Kejadian Aneh Tapi Nyata

Kejadian Aneh Tapi Nyata

7 Penyakit Medis yang sering Dikira Santet dan Ilmu Hitam

21 Sept 2016

Seiring perkembangan sains, ilmu medis kedokteran selalu bisa mengungkap sisi gelap kebohongan praktik-praktik dukun yang mengelabui para pasiennya. Seperti 7 penyakit medis yang sering dikira santet dan ilmu hitam ini. Biasanya, modus para ‘orang pintar’ akan berbicara kepada pasiennya bahwa penyakit yang mereka derita sangat aneh, tak dapat dilihat dengan kasat mata dan mustahil untuk disembuhkan karena ini adalah ‘kiriman’ dari dukun sakti yang disewa oleh orang syirik.

Dan satu-satunya jalan untuk melepaskan pengaruh dari ilmu santet, teluh, guna-guna, tenun atau apalah sebutannya dalam penyakit non medis ini. Sang pasien diwajibkan melakukan ritual khusus sebagai syarat pembersihan tubuh. Adapun mantera sakti yang sering diucapkan para dukun sakti sebagai berikut, ‘til buluk kutil buluk kutil...muka lu buluk kaya itiill....cuh cuh cuh (sambil menyemburkan ludah ke muka pasien 3x)

Sahabat kejadiananeh.com, tentu semua ini hanyalah janji-janji surga dari sang dukun saja, sudah menghabiskan uang banyak, muka bau jigong, penyakit gak sembuh-sembuh. Apalagi buat pasien wanita, nasibnya bisa jauh lebih apes saat bertemu dengan dukun cabul. Udah disuruh mandi kembang 7 rupa, abis itu dikimpoi asal-asalan, disuruh bayar pula lagi. Walahh menang banyak itu dukun :D

1. Skizofrenia

Seorang penderita Skizofrenia selalu menunjukkan perilaku tidak normal seperti sering mengalami delusi, halusinasi berlebihan sehingga tidak dapat membedakan antara dunia nyata dengan imajinasi dalam pikiran mereka.

Bagi orang-orang normal yang melihat gangguan mental kronis Skizofrenia ini mungkin akan menilai dirinya sedang kesurupan gila atau terkena kiriman santet, wajar para penderita ini seringkali bicara meracau, teriak kadang juga tertawa sendiri seolah-seolah sedang berbicara dengan orang lain. Padahal fenomena Skizofrenia bisa dijelaskan secara ilmu medis dan tidak ada hubungan apapun dengan ‘dunia lain’.

Penyakit Medis yang sering Dikira Santet dan Ilmu Hitam

Penyebab Skizofrenia bisa disebabkan oleh faktor genetik , gangguan psikologis akibat pengaruh tekanan dari lingkungan ataupun keluarganya sendiri dan masih banyak faktor X lainnya. Penyakit ini juga tidak tergolong langka lagi ditemukan, di Indonesia sendiri sampai tahun 2014 menurut data statistik Kementerian Kesehatan jumlah penderitanya mencapai 408 ribu orang, angka ini belum terhitung dari penderita Skizofrenia di seluruh dunia.

Konyolnya! Banyak salah kaprah para ahli-ahli kebatinan alias orang pintar di pelosok desa yang mengkait-kaitkan penyakit ini dengan ilmu hitam atau katanya ditempeli jin jahat sejak kecil.

penyakit non medis

Tak jarang nasib para penderita Skizofrenia begitu tragis, bukan hanya dikucilkan masyarakat atau keluarganya sendiri, tapi mereka juga diperlakukan lebih kejam dari hewan, seperti tangan dan kaki mereka dipasung rantai seumur hidup, alasannya agar mereka tidak kabur atau berbuat onar. Padahal orang-orang seperti ini justru membutuhkan dukungan penuh dan kasih sayang dari keluarganya.

2. Fetus in Fetu (foetus in foetu)

Fenomena penyakit aneh Fetus in Fetu sering dianggap orang sebagai penyakit non medis atau ghaib. Seperti yang terjadi pada remaja India bernama Narendra Kumar. Ia menderita sakit perut tahunan, hingga membuat tubuhnya kurus nyaris kelihatan tulang belulang. Berbagai pengobatan tradisional sudah ia lakukan namun tak membuahkan kesembuhan.

Karena tak kuat menahan rasa sakit sering muntah-muntah dan pingsan, akhirnya kedua orang tua Narendra Kumar membawa ke Rumah Sakit. Hasil Sinar X Rontgent ternyata sangat mengejutkan, di dalam tubuh Narendra ditemukan tulang, organ tubuh asing serta gumpalan rambut dan rahang gigi. Apakah yang dialami Narendra ini sebuah fakta penyakit non medis atau yang kita kenal sebagai santet?

penyakit santet

Sahabat kejadiananeh.com kamu bisa melihat penjelasan lebih lengkap tentang fenomena penyakit aneh yang diderita oleh Narendra dalam artikel saya sebelumnya, Santet atau Teluh? Di Dalam Perut Pria Ini Ditemukan Tulang, Rambut dan Gigi

3. Malaria

Di pelosok wilayah-wilayah terpencil Indonesia, masih banyak masyarakatnya yang enggan berobat ke Puskesmas dan mereka lebih memilih berobat ke orang pintar alias dukun, salah satunya saat terkena penyakit Malaria. Dan seperti biasa sang dukun akan melakukan ritual menyembur-nyemburkan air dan berkata wah ini terkena guna-guna dari mantan pacar, atau ditempeli 'sesuatu' kiriman dari orang syirik.

Dalam tahap awal tentu penyakit malaria belum menunjukkan kondisi yang parah, namun saat Malaria sudah sampai menyerang bagian syaraf otak, menggigil, muntah-muntah, diare. Biasanya ketua desa akan 'memaksa' warganya tersebut untuk berobat ke puskesmas atau meminta rujukan ke rumah sakit.

4. Penyakit Epilepsi

Tak kalah aneh dengan Malaria, Penyakit Epilepsi juga masih sering dikaitkan dengan ilmu santet, kesurupan, guna-guna oleh sebagian kecil masyarakat yang kurang mendapatkan informasi dan penyuluhan tentang kesehatan. Padahal kita sendiri tahu penyakit Epilepsi bukanlah gangguan jiwa, ini semua hanya disebabkan oleh muatan listrik dalam otak yang terlalu berlebihan.

Jika tak mendapatkan penanganan tepat, akan berakibat fatal bagi si penderita Epilepsi misalkan saat kambuh kejang-kejang dirinya terjatuh, tenggelam atau mengalami kecelakaan saat mengendarai kendaraan. Endingnya bisa mendatangkan kematian atau kecacatan permanen otak.

5. Fenomena Mimpi Ketindihan Setan Saat Tidur (Sleep paralysis)

Khusus penyakit yang satu ini sampai sekarang pun masih banyak orang yang mempercayai bahwa penyebab ketindihan setan akibat kurang menjaga kebersihan tempat tidur, lupa berdoa saat mau tidur, lupa mencuci kaki atau ditempeli setan.

Konyolnya, menurut kesaksian para penderita ketindihan setan, saat kita mengalami fenomena menyeramkan ini, dan membaca doa malahan setan itu semakin kuat menindih tubuh kita. Hayoo ngaku?Kamu pasti pernah berbuat hal yang sama!

Sahabat kejadiananeh.com, agak curhat sedikit. Saya dulunya juga hampir tiap hari mimpi ketindihan setan, dan dulu juga sempat menyakini mitos aneh tersebut. Namun setelah mencari-cari tahu apa sih penyebab sebenarnya dari mimpi ketindihan setan atau yang dikenal juga dengan istilah rep repan ini.

Menurut Dokter yang memeriksa saya, ternyata semua yang saya alami akibat gangguan lambung, yups asam lambung saya memang tinggi banget saat itu. Karena sering mengkonsumsi cemilan pedas-pedas, kopi sebelum tidur.

Dan setelah berhenti dari kebiasaan buruk itu ternyata saya tidak pernah mengalami lagi. Selain asam lambung, penyebab lain bisa juga gara-gara merokok sebelum tidur, minuman alkohol, soda, makanan pahit, dan minuman lain yang menyebabkan gangguan pencernaan.

Selain faktor makanan, kurang istirahat, kebanyakan begadang, cemas, beban pikiran, terlalu kecapaian juga bisa menjadi biang kerok Sleep paralysis atau ketindihan setan. Sehingga gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya, dari keadaan sadar ke tahap tidur paling ringan, kemudian langsung melompat ke tahap Rem (Rapid Eye Movement sleep).

Jadi tak aneh, ketika otak tiba-tiba terbangun dari tahap Rem tapi tubuh belum, di sinilah kelumpuhan tidur terjadi. Otak kita merasa sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak seakan-akan sedang ditindih sesuatu. Ditambah lagi dengan halusinasi object yang harusnya muncul dalam mimpi ketika kita sedang tidur dan bukan dalam keadaan setengah sadar.

Kalau kamu masih gak percaya dan menyangka fenomena ini benar-benar perbuatan setan atau hantu. Cobalah buktikan cara saya dahulu, ketika kamu sedang mengalami Sleep paralysis, pasti takut untuk mencoba tidur kembali bukan?

Cobalah pasang kedua headset di kedua telinga kita saat tidur, kemudian setel musik apa saja dari ponsel. Buktikan kata-kata saya kalau kamu bisa tidur nyenyak tanpa merasakan mimpi ketindihan setan lagi :D

6. Anak Indigo (Indigo Children)

Fenomena Anak Indigo atau dikenal juga dengan julukan anak nila dikatakan memiliki kemampuan istimewa yang identik dengan dunia supranatural. Istilah ini pertama kali dikenal pada era tahun 1970 oleh sebuah buku karangan seorang peramal bernama Nancy Ann Tappe. Dijaman tersebut banyak orang yang mengkait-kaitkan keistimewaan anak indigo didapatkan dari keturunan leluhur/nenek moyangnya saat ia masih berada dalam kandungan ibunya.

Namun dalam dunia medis kedokteran tidak mengenal fenomena Indigo, sebab gejala khas yang terdapat pada anak indigo persis seperti penderita autisme dan gangguan kejiwaan Skizofrenia. Hanya bedanya seorang anak indigo bisa bertingkah normal dalam kehidupan sehari-harinya, meskipun ia sering menghabiskan waktunya sendirian, seperti berada didalam kamar sendirian dan cenderung tidak suka bergaul dengan banyak orang.

Fakta unik lainnya juga dijelaskan oleh Nick Colangelo seorang profesor di Universitas Iowa yang sudah meneliti beberapa anak Indigo, ternyata Nick mengungkap sebuah fakta baru kalau anak-anak indigo ini sengaja ditumbuh kembangkan bakat supranaturalnya oleh orang tua mereka sendiri agar bisa mencari popularitas.

Dan tentunya dijadikan sebagai 'mesin pencetak uang' bagi orang lain yang membutuhkan jasa anaknya, bisa melalui penjualan video kesaksian, buku, ataupun ramalannya tentang masa depan yang akan terjadi.

Nick pun menambahkan anak indigo tidak ada hubungannya dengan ilmu hitam, ditempeli roh jahat atau sejenisnya. Mereka harus mendapatkan perlakuan khusus ekstra kasih sayang dari keluarga agar tidak mengucilkan diri lagi, dan harus berobat rutin ke psikiater anak (spesialis kedokteran jiwa) .

Karena jika dibiarkan berlarut-larut jiwa pembangkang mereka akan tumbuh subur, mudah curiga, tidak mau bergaul dengan orang lain, asyik dengan dunia supranaturalnya sendiri. Dan ini bisa merubah karakter kepribadiannya 180 derajat sampai melakukan hal-hal yang nekat dan bisa membahayakan nyawanya sendiri, keluarga ataupun orang lain.

Melalui pengobatan rutin ke ahli psikiater, seorang anak indigo tidak akan lagi merasa jiwanya terperangkap di 'dunia lain' dan saat ia kembali hidup normal, akan jauh lebih cerdas dan hebat, kerena faktanya seorang anak indigo rata-rata memiliki IQ yang tinggi serta kemampuan Intuisi yang luar biasa, mampu memahami sesuatu dengan cepat tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas dibandingkan dengan anak-anak normal lainnya.

7. Penyakit Non Medis Kashin–Beck disease (KBD)

Di penghujung tahun 2015 kemarin, pernah terjadi wabah penyakit aneh yang melanda Desa Yalong di Cina, seluruh penduduknya mengalami kulit melendung penuh nanah (pustula) di tangan dan kakinya. Ini bukanlah penyakit bisul ataupun kutil seperti yang kita kenal. Karena setiap pustula ini pecah dia akan tumbuh di area tubuh yang lain melalui kelenjar airnya.

fenomena penyakit santet

Yang jauh lebih mengerikan, para penderitanya bukan hanya merasakan sakit seperti kulit bengkak dan melepuh saja. Tapi mereka juga mengalami cacat tubuh permanen, setiap sendi tulangnya akan mengeras kaku dan tidak bisa digerakkan lagi.

Meski bukan digolongkan sebagai penyakit non medis seperti santet atau tulah kutukan. Sampai kini pun penyakit Kashin–Beck belum dapat ditemukan obatnya. Dan satu-satunya langkah pengobatan secara medis hanyalah melakukan operasi bedah tulang untuk menghilangkan rasa sakit akibat sendi tulang, engsel yang kaku serta operasi bedah kulit untuk mengangkat lapisan pustula agar tidak menjalar ke seluruh tubuh.

Related Article