Donald Henry Gaskins, Pelaku Pembunuhan Sadis "Pee Wee Gaskins"

Mendengar kata Pee Wee Gaskins mungkin dibenakmu adalah band indie asal Jakarta yang sangat populer sejak tahun 2007 silam. Namun Pee Wee Gaskins yang satu ini bukanlah band, melainkan julukan dari seorang pembunuh berdarah dingin dengan nama asli Donald Henry Gaskins. Asal mula ia dipanggil dengan sebutan Pee Wee Gaskins karena bentuk tubuhnya kecil dan kurus begeng. Tapi jangan salah biar kecil dijamin pedes kayak cabe rawit, karena Gaskins adalah seorang pelaku pembunuh berantai dengan jumlah kasus pembunuhan sadis yang sangat banyak, yaitu lebih dari 100 korban yang pernah ia bunuh tanpa rasa belas kasihan.

Siapa Pee Wee Gaskins Sebenarnya?

Donald Henry Gaskins lahir di South Carolina pada 13 Maret 1933 dan menghabiskan masa mudanya di sekolah serta penjara. Karena postur tubuhnya yang kecil membuat dia menjadi bahan bully di penjara, bahkan menjadi bahan pelecehan seksual.

Akibatnya Gaskins yang masih muda pada saat itu menjadi kesal dan dia pun berhasil membunuh seorang narapidana yang paling ditakuti di penjara. Atas keberaniannya, sejak itu nama Gaskins mulai disegani dan menjadi orang nomor satu paling ditakuti oleh para tahanan lainnya.

Donald Henry Gaskins Pelaku Pembunuhan Sadis Pee Wee Gaskins

Kehidupan Gaskins ketika masih remaja dia adalah seorang yang lahir dari keluarga miskin dan kerap melakukan tindak kriminal seperti pencurian, pemerasan sampai kasus pembunuhan. Sebenarnya Gaskins membunuh karena terpaksa atau sedang dalam keadaan mendesak. Namun lama kelamaan ia membunuh karena sudah menjadi hobby alias menderita sakit mental.

Dia menceritakan kisah hidupnya ke dalam biografi berjudul Final Truth dan mengaku bahwa dia punya pikiran spesial yang mengijinkan dia untuk membunuh. Tanpa pandang bulu, Gaskins membunuh banyak anak kecil termasuk bayi dengan cara menusuk tubuh korban, memenggal lehernya, dan akhirnya menenggelamkan mayatnya kedalam air.

Rentetan Kasus Kejahatan Pee Wee Gaskins

Pembunuhan pertama oleh Gaskins terjadi saat dia pertama kali masuk penjara pada tahun 1953. Dia menebas leher seseorang bernama Hazel Brazell. Dia mengakui bahwa dia membunuh Brazell karena ingin mendapat ‘nama’ diantara para narapidana. Gaskins pun dijatuhi hukuman 3 tahun penjara untuk pembunuhan pertamanya.

Namun kemudian Gaskins kabur dari penjara dengan cara bersembunyi di belakang truk dan melarikan diri ke Florida, disana dia menjadi staff perjalanan karnaval. Gaskins berhasil ditangkap oleh polisi dan dibebaskan pada Agustus tahun 1961.

Sejatinya Gaskins ‘sempat’ memiliki kehidupan yang normal karena tak lama kemudian dia menikah. Namun setelah 2 tahun sejak pembebasannya, dia memperkosa gadis 12 tahun dan berhasil ditangkap di Georgia. Atas perbuatannya Gaskins dipenjara selama 8 tahun dan baru dibebaskan pada November 1986.

Pee Wee Gaskins Pembunuh Berdarah Dingin

Setelah itu dia memulai hidup baru di kota Sumter dan bekerja sebagai kuli bangunan sejak September 1969. Hasrat membunuh Gaskins lagi-lagi kambuh dan kali ini jauh lebih parah karena dia melakukan serentetan pembunuhan yang disebut dengan Coastal Kill. Sejak itu juga dia dijuluki sebagai “Pee Wee Gaskins Si Pembunuh Sadis Berdarah Dingin”.

Alibi sebelumya Gaskins melakukan Coastal Kills dimana alasan dia membunuh adalah hanya untuk kesenangan semata. Tapi pada November 1970, dia melakukan pembunuhan dengan alasan personal dengan korbannya tak lain sepupunya dan teman-temannya sendiri. Alasan dia membunuh kali ini adalah karena mereka sudah beberapa kali menghina, melecehkan, bahkan berani memeras Gaskins.

Akhir Petualangan Donald Henry Gaskins, Sang Pembunuh Tersadis di Amerika Serikat

Korban Coastal Kills dibunuh dengan cara dimutilasi sedangkan untuk tingkat Serious Murder , Gaskins selalu menembak korbannya sampai tewas ditempat. Gaskins ditangkap lagi pada 14 November 1975 berkat kesaksian dari Walter Neeley yang mengatakan bahwa Gaskins membunuh 2 orang pemuda.

Walter Neeley juga memberitahu dimana Gaskins mengubur para korban-korbannya. Atas keterangan Walter Neeley, Polisi akhirnya berhasil menemukan 8 mayat yang disembunyikan oleh Gaskins pada bulan Desember tahun 1975.

Untuk mempertanggungjawabkan tindakan keji kriminalnya, Gaskins pun dijatuhi hukuman mati pada tanggal 28 Mei 1976, namun setelah mengajukan banding berubah menjadi penjara seumur hidup.

Seakan tak pernah jera dan mau bertobat, Enam tahun kemudian lagi-lagi Gaskins melakukan pembunuhan sadis, kali ini tak tanggung-tanggung ia berani lakukan di dalam penjara yang tak lain korbannya adalah sesama tahanan.

Donald Henry Gaskins

Padahal penjara tersebut pengawasannya sangat ketat dijaga oleh para petugas sipir. Alibi dia melakukan pembantaian ini bukanlah karena sakit hati, perkelahian ataupun perebutan wilayah kekuasaan, melainkan hanya untuk mempertahankan namanya sebagai orang tersadis di Amerika. Adapun korbannya juga terkenal sebagai pembunuh berantai yang tak kalah pamornya dengan Gaskins.

Akhirnya Gaskins dieksekusi mati dengan cara di setrum kursi listrik bertegangan tinggi pada tanggal 6 September 1991. Diakhir kehidupannya tersebut, Gaskins sedikit pun tidak menunjukkan rasa takut apalagi penyesalan, ia malahan tersenyum puas atas prestasinya yang berhasil menjadi pembunuh sadis nomor satu di negara Amerika Serikat.