Kejadian Aneh Tapi Nyata

Kejadian Aneh Tapi Nyata

7 Foto Tragedi Menyedihkan Selain Omran Daqneesh, Bocah Suriah yang Buat Dunia Menangis

22 Aug 2016

Sudah beberapa hari video dan foto Omran Daqneessh, bocah Suriah yang duduk bersimbah darah dan berselimut debu di sekujur tubuhnya membuat masyarakat dunia menangis dan mengutuk keji atas aksi serangan udara yang dilakukan oleh pesawat militer Rusia di kota Aleppo, Suriah.

Meski tak terlihat menangis dan mengeluh, tampak Omran Daqneesh bingung dengan apa yang telah terjadi di sekitarnya. Dan hanya dua pertanyaan yang keluar dari mulutnya, saat tim evakuasi White Helmet berhasil menolongnya, dimanakah ayah dan ibuku sekarang? Apakah mereka selamat?

Sahabat kejadiananeh.com, serangan bom udara yang menghancurkan bangunan rumah Omran Daqneesh dan tempat tinggal warga suriah sekitarnya, diketahui telah memakan korban sebanyak sembilan orang, termasuk lima anak kecil dan kakak laki-laki Omran Daqnees yang tewas ditempat.

Memang, pertempuran yang dilakukan oleh Militer Rusia dan Pemerintah Suriah bermaksud untuk melumpuhkan wilayah yang dikuasai para rezim pemberontak ISIS, al-Qaeda dan Jabhat al-Nusra. Tapi lagi-lagi warga sipil tak bersalah yang menjadi tumbal dari perang saudara tersebut.

foto tragedi menyedihkan omran daqneesh

Terlepas dari foto memilukan bocah suriah Omran Daqnessh, ada foto-foto tragedi kemanusiaan menyedihkan lainnya yang pernah mengguncang dunia.

Disaat anak-anak kecil belahan dunia lain bisa menikmati masa kecil mereka dari bermain, bersekolah dan bermanjaan dengan kedua orang tuanya. Nasib anak-anak ini sungguh jauh berbeda, begitu tragis, menyedihkan dan sangat menyayat hati kita!

1. Detik-detik Kematian Bocah Kelaparan yang Ditunggu Burung Pemakan Bangkai

Foto memilukan bocah perempuan kelaparan ini terjadi di Sudan pada tahun 1993. Tampak bocah kurus kering yang hanya berbalut tulang tersebut sedang ditunggui oleh burung nazar (pemakan bangkai) yang sedang mengamati dirinya dan menunggu ia mati untuk kemudian dimakannya.

Adalah Kevin Carter, nama seorang Fotografer asal Afrika Selatan yang berhasil mendokumentasikan foto langka tersebut.

Atas karyanya ia memang mendapatkan penghargaan nobel bergengsi Pulitzer, namun dibalik kesuksesannya, masyarakat dunia marah dan mengecam dirinya karena ia begitu tega mementingkan profesinya tanpa memperdulikan rasa kemanusiaan untuk menolong bocah itu.

Dihantui rasa bersalah selama bertahun-tahun atas nasib bocah tersebut yang tidak diketahui pasti apakah ia selamat atau sudah mati setelah ia memotretnya.

Kevin Carter sang fotografer ditemukan bunuh diri pada 27 Juli tahun 1994 lalu. Sebelum ia tewas, ia sempat menuliskan sebuah surat yang mengungkapkan penyesalannya karena dulu ia terlalu egois dan tak perduli dengan penderitaan bocah perempuan tersebut.

2. Jatah Makanan Bocah Kelaparan yang Dicuri Pengutil

Hanya belas kasih dan uluran tangan dari orang lain bocah kurus malang ini dapat menyambung hidupnya. Foto yang menyayat hati ini terjadi di Ajiep, Sudan pada tahun 1998 silam.

Dalam foto diatas terlihat seorang pencuri dengan tega mengambil jatah makanannya yang ia dapatkan dari pusat bantuan kemanusiaan, Tragiss!

3. Harapan Hidup Omayra Sanchez

Kalau saja tim evakuasi dari pemerintah Kolombia tak terlambat datang untuk menyelamatkan Omayra Sanches, bocah perempuan 13 tahun yang menjadi korban tragedi Gunung Meletus di Nevado Del Ruiz, Kolombia mungkin kita masih bisa melihat senyumannya sampai sekarang.

Ia terperangkap dari reruntuhan bangunan rumahnya sendiri setelah ia berhasil menyelamatkan neneknya. Lebih dari tiga hari lamanya Omayra bertahan hidup terendam air untuk menunggu pertolongan paramedis dari pemerintah Kolombia.

Karena satu-satunya cara untuk menyelamatkannya hanyalah mengamputasi kaki Omayra yang terjepit bangunan. Dan warga penduduk yang tidak memiliki keahlian medis tidak bisa berbuat apa-apa.

Mereka hanya bisa menghibur Omayra, memberikan minum dan mengajaknya bernyanyi untuk menghilangkan rasa ketakutan. Dan pertolongan itu terlalu lambat datangnya, Omayra pun tak sanggup lagi untuk bertahan hidup.

Didetik-detik akhir kematian dirinya, ia sempat mengucapkan salam terakhir untuk ibunya, bahwa ia sangat mencintainya.

4. Hidup Dalam Baskom, Muslimah Ini Ajarkan Kita Arti Bersyukur

Masih mengeluh dan menganggap hidup ini tak adil? Cobalah belajar kehidupan pada Rahma Haruna, gadis muslim cantik asal Nigeria yang hidup di 'baskom' ini. Seluruh hidupnya hanya tergantung dari bantuan orang lain, yang mau berbagi sedikit rejeki kepadanya.

Terlahir cacat dengan keterbatasan fisik dan hanya memiliki setengah tubuh tak menjadikan alasan untuk Rahma mengeluhkan hidupnya. Satu ungkapan yang membuat kita terharu mendengarnya saat Rahma mengatakan tentang hidupnya, bahwa

'Hidup ini sangat indah tak ada alasan untuk kita menyesalinya, sejak aku masih kecil aku tidak pernah merasakan sakit sekalipun, seperti orang-orang lain mengalaminya.

Tuhan sungguh baik kepadaku, -Dia tidak hanya memberikan kesehatan yang luar biasa, tapi -Dia juga memberiku keluarga dan teman-teman yang sangat baik serta perhatian kepadaku', ungkap Rahma. Luar biasa yah :D

5. Foto Mengharukan Bule Cantik Bertato yang Memberi Makan Bocah Kelaparan Nigeria

Tak hanya berlaku bagi orang kaya saja, kemiskinan hidup kadang membuat masyarakatnya menjadi egois, tak mau perduli dengan penderitaan orang lain.

Seperti yang terjadi di Nigeria, ada bocah kurus kering yang menahan kelaparan. Anehnya, meski disekitarnya banyak masyarakat tapi tak ada satupun yang mau menolong.

Untungnya seorang warga asing alias bule cantik bernama Anja Riggren Loven, mau berbagi sedikit rejeki kepada bocah malang tersebut. Tak hanya memberikan ia makan dan minum saja. Anja juga merawat bocah tersebut.

Diketahui sudah lebih 3 tahun Anja bersama Chidren's Aid Education and Development Foundation, yayasan miliknya memberikan donasi bantuan kepada anak-anak miskin dan kelaparan di Nigeria serta Afrika.

Dan ia pun memberikan bantuan pendidikan sekolah secara cuma-cuma agar anak-anak kecil tersebut tidak buta huruf, sebagai bekal pendidikan dasar untuk masa depan mereka.

6. Perjuangan Hidup Kuli Bangunan Tanpa Memiliki Kaki

Hidup memang keras dan tak ada rejeki jatuh dari langit begitu saja, semua butuh usaha dan perjuangan.

Seperti kuli bangunan tanpa memiliki kaki ini, seakan ia ingin mengajarkan kepada seluruh umat manusia di dunia untuk berhenti mengeluh, membandingkan nasibnya dengan orang lain. Apakah kamu merasa lebih 'kurang' daripadanya?

Sadar dan bangkit dari kemalasan, terus bekerja untuk menafkahi keluarga, agar bisa memberi sesuatu untuk orang yang kita cintai, bisa istri, anak, orang tua ataupun pacar kita hehehe.

7. Kesalahpahaman yang Tak Disengaja

Foto memilukan dan menyayat hati ini terjadi pada tahun 2005 dalam Invasi Irak. Terlihat jelas sosok anak perempuan menangis histeris dengan keadaan tubuhnya bersimbah darah. Disamping bocah tersebut adalah tentara militer yang 'tak sengaja' membunuh kedua orang tuanya.

Peristiwa ini bermula saat patroli rutin tentara di Pusat kota Tal Afar, Irak Utara. Tiba-tiba ada sebuah mobil ke arah mereka. Karena waspada takut serangan bom bunuh diri, tentara pun mengeluarkan tembakan peringatan. Namun peringatan itu seakan tak diindahkan, dan mobil tersebut semakin cepat melaju.

tragedi kemanusian mengguncang dunia

Akhirnya merekapun terpaksa menembak mobil tersebut. Seketika mobil terguling jatuh, dan tak lama terdengar suara jeritan tangis anak-anak kecil. Setelah menghampiri didapati empat orang anak kecil.

Dan ternyata mereka bukanlah orang berbahaya, hanya sebuah keluarga yang sedang terburu-buru pulang kerumah karena takut kemalaman.

Namun takdir tak dapat diputar kembali, anak-anak kecil tersebut memang selamat sedangkan kedua orang tuanya tewas, dan mereka hanya bisa meratapi jenazah ayah dan ibu tercinta mereka.

Related Article