Kejadian Aneh Tapi Nyata

Kejadian Aneh Tapi Nyata

Kadal Pinokio Berhidung Panjang (Pinocchio Lizard)

26 Sept 2016

Lebih dari 53 tahun lamanya, kadal pinokio berhidung panjang atau "Pinocchio Lizard" sempat dianggap punah spesiesnya dari peradaban bumi oleh para Ilmuwan. Ditemukan kembali pada tahun 1956, sebanyak 6 ekor kadal pinokio berjenis kelamin jantan di habitat aslinya hutan hujan yang berada di Provinsi Pichincha negara Ekuador.

Namun semenjak itu keberadaannya seakan menjadi misteri zoologi, para ilmuwan tidak pernah melihatnya lagi selama 43 tahun. Dan upaya pengembangbiakan spesies yang tersisa pun tidak bisa dilakukan, kerena semua kadal langka tersebut tidak ada yang betina, semuanya jantan.

Kadal hidung panjang yang memiliki nama latin Anolis proboscis ini dijuluki sebagai Pinokio, nama ini terinspirasi dari tokoh kartun kesukaan anak-anak yakni boneka kayu Pinocchio milik kakek tua Geppetto yang dikemudian hari diceritakan ia menjadi anak angkat dari Geppetto saat dirinya berubah menjadi manusia setelah disulap oleh peri biru yang baik hati.

Wah kok jadi ngomongin boneka Pinokio hehehe. Ok sahabat kejadiananeh.com, kembali ke cerita kadal berhidung panjang pinokio. Dulu hewan langka ini sempat dianggap mitos oleh para peneliti biologi dan ilmuwan. Dan sejak penemuan pertama kali tersebut, para peneliti semakin giat mencari keberadaan hewan langka yang dianggap punah itu. Mereka melakukan ekspedisi kunjungan ke beberapa negara, selain habitat aslinya di Ekuador.

Foto Kadal Pinokio Hidung Panjang (Photograph by Alejandro Arteaga via tropicalherping.com)

Kadal Pinokio Berhidung Panjang

Namun semuanya tidak ada yang membuahkan hasil, tidak ada satupun dari mereka yang berhasil menemukan keberadaannya selama puluhan tahun. Sempat mereka mengklaim bahwa kadal langka ini sudah benar-benar punah tak tersisa.

Tapi di tahun 2005, kelompok ornitolog atau komunitas pemerhati burung berhasil mengabadikan foto dan video kadal unik pinokio berhidung panjang yang tak sengaja mereka temukan sedang menyeberang jalan aspal menuju hutan Mindo, Ekuador.

Setelah mereka berhasil mengikutinya, para ahli burung ini pun melihat keberadaan kadal pinokio lainnya, diduga kadal ini berjenis kelamin betina, karena ukuran hidungnya jauh lebih pendek bahkan nyaris tidak ada dibandingkan dengan hidung kadal pinokio jantan.

Akhirnya hasil jepretan foto kamera dan rekaman video mereka dikirimkan kepada Alejandro Arteaga, pendiri Tropical Herping, perusahaan turisme yang menjadi sponsor tim ekspedisi pencarian kadal Pinokio.

Alejandro bersama dengan Diego Quirola, ahli biologi dari Universitas Katolik Pontifikal Ekuado mengatakan bahwa kadal langka ini terkenal sangat lamban saat berjalan, sedikit lebih cepat dari merangkak dan sulit untuk ditangkap, terutama saat ia berada di atas dahan pohon.

Video Pinocchio Lizard (Anolis proboscis)

Ciri khas unik pada kadal pinokio yang membedakan dengan spesies kadal kerabatnya sangat mudah dikenali pada jantannya, mereka selalu memiliki hidung panjang sedangkan betinanya sangat kecil bahkan tidak punya sama sekali. Hidung panjang mereka bukanlah sebagai alat bertarung sesama kadal jantan, karena teksturnya fleksibel, tidak keras dan kuat seperti tanduk untuk bertarung.

Kami menduga hidung panjang itu hanya sebagai alat interaksi kadal jantan untuk memikat para betinanya. Karena seperti pada spesies hewan lain yang kita tahu, semakin panjang atau besar senjata milik jantannya, menunjukkan kualitas calon pasangannya dan lebih mudah untuk memikat para betinanya.

Tapi ini hanya dugaan kami sementara, bisa saja hasil penelitian ke depan saat kami berhasil menemukan kembali keberadaan kadal pinokio berhidung panjang akan memberikan fakta -fakta yang jauh berbeda, ungkap Diego Quirola.

Related Article