Demi Membela Erdogan saat Kudeta Turki, Pria Ini Rela 'Dilindas' 2 Tank

Aksi heroik seorang pria bernama Sabri Unal, warga kota Instanbul pantas untuk kita saluti. Demi kecintaan terhadap negaranya Turki serta membela Presiden Reccep Tayyip Erdogan dari usaha penggulingan kudeta militer. Ia rela untuk berjuang melawan makar pengkhianatan tersebut.

Saat detik-detik pecahnya perang sipil dengan militer pemberontak turki. Sabri Unal yang tak mempunyai senjata apapun dan hanya berbekal keberanian mulai menghadang Tank-Tank militer yang bergerak menuju pusat pemerintahan kota Turki.

Rekaman video CCTV jalan raya memperlihatkan jelas aksi kenekatan Sabri Unal. Ditengah jalanan, seorang diri ia mulai melempari para pengemudi Tank dengan batu. Sempat terlihat tank-tank tersebut mengurangi kecepatannya. Namun mereka akhirnya tetap melaju dengan kencang.

Nyaris sekali tubuh pria pemberani ini dilindas Tank, kalau saja ia tidak bergerak cepat untuk tiarap di atas aspal. Dan kenekatannya tidak berhenti sampai disitu saja, pada saat kedatangan Tank yang kedua, pria ini lagi-lagi melakukan aksi penghadangan yang sama. Dan endingnya ia masih tetap selamat, luar biasa 😀

kudeta turki

Mengutip dari dailymail.co.uk. Sejak video aksi nekat membela Presiden Erdogan dari kudeta tentara itu beredar, masyarakat dunia menyaluti keberanian yang ditunjukkan oleh Sabri Unal. Kabarnya pria yang masih berusia 34 tahun ini masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Ia hanya menderita patah tangan serta luka-luka ringan disekujur tubuhnya gara-gara aksi heroiknya tersebut.

Menurut pengakuan Sabri Unal sendiri, para tentara pemberontak yang mengemudikan Tank sebenarnya masih mempunyai hati nurani kepada masyarakat sipil. Tujuan mereka hanyalah ingin menggulingkan pemerintahan Turki kepemimpinan Endorgan, dan bukan ingin menindas rakyat.

Video Aksi Heroik Menghadang Dua Tank saat Kudeta Militer Turki

Dan tak hanya dia saja, menurut Unal warga sipil lain banyak berbuat yang sama seperti dirinya, contohnya pria bernama Metin Dogan ia berbaring tiduran dibawah ban, menghadang tank-tank tentara yang akan berangkat pergi untuk melakukan serangan ke pusat kota.

Setelah kudeta tentara turki mereda, foto-foto dan video Sabril Unal beserta aksi keberanian warga sipil lainnya menjadi pemberitaan viral media massa internasional.

Masyarakat dunia begitu menyaluti keberanian mereka yang begitu mencintai figur presidennya dan tak rela tanah air tercinta mereka direbut begitu saja oleh para pengkhianat negara.