9 Remaja Cupu yang Ternyata Pembunuh Sadis

Hampir setiap cerita fiksi baik itu film, sinetron, novel, bahkan komik akan selalu ada karakter cupu alias culun punya, yang biasa dijadikan bahan bully an. Selain wajahnya culun penampilannya juga sering memakai baju kebesaran, celana cingkrang, kacamata tebal, atau pakai behel gigi. Biasanya karakter manusia cupu ini memiliki sifat lemah, suka menyendiri, asyik dengan dunianya sendiri, terobsesi berlebihan terhadap sesuatu misalnya komik, game, film, ataupun buku bacaan.

Namun jangan menganggap remeh kepada mereka yang dianggap cupu atau nerd, dork dan sejenisnya. Karena walaupun penampilan mereka seperti itu, mereka bisa melakukan hal-hal yang berbahaya dan mengerikan yang tak pernah kita bayangkan. Karena seringkali mereka bertindak nekat tanpa ada peringatan sama sekali. Seperti 9 remaja cupu yang ternyata pembunuh sadis berikut ini, saat pertama kali kita melihat wajah innocent mereka sama sekali gak ada potongan penjahat.

1. Gadis Cantik Pelaku Pembunuhan Brutal

Cantik dan dianggap sebagai gadis lugu oleh tetangga dan teman-teman sekolahnya. Namun dibalik kelembutan itu semua, gadis 16 tahun bernama Brenda Spencer ini ternyata menderita despresi berat, penyebabnya tak lain karena masalah keluarga. Peristiwa pembunuhan sadis ini terjadi pada senin pagi di San Diego, California tak jauh dari rumah Brenda.

remaja cupu pembunuh sadis

Saat itu murid-murid SD Cleveland yang berjarak 100 meter dari rumahnya sedang baris-berbaris bersama guru dan kepala sekolah mereka. Tiba-tiba Brenda keluar dari rumah dan menghampiri mereka, tahukah kamu apa yang terjadi selanjutnya?

Tanpa banyak cincong, Brenda langsung menembakkan pistolnya ke sembarang arah dan menyebabkan Kepala Sekolah, Guru serta 2 orang murid tewas seketika di tempat.

remaja culun pelaku pembunuhan

Untungnya murid-murid lain berhasil menyelamatkan diri, hingga tak lama Kepolisian melakukan pengejaran. Saat berhasil ditangkap Polisi mereka pun mengintrogasi apa penyebab hingga ia berbuat tega seperti itu, Brenda menjawab dengan sangat tenang dan tanpa ekspresi muka bersalah, alasannya karena ia sangat benci dengan hari Senin, atau bahasa aslinya because I Don’t Like Mondays but I Like Onde-Onde ūüėÄ

Sahabat kejadiananeh.com, kisah pembunuhan yang tak kalah aneh dan konyol bisa kamu lihat dalam artikel saya sebelumnya, 10 Alasan Aneh Pembunuhan yang Tak Masuk Akal Logika

2. Tomohiro Kato

Tomohiro Kato adalah seorang pria dari Jepang berumur 25 tahun yang tinggal dan dibesarkan oleh ibunya yang suka mendominasi alias mendidik keras dirinya sejak kecil. Dia sudah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak 2 kali akibat stress berat menerima tekanan dari Ibunya.

Pada tanggal 8 Juni 2008 di siang hari, Kato menabrak pengunjung di Akihabara dengan menggunakan truk yang ia sewa. Setelah menabrak, dia meninggalkan mobilnya begitu saja tanpa merasa bersalah. Tak berhenti sampai disitu, kemudian dia mulai menusukkan pisau pada siapapun yang berpaspasan dengannya di jalan.

wajah culun pembunuh brutal

Atas aksi brutalnya, Kato membunuh 7 orang berusia 19 s/d 74 tahun. Polisi baru berhasil menangkap Kato hampir 1 kilometer dari lokasi kejadian, setelah sebelumnya terjadi aksi kejar-mengejar. Saat sidang, diketahui bahwa kejahatan Kato terobsesi dengan situs chatting dan percakapan di internet.

Kato ingin menghentikan bullying di situs chatting yang dia gunakan dan ingin membuktikan kepada orang-orang bahwa ia bukanlah pria culun. Atas kejahatannya, di tahun 2011 kemarin Pengadilan memutuskan Kato untuk dijatuhi hukuman mati.

3. Tsutomu Miyazaki

Masih dari Jepang, Tsutomu Miyazaki adalah seorang pria muda yang memiliki video pribadi berjumlah 5.763 judul. Namun koleksi videonya tersebut cukup aneh dan mengerikan karena sebagian besar terdiri dari film-film porno dan cerita horor mengenai kekerasan.

Miyazaki adalah seorang otaku yaitu sebutan istilah dalam masyarakat Jepang yang digunakan untuk menyebut orang yang menghabiskan hidupnya hanya untuk hobi, just stay at home, tidak mau bersosialisasi selain dengan komunitasnya.

Tsutomu Miyazaki yang dijuluki sebagai Otaku Killer ini lahir dalam keluarga berada, namun ia gagal dalam meraih kesuksesan. Atas kegagalan inilah yang membuat dia merasa dikucilkan oleh keluarganya dan akhirnya mengasingkan diri.

Sekitar tahun 1988 dan 1989, Miyazaki mulai melakukan aksi pembunuhan yang membuat warga Jepang ketakutan. Korbannya adalah gadis kecil berusia 4 s/d 7 tahun sebanyak 4 korban.

Miyazaki menculik gadis kecil dan membunuh mereka. Parahnya, setelah membunuh, Miyazaki tak lupa memperkosa mayat mereka terlebih dahulu kemudian membuang mayat mereka ke tempat yang sepi. Pernah juga dia memutilasi mayatnya dan mengirimkan sebagian anggota tubuhnya ke keluarga korban serta meneror mereka.

Miyazaki juga pernah melakukan aksi kanibalisme dengan meminum darah korban. Pada tanggal 23 Juli 1989, dia ditangkap saat sedang memotret seorang gadis kecil dengan tidak senonoh. Saat polisi melakukan investigasi di rumahnya, mereka menemukan rekaman video kejahatannya. Dia dijatuhi hukuman gantung atas kejahatan biadab yang dia lakukan.

Sebelum dieksekusi mati, dia mengatakan permintaan terakhirnya yaitu agar pengadilan mengatakan pada dunia bahwa sebenarnya dia adalah seorang pria yang lemah lembut, namun dunialah yang pertama kali membenci kehadirannya.

4. Allan Menzies

Pada tahun 2002, ada sebuah film yang dirilis berjudul Queen of the Damned. Film ini mendapatkan banyak kritik buruk dan dianggap sebagai kesalahan. Namun, seorang pria asal Skotlandia sangat tergila-gila pada film ini dan membuatnya terobsesi. Dia mengaku bahwa film ini adalah alasan mengapa dia melakukan pembunuhan sadis.

Pada 11 Desember 2002, Menzies membunuh Thomas Mcknedrick dengan cara menusuknya sebanyak 42 kali dan meminum darahnya agar dia bisa menjadi vampir seperti tokoh pemeran dalam serial Film Queen of the Damned. Saat diinterogasi dia berkata bahwa tokoh Akasha dalam film Queen of the Damned sudah mengunjunginya beberapa kali dan Akasha menjanjikan keabadian sebagai vampir.

Dia juga mengatakan kepada Menzies bahwa McKendrick dan temannya berencana membunuh Menzies. Kemudian Menzies melakukan pembunuhan dengan menggunakan pisau dapur. Allan Menzies dipenjara seumur hidup pada tahun 2003. Namun setahun kemudian dia bunuh diri pada bulan November dan masih berada di dalam penjara.

5. Caleb Fairley

Sama seperti Menzies yang terobsesi dengan vampir, Caleb Fairley walaupun mukanya cupu tapi sangat berbahaya. Pada tanggal 10 September 1995, Lisa Manderach memutuskan pergi berbelanja dengan putrinya yang masih berusia 19 bulan bernama Devon. Namun keduanya tidak pernah pulang ke rumah setelah terakhir kali terlihat di toko Your Kidz & Mine milik keluarga Fairley.

Awalnya hanya ditetapkan sebagai kasus orang hilang, namun menjadi kasus yang serius saat seorang pendaki gunung menemukan mayat Devon di Valley Forge National Park. Hasil investigasi menunjukkan bahwa Devin dilempar ke jalan di atas rute hiking. Hasil autopsi juga menunjukan bahwa dia dibunuh di tempat lain dengan cara dicekik sampai tewas.

wajah culun pembunuh

Polisi kemudian melakukan penyelidikan terhadap remaja pria berusia 21 tahun bernama Caleb Fairley yang saat hari kejadian hilangnya ibu dan anak ini sedang menjaga toko. Saat diinterogasi, polisi menemukan bekas cakaran di wajahnya yang ditutupi dengan make up tebal.

Polisi meyakini bahwa Lisa Manderach berusaha melakukan perlawanan saat Caleb menyerangnya. Caleb kemudian mengakui perbuatannya dan menunjukan tempat dimana dia membuang mayat telanjang Lisa Manderach.

Ternyata diketahui bahwa Fairley begitu terobsesi dengan game Dungeons & Dragons dan Vampire: The Masquerade. Dia sangat terobsesi dengan sosok vampir. Alasan dia membunuh Lisa karena wajah Lisa sangat mirip dengan wanita yang diserang oleh vampir sebagaimana di gambarkan di T-shirtnya yang bertema vampir, bahh ngehekk bener!!

6. Ashlee Martinson

Siapa yang menyangka kalau gadis cantik ini adalah otak dibalik pembunuhan sadis ibu dan ayah tirinya. Ashlee Martinson profesinya dikenal sebagai seorang blogger alias pemilik website yang semua artikelnya bertema horor, thriller dan goth.

Pada tanggal 8 Maret 2015, dia berdebat kusir dengan kedua orang tuanya mengenai pacarnya yang bernama Sisco, diketahui mereka berdua tidak merestui hubungan Ashlee dengan pacarnya. Ashlee Martinson pun akhirnya memaki-maki mereka berdua dengan bahasa kebun binatang.

Sang ayah tiri tidak terima, hingga menyusuli gadis cantik ini ke kamarnya. Baru saja memarahi dirinya, tiba-tiba gadis cantik ini mengeluarkan tembakan dari dalam lacinya, dan langsung menembak kepala sang ayah tiri sampai tewas.

Ibunya yang kaget mendengar suara tembakan, bergegas lari ke kamar Ashlee. Shock melihat suaminya terkapar darah, dibalik pintu ternyata Ashlee sedang bersembunyi ia pun langsung menggorok leher sang ibu dengan sadis dari arah belakang.

Untungnya perbuatan keji gadis cantik ini tidak dilakukan kepada ketiga adiknya. Ashlee Martinson hanya mengunci mereka di dalam kamar, setelah itu melarikan diri. Akhir petualangan Ashlee Martinson berakhir tak lama setelah adik-adiknya menelepon 911.

7. Youtuber yang Berubah Menjadi Pembunuh Sadis

Pernah mendengar nama Eric Sesler? Yups remaja tampan yang terlihat culun ini memang dikenal sebagai Youtuber yang sering mengupload review-review film Anime. Wajar saja kalau ia jadi pengangguran berat karena hampir setiap harinya ia menghabiskan waktu hanya untuk menonton Animanga.

Namun dibalik itu semua, Eric Sesler juga hobi menonton kisah pembunuhan realita, adegan kekerasan dan penembakan massal di Youtube. Hingga membuat ia terinspirasi untuk melakukan pembunuhan massal di dunia nyata dan ingin mengalahkan rekor remaja pria bernama Cho Seung Hui, pembunuh sadis dari Columbine Massacre, yang terkenal sebagai pelaku pembunuhan massal dengan jumlah korban terbanyak.

Untungnya rencana kejam Eric Sesler keburu terungkap setelah Kepolisian berhasil menangkap dirinya, setelah ia membunuh kedua orang tua dan saudaranya sendiri. Alibi ia terpaksa membunuh mereka, karena sang ayah tak sengaja tahu kalau anaknya tersebut akan melakukan aksi pembunuhan massal, saat melihat sang anak sedang mempersiapkan senjata AK 47, Shotgun dan MP5.

Sang ayah sempat memarahinya dan ingin melaporkan rencana jahat anaknya tersebut ke Polisi. Hingga mereka berkelahi dan membuat Eric Sesler membunuh dirinya. Tak ingin ada saksi mata, Eric pun akhirnya juga menembak ibu dan saudaranya sendiri.

8. Jared Lee Loughner

Sama-sama berprofesi sebagai Youtuber seperti Eric Sesler. Jared Lee Loughner dikenal orang memiliki sifat Narsistik yang kesepian, Rasis dan Fanatik agama. Jared sering mengupload video-video penghinaan agama yang dianggap bertentangan dengan imannya.

Pada tanggal 8 Januari 2011, berbekal senjata api, remaja cupu ini menembaki brutal orang-orang di area parkir supermarket Tucson, Arizona. Insiden penembakan itu menyebabkan 6 orang tewas ditempat dan 13 orang lainnya mengalami luka berat. Atas kejahatannya Jared menjalani hukuman seumur hidup.

9. Joseph Parker

Joseph Parker menjadi biang keladi serangan teror yang membabi buta di sebuah supermarket California dengan pedang katana. Aksi pembacokan itu menewaskan 2 mantan rekan kerjanya dan melukai 3 orang pengunjung.

Hingga Parker ditembak tewas di tempat akibat melakukan perlawanan oleh petugas keamanan yang berada di tempat kejadian. Sosok Joseph Parker sebelumnya memang dikenal sering berperilaku aneh, labil namun tidak berbahaya menurut teman-teman kerjanya.

Remaja Cupu yang Ternyata Pembunuh Sadis

Ternyata 2 minggu sebelum melakukan penyerangan, Parket didiagnosa oleh Dokter menderita penyakit schizophrenia dan tak sanggup menerima kenyataan membuat ia berhenti dari pekerjaannya di supermarket tempat dia menyerang. Gambar diatas cuma ilustrasi cuy, soalnya Joseph belum sempat foto selfie.

Motif atas penyerangan ini belum diketahui secara pasti, namun kemungkinan besar berhubungan dengan kelainan mental dan ketidakmampuan Parker untuk memisahkan antara kenyataan dan dunia imajinasinya. Yups tak ada yang menyangka memang, meski wajahnya terlihat cupu bagi kita, dibalik itu semua ternyata ia pembunuh sadis yang sangat mengerikan.