Tanpa segan mereka akan mulai menyerangnya dengan ekor yang dijadikan senjata andalannya. Tak hanya dapat menyebabkan luka serius pada organ tulang, racun yang terdapat pada ekornya sangat cepat untuk membunuh seorang manusia, jika tak segera ditangani.
 
6. Paper Wasp
 
Tak kalah seramnya dengan daftar hewan paling mematikan diatas. Masih satu besan dengan Lebah dan Tawon, Paper Wasp dikenal sebagai hewan yang teramat pandai dalam membangun sarang untuk menjadi tempat penyimpanan makanan. Sarangnya itu dibangun dengan cara mengumpulkan serat kayu dan air liur.

Poin pentingnya ialah sarangnya itu sangat tenang, jauh dari ancaman gangguan. Maka bagi siapapun yang mengusik sarangnya, bersiaplah dalam menghadapi sengatannya yang teramat menyakitkan. 
 
Rasa sakit yang dihasilkan oleh sengatan Paper Wasp sangat menyakitkan. Sesudah disengat Paper Wasp, hanya dalam waktu seperkian detik orang akan merasa sensasi pedas dan terbakarnya kulit yang sangat menyiksa.
 
7. Red Harvester Ant
 
Red Harvester Ant merupakan jenis semut pekerja yang rajin banget mengumpulkan bahan makanan yang diperoleh dari hutan. Umumnya semut jenis ini akan menyimpan bahan makanan yang sudah mereka dapatkan di lemari makanan yang diciptakan oleh mereka pada sarangnya.

Jangan berani mencoba untuk merebut makanan yang telah dikumpulkan oleh mereka atau kamu akan merasakan rasa sakit tak terlupakan seumur hidup akibat sengatan serangga kecil ini. 
 
Dalam journal The Schmidt Pain Index makalah tentang hewan-hewan dalam daftar serangan menyakitkan menjelaskan rasa sakit akibat gigitan semut Red Harvester Ant seperti seseorang yang ingin mengeluarkan kuku kakinya yang sedang tumbuh secara paksa dengan memakai bor.
 
8. Monster Gila, Kadal Beracun (Heloderma suspectum)
 
Spesies kadal sangat beracun dengan tubuh berwarna warni ini dijuluki dengan nama Monster Gila, habitat asli mereka berada di wilayah Amerika Barat. Mempunyai senjata pertahanan diri yang handal dari racun neurotoxin yang bisa tersebar lewat satu kali gigitannya saja. Ini semua karena ia tak mempunyai otot rahang yang kuat untuk meremukkan tubuh mangsanya.

Satu-satunya cara hanya menggunakan gigi taring tajamnya untuk memastikan racunnya telah masuk sempurna ke dalam sistem syaraf tubuh korban. Pada umumnya Monster Gila tidak terlalu agresif untuk menyerang manusia terlebih dahulu, apalagi jika kita menjaga jarak dengan kadal ini.
 
9. Platypus
 
Berbagai jenis hewan yang mempunyai racun berbahaya bagi manusia dapat ditemui di benua Australia. Tak terkecuali dengan hewan yang mempunyai penampilan lucu dan imut ini. Mirip penampilannya seperti bebek bercampur berang-berang.

Tahukah kamu jika seekor platypus jantan dibekali sebuah cakar racun berbahaya yang terletak di pergelangan kakinya. Untuk seukuran manusia dewasa, hanya satu kibasan saja sangat ampuh untuk melumpuhkan seluruh tubuh dan dapat memicu hyperalgesia, yaitu tingkat sensitifitas akan rasa sakit yang tak terlupakan, dan bisa bertahan lama sampai berbulan-bulan lamanya.
 
10. Box Jellyfish, Ubur-ubur Kotak
 
Disebut juga ubur-ubur kotak. Hewan yang mempunyai bentuk layaknya jelly dan berwarna bening ini diketahui menjadi hewan yang mempunyai sengatan paling menyakitkan di benua Australia. Sebegitu menyakitkannya hingga banyak orang menyatakan bahwa kamu bisa saja lepas dari serangan hiu, tapi tak akan bisa lepas dari sengatan ubur-ubur kotak.

Racun yang dipunyai oleh box jellyfish juga amat dikenal menjadi salah satu jenis racun paling bahaya di dunia bahkan masuk dalam daftar serangan hewan paling mematikan dan mengerikan di dunia. Banyak sekali kejadian dimana orang yang berenang tak sengaja terserang oleh tentakel box jellyfish, oleh karena mereka kurang dapat melihat jelas keberadaan kelompok box jellyfish ini.
 
11. Tarantula Hawk Wasp, Tawon Pemangsa Laba-laba Tarantula
 
Memiliki tubuh yang lumayan besar dikelasnya bisa sampai 5 cm dengan lebar 7 cm saja, dan soal reputasinya Tawon Tarantula Hawk Wasp tak diragukan lagi, ia disebut-sebut sebagai hewan dengan sengatan paling menyakitkan di dunia. Tau gak apa yang jadi makanan kesukaan mereka? Yaitu Laba-laba tarantula yang kita kenal sangat berbahaya. Itulah sebabnya ia dinamakan sebagai Tarantula Hawk Wasp.

Meskipun tak sampai menyebabkan kematian manusia dan rasa sakit sengatannya 'hanya' seperti ditusuk oleh pisau listrik dimana terasa langsung, luar biasa sakit, sehingga orang yang tersengat tidak mampu melakukan apapun kecuali berteriak kesakitan dan untungnya semua ini berlangsung dalam hitungan 7 menit saja. Tapi siapapun manusia di dunia ini tak ada yang rela disengat olehnya, termasuk juga kamu hehehe.
 
12. Bullet Ant atau Semut Peluru
 
Sebagai spesies semut terbesar di dunia dari genus paraponera, serangga kecil ini sudah lama dikenal sanggup memberi rasa sakit yang teramat luar biasa. Dalam jurnal Schmidt Pain Index, dikatakan sengatan hewan ini rasanya seperti sedang ditembak oleh sebuah peluru tajam, dan bisa bertahan rasa sakitnya sampai 24 jam jika tak segera diberikan obat penawar.

Habitat mereka mendiami hutan hujan tropis di daerah dataran rendah dengan suhu berlembab dari selatan Nikaragua sampai wilayah Paraguay. Oleh penduduk asli setempat Semut peluru dijuluki sebagai Hormiga Veinticuatro yang artinya Semut 24 jam. Gak percaya? Cobain saja sendiri :)
13. Belut listrik
 
Pernah melihat video buaya melawan belut listrik di video youtube? Sudah tahu siapa yang jadi pemenangnya kan :D, kalau belum kamu bisa lihat foto dibawah ini, dimana buaya lagi kejang-kejang sampai matek gara-gara disetrum sama si belut nakal.

Dan satu hal lagi yang perlu kamu tahu, meskipun bentuk tubuhnya gak menyeramkan sama sekali malah mirip ikan lele jangkung dengan panjang rata-rata 1 sampai 2,5 meter, tapi jangan coba-coba untuk menantang kehebatan belut listrik.

serangan hewan mematikan
Ia memiliki daya sengatan listrik 5000 sampai 6000 electroplax atau sekitar tegangan listrik 650 Volt untuk memburu mangsa ataupun sebagai alat perlindungan diri. Bisa dibayangkan bukan jika kita terkena sengatan listriknya? Sangat mudah untuk ia mematikan seorang manusia hanya dalam waktu kurang 20 menit saja. 
 
Sahabat kejadiananeh.com, itulah 13 serangan hewan paling mematikan di dunia yang terkenal dengan sengatan menyakitkan dan gigitan beracunnya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kamu tentang keunikan dunia fauna.
 

Related Article