Cara Aman Belanja Online di Internet, Tips Pintar Menghindari Penipuan Jual Beli Online

Berawal dari kisah apes teman dan saudara saya yang kena tipu saat belanja online lewat internet. Untuk itu saya akan share cara aman belanja online di internet agar terhindar dari para pelaku penipuan jual beli online. Kita harus akui, seiring dengan berkembangnya dunia internet, maka semakin banyak pula toko online atau pebisnis online yang mencoba peruntungannya di sini.

Beragam online shop dengan bermacam produk yang dipasarkan, serta kegiatan jual beli di forum-forum, ikut meramaikan pengguna bisnis online. Namun, seperti tak ubahnya bisnis dalam dunia nyata (offline) pelaku kejahatan dalam dunia online juga banyak bergentayangan.

Mungkin tips ini agak basi yah, karena sudah banyak yang membahasnya. Tapi sabodo teuinglah, siapa tahu aja kamu belum pernah mendengarnya. Ok sahabat kejadiananeh.com, langsung saja kita garuk beberapa tips pintar menghindari penipuan jual beli online yang bisa kamu jadikan panduan.

Cari website yang terpercaya

Sebelum kamu ingin membeli sesuatu di internet, sebaiknya pastikan terlebih dahulu apakah website yang kamu kunjungi tersebut terpercaya atau tidak. Dalam hal ini kamu bisa cari tahu apakah orang-orang yang berlangganan di website tersebut memberikan testimonial puas atau malah sebaliknya.

Jika banyak yang merasa puas, maka kamu bisa melanjutkan pembelian namun jika banyak keluhan, maka jangan diteruskan. Tapi pastikan juga testimonial itu asli atau tidak, atau hanya karangan sendiri dan bisa juga beli dari jasa testimonial.

Dan ini paling PENTING! Contoh web/blog personal (pribadi) jual beli online yang harus kamu perhatikan pertama kali adalah nama domainnya, misalkan :

kejadiananeh.co.id
kejadiananeh.id
kejadiananeh.com
kejadiananeh.net
kejadiananeh.blogspot.co.id
kejadiananeh.wordpress.com dan sebagainya.

cara aman belanja online

Prioritaskan pilihan pada domain kejadiananeh.co.id dan kejadiananeh.id. Alasannya, domain yang memakai ID sudah teregistrasi jelas di PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) dan tidak sembarangan orang bisa membeli nama domain tersebut.

Untuk persyaratan nama domain akhiran co.id sendiri cukup ketat, harus menyertakan KTP dan SIUP Perusahaan. Sedangkan dot ID bisa dibuat hanya dengan KTP pribadi saja.

Jadi kalau sampai bermasalah, kita bisa mengadukan ke PANDI agar web si penjahat tersebut bisa segera ditangani. Ya setidaknya gak ada korban-korban lain berjatuhan sesudah kamu.

Pilihan kedua sudah jelas kejadiananeh.com dan kejadiananeh.net, tapi lagi-lagi periksa lebih detail soalnya agak susah juga melacak identitas pemilik domain tersebut jika sudah dipasang ID Protection.

Misalnya website saya kejadiananeh.com. Apa kamu tahu kalau saya adalah pria atau wanita atau jangan-jangan saya adalah ALIEN 😀

Sedangkan untuk domain kejadiananeh.blogspot.co.id atau kejadiananeh.wordpress sangat sangat diragukan. Karena itu adalah domain gratisan, kalau sampai bermasalah kamu mau cari informasi pemiliknya kemana?

Tapi saya tidak menggeneralisir semua, mungkin saja ada juga website gratisan yang benar-benar terpercaya. Lagian sangat logis, jika seseorang ingin membuka lapak online, masakan dia tidak mau keluar modal sedikit untuk membeli domain. Sangat diragukan bukan?

Bebeberapa contoh website dan forum jual beli online yang direkomendasikan misalnya :

bukalapak.com
tokopedia.com
mataharimall.com
zalora.co.id
lazada.co.id
blibli.com
ebay.com (harus menggunakan Kartu Kredit dan PayPal)
elevania.co.id
rakuten.co.id (sekarang berganti global.rakuten.com)
tiket.com
traveloka.com
agoda.com
bhinneka.com
erafone.com
selularshop.co.id
olx.co.id (harus COD ingat yah, soalnya paling banyak nih makan korban toko bagus alias olx, atau setidaknya minimal si penjual harus verified member dan pastikan verified member ini bukan abal-abal alias palsu cuma gambar doang)

Dan untuk “cara aman belanja di Forum Jual Beli (FJB) Kaskus”, kurang lebih seperti ini:

Jika jaman dulu reputasi ID kaskus, pangkat dan testimonial sangat penting dan terpercaya tapi sekarang ‘kurang’ karena masih banyak penipu yang membeli ID kaskus diluar forum kaskus.

Tapi kalau masih keukeh tetap menggunakan patokan konvesional seperti itu, lihat testimonial dari para member lain apakah setiap hari masih aktif online di sub forum lain, begitupun dengan ID si penjualnya.

Kalau sampai ketemu testimonial dari ID member sama di lapak penjual yang berbeda, patut untuk dicurigakan (takut aja kloningan). Jangan lupa juga chek nama id nya di forum blacklist dan kalau perlu tanya kaskuser lainnya yang sudah pernah belanja di lapak si penjual.

Tapi untungnya, sekarang Kaskus sudah jauh lebih aman. Kita bisa menggunakan sistem belanja rekening bersama ‘brankas’ yang disediakan oleh kaskus. Jadi kalau sampai penjualnya nipu, uang kita masih bisa diselamatkan.

Dan ini pun ada pilihan lain, kita masih boleh memilih belanja secara COD untuk bertemu langsung dengan si penjual.

Hindari membeli barang dengan harga yang terlalu miring

Memang menyenangkan jika mendapatkan barang yang murah. Namun yang perlu di perhatikan apakah barang tersebut memiliki kualitas yang baik atau tidak. Barang yang bagus namun dijual dengan harga miring dibawah pasaran, sebaiknya dicurigai.

Jika kualitasnya bagus, maka penjual tidak mungkin mau melepas barang tersebut dengan harga yang miring. Hal ini jelas akan membuat mereka rugi. Logikanya kan orang jualan mau cari untung bukan cari rugi hehehe.

Apalagi jika pakai embel-embel barang limited edition cuma tinggal 10 di dunia, atau barang asli pelabuhan, lewat jalur belakang tanpa kena bea cukai makanya harga bisa ditekan murah. Hadehh bullshit! Sekalinya benar itu juga pasti barang KW.

Melakukan Transaksi COD

COD atau cash on delivery merupakan langkah ampuh untuk menghindari terjadinya penipuan via online. Singkatan ini merupakan istilah yang digunakan untuk kegiatan transaksi yang dilakukan secara langsung di suatu tempat yang sebelumnya telah disepakati antara penjual dan pembeli.

Jika penjual tidak mau ketemuan di tempat yang bahkan tidak terlalu jauh dari lokasi di berjualan, maka penjual ini patut untuk dicurigai. Melakukan COD nyatanya menjadi cara yang aman karena kamu bisa secara langsung menemui pembeli. Ada barang tentu ada uang.

Tapi awas, saat berlangsungnya proses COD waspada dengan kelakuan si penjual, misalkan dia sudah menerima uang kamu dan bilang mau ambil barangnya dulu di mobil atau dirumah atau dia pura-pura pergi ke WC. Hati-hati nanti malah kabur dan kamu tinggal melongo kaya ayam begok.

Kadang juga si penipu ini awalnya mau COD an, tapi lagi-lagi berkelit karena stock barang sangat terbatas dia pun minta ditransfer uang muka lebih dulu agar tidak diberikan ke orang lain.

Dan sangat disarankan untuk transaksi COD agar membawa teman atau saudara kamu, terlebih jika kamu seorang perempuan.

Kenali dan Cari Tahu Identitas si Penjual

Penting bagi kamu untuk mengetahui siapa penjual yang ingin kamu beli barangnya. Jika dia punya toko online, check apakah alamat toko yang dicantumkan hanya fiktif saja. Periksa juga nama lengkapnya, no telepon, atau nomor rekening banknya melalui google.

Biasanya kalau dia sudah sering bertransaksi, ada jejak rekaman jual belinya di google. Bisa terlihat nomor teleponnya pernah memasang lapak jual beli dimana saja. Dan nama lengkap atau nama rekening, biasanya juga muncul alamat akun facebook, instagram atau twitter pribadinya.

Gunakan rekber alias Rekening Bersama

Menggunakan rekber (pihak ketiga) menjadi salah satu solusi praktis bagi kamu yang ingin meminimalisir kejahatan jual beli online. Menggunakan rekber merupakan salah satu tindakan cerdas karena dengan rekber, maka pembayaran akan ditahan oleh pihak rekber selama barang yang kamu pesan belum kamu terima. Meski demikian, kamu tetap harus mencari rekber yang aman dan terpercaya.

Terlanjur jadi Korban Penipuan Jual Beli Online? Ini cara melaporkannya

Saat bertransaksi jual beli pertama kali jangan hapus percakapan chat/sms nya. Jangan lupa juga untuk simpan foto pribadinya, misalkan ia berjualan lewat BB, Whatsapp, facebook atau Instagram.

Bilapun sudah terlanjur transfer, chek nomor resi pengirimin asli, takutnya hanya photoshop saja. Dan jika barang gak sampai-sampai, simpan bukti pembayaran tersebut agar jadi bukti kuat untuk melaporkan ke pihak berwajib alias Polisi.

Kalaupun Polisi malas untuk mengusut, setidaknya kamu bisa mendapatkan surat keterangan dari Polisi untuk dibawa ke Bank agar uang yang sudah kamu kirim bisa segera di blokir (itupun mudah-mudahan kalau belum dipake :D)

 tips menghindari penipuan jual beli online

Bagaimana kalau kita mengadukan no rekening si penipu ke bank nya sendiri? Ini memang fenomena unik, terkadang ada beberapa Bank yang suka menutupi identitas asli pemilik rekening, dengan alasan privacy dan keamanan.

Tapi ini tidak semua loh, apalagi jika kita sudah mengantongi surat rekomendasi dari Polisi, biasanya mereka mau membantu untuk melacak alamat rumah si pelaku sebenarnya.

Dan ingat jangan membuang-buang waktu kamu untuk mengirimkan email pengaduan ke [email protected], karena ini cuma hoax dan bukan milik POLRI.

Solusi terakhir yang bisa kamu lakukan, buat Thread di Forum Kaskus, sebarkan informasi lengkap tentang si pelaku mulai dari identitas, foto, sosmed pribadi dan tetek bengek lainnya. Percayalah cara ini sangat ampuh, anak kaskus tuh baik-baik semua, mereka sangat perduli dengan kesusahan orang lain.

Tapi kalau sudah berhasil ditolong, kasih-kasih bingkisan gitulah buat si kaskuser, jangan cuma proyek thank u saja hehehe.