10 Berita Hoax Kesehatan yang Pernah Menghebohkan Masyarakat Indonesia

Ada-ada saja memang kelakuan orang jahil yang gemar membuat berita hoax. Bukan hanya tentang provokasi, rasis, agama sampai kritik pemerintahan tapi juga tentang kesehatan, dari makanan, vaksin, virus, obat-obatan, penyakit sampai produk kosmetik wanita. Sahabat kejadiananeh.com berikut 10 berita hoax kesehatan yang pernah menghebohkan masyarakat Indonesia. Wajib untuk kamu tahu! biar gak lagi dibohongi pakai pesan broadcast BBM maupun informasi pembodohan yang beredar di media sosial.

1. Hoax Penyebaran Virus HIV melalui Tusuk Gigi di Warung Makan

Melalui pesan berantai pasti pernah kamu menerimanya dalam broadcast BBM yang bilang ‘Hati-hati menggunakan Tusuk Gigi di restoran ataupun warung makan, karena baru-baru ini ada seorang penderita penyakit HIV/AIDS sengaja menularkan penyakit yang ia derita tersebut dengan cara melukai dirinya terlebih dahulu kemudian tusuk gigi itu ditempeli darahnya dan dibersihkan kembali ke meja makan agar tusuk gigi itu digunakan lagi oleh orang lain.

berita hoax kesehatan

Menyeramkan bukan? Seolah-olah seorang penderita HIV atau AIDS menjadi momok yang sangat menakutkan buat kita. Hal yang penting yang harus kamu tahu, tidak perlu takut berteman dengan seorang penderita HIV. Saya sendiri sampai sekarang memiliki dua sahabat baik yang menderita HIV. Toh saya tidak takut, karena HIV tidak akan menular ke tubuh kita asalkan kita sendiri tidak macam-macam.

Fakta Penularan Penyakit HIV (AIDS)

Seorang yang sehat hanya bisa terkontaminasi penyakit HIV apabila terjadi hubungan kimpoi hooh-hooh tanpa menggunakan kondom. Selain itu transfusi darah, penggunaan alat suntik bergantian/bersama-sama misalkan pada penggunaan narkoba yang disuntikkan lewat darah. Dan seorang ibu hamil yang positif HIV bisa menularkan ke bayinya selama proses kehamilan, persalinan ataupun menyusui.

Dan misalkan tidak sengaja tertusuk bekas jarum suntik penderita HIV, kemungkinan penularan ini juga sangat kecil, perbandingannya sekitar 4:1000 menurut penjelasan Ekarini Aryasatiani selaku Ketua Kelompok Kerja HIV Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan di Jakarta Pusat.

Jadi Intinya HIV/AIDS adalah virus yang tidak bisa ditularkan melalui oral, seperti lidah, gigi, atau bibir. Virus HIV harus masuk melalui aliran darah manusia.

HIV tidak bisa menyebar melalui tusuk gigi, pisau cukur kumis, sikat gigi, sendok, gelas, piring, garpu atau alat-alat yang sering dipakai untuk bekerja di sawah seperti cangkul, linggis yang semua alat-alat itu baru saja disentuh oleh penderita HIV/AIDS. Apalagi ditularkan melalui gigitan nyamuk, sudah paham?

TAPI BISAKAH SEORANG IBU PENDERITA HIV HAMIL DAN MEMILIKI ANAK?

Bisa dong, kenapa takut! Loh kok aneh tadi diatas katanya bisa tertular? Makanya dengerin dulu cuy :D.

Menurut penjelasan Ayu Oktaviana, dari Indonesia AIDS Coalition (IAC). Menikah dan memiliki anak yang sehat bukanlah hal yang mustahil bagi pengidap HIV dan AIDS. Dengan menjalani hidup sehat dan rutin minum obat anti-retroviral virus (ARV), maka besar peluang pengidap HIV untuk bisa mendapatkan keturunan yang sehat tanpa tertular HIV.

Namun agar tidak menular ke pasangan, misalkan istrinya saja yang menderita AIDS. Saat berhubungan oh yess oh noo, sang suami harus selalu memakai kondom dan istrinya yang mengidap AIDS harus rutin minum obat anti-retroviral virus (ARV) untuk mencegah penularan kepada suaminya.

Saat ingin merencanakan kehamilan, istrinya harus terlebih dahulu konsultasi ke Dokter. Agar Dokter bisa melakukan tes Cluster Differentiation 4 (CD4) untuk mengontrol jumlah sel darah putih. Calon ibu penderita AIDS dinyatakan sehat bila CD4 lebih dari 350.

Ketika semua kondisi baik, pada saat masa subur istrinya dapat berhubungan badan tanpa menggunakan kondom. Pada kondisi ini, risiko penularan HIV/AIDS melalui sperma atau cairan vagina bisa saja terjadi, tetapi kemungkinannya sangat-sangat kecil.

hoax kesehatan

Dan saat pembuahan berhasil, maka selama kehamilan ia tetap harus minum ARV untuk mengurangi risiko bayi yang dikandung tertular HIV. Memasuki usia kehamilan 9 bulan, sang ibu penderita AIDS akan menjalankan pemeriksaan ulang CD4 sebagai persiapan persalinan nanti. Jika kondisinya baik ia bisa melahirkan secara normal, namun jika lemah ia harus menjalani persalinan caesar.

Tentunya saat proses persalinan ini, Dokter akan menyiapkan ruang operasi khusus, dari tempat tidur, sampai peralatan bedah steril agar nantinya tidak boleh digunakan lagi. Hal ini untuk mencegah penularan virus kepada pasien lain yang sehat.

Ibu penderita HIV juga masih diperbolehkan menyusui bayinya jika kondisi si ibu baik setelah tes Cluster Differentiation 4 tentunya. Jika kondisi kurang sehat, ia mau tak mau harus memberikan susu formula agar HIV tidak menular ke bayinya.

2. Berita Bohong Vaksin HPV Sebabkan Menopause Dini

Pentingnya pemberian vaksin human papillomavirus (HPV) untuk mencegah kaum wanita dari serangan penyakit kanker serviks, kutil kelamin, kanker anus dan tenggorokan. Direkomendasikan sebanyak 3 dosis sejak masih beranjak remaja usia 11-12 tahun. Untuk itu pemerintah DKI mulai menerapkan pemberian vaksin ini pada anak-anak di sekolah dasar (SD) di bulan oktober 2016 kemarin.

Namun lagi-lagi rumor gak benar mulai bergentayangan di pesan-pesan broadcast BBM ataupun Whatssap yang mengatakan, ‘Ini menyeramkan! Info dari kawan-kawan: vaksin kanker serviks HPV yang ditujukan kepada anak-anak SD ini akan menyebabkan efek samping berbahaya yakni menopause dini pada anak-anak itu nantinya ketika dewasa. Gara-gara ini juga, jadi banyak orang tua yang meragukan pemberian vaksin HPV untuk anak-anak perempuan mereka.

Profesor Andrijono, SpOG (K) selaku Ketua Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI) menjelaskan tidak ada efek samping berbahaya pada anak-anak kecil apalagi sampai mengalami menopause dini. Vaksin HPV yang digunakan di Indonesia adalah vaksin yang telah distudi oleh World Health Organization (WHO) dan telah lolos uji keamanan.

Hampir diseluruh dunia sudah mewajibkan pemberian vaksin ini dan sudah dijadikan program nasional. Lalu kalau Indonesia masih ragu, kapan bisa maju hanya gara-gara berita bohong yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, ungkap Profesor Andrijono.

3. Makan Sesuap Ikan Lele Mengandung 3 ribu Sel Kanker

Sepotong daging ikan lele yang masuk ke dalam mulut kita gosipnya mengandung 3 ribu sel kanker. Itu baru sepotong gimana satu ikan lele utuh tinggal dikalikan saja. Masih mau makan ikan lele? Kalau gak berani buat saya aja deh sahabat kejadiananeh.com hehehe.

Gosip murahan ini pertama kali heboh gara-gara sebuah artikel yang jadi viral di China, dimana disebutkan ada sebuah budidaya lele yang menggunakan kotoran manusia dan limbah pabrik untuk pakan ikan-ikan lele tersebut. Dan inilah akumulasi racun karsinogen yang menjadi penyebab kanker di tubuh ikan lele.

ikan lele penyebab kanker

Faktanya! ikan lele yang dijual di Indonesia bukan berasal dari alam liar. Mereka dibudidayakan di kolam-kolam, tambak atau sawah yang bebas dari pencemaran air limbah, begitupun soal makanan yang diberikan. Tahukah kamu kalau daging ikan lele dikenal rendah kolesterol dan kaya akan protein serta mengandung asam lemak omega 3 seperti pada ikan salmon. Jadi bagaimana mungkin ikan lele dapat menyebabkan kanker.

Dan menurut penjelasan dr Dradjat R Suardi, SpB(K)Onk, ahli kanker dari Perhimpunan Onkologi Indonesia sampai detik ini tidak pernah ditemukan kasus manusia terkena penyakit kanker akibat memakan ikan lele di negara manapun.

4. Tidak Boleh Makan Mi Instan dan Cokelat Bersamaan Bikin Keracunan ampe Matek

Keracunan akibat makanan memang bisa saja terjadi. Tapi benarkah makan mi instan dan cokelat bersamaan bisa memicu keracunan pada tubuh kita ? Konon Mi Instan mengandung racun arsenic pentoxide dan reaksi kimia dari cokelat menyebabkan percampuran keduanya berubah jadi arsenik trioxide.

Zat tersebutlah yang akan mengakibatkan kerja dari jantung, hati, pembuluh darah, serta ginjal pada tubuh kita mengalami kerusakan berat. Hal ini akan berakibat usus kita mengalami pendarahan serta pembuluh darah kita juga melebar. Dan dampak paling berbahaya bisa membuat 5 panca indra kita mengeluarkan darah sampai berakibat fatal meninggal dunia.

Faktanya! Mi instan yang dijual di pasaran tidak ada yang ditemukan mengandung racun arsenik. ‘Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, disimpulkan bahwa produk mi instan yang terdaftar dan beredar di Indonesia memenuhi standar dan persyaratan yang berlaku, serta dinyatakan aman untuk dikonsumsi,’ menurut pernyataan Dra Kustantinah, Apt, M.App.Sc yang saat itu masih menjabat Kepala BPOM RI.

5. Minum Air Dingin Setelah Makan Bisa Memicu Penyakit Kanker

Ini juga kabar hoax yang tak kalah konyolnya! Dalam pesan berantai menyebutkan bahwa kita tidak boleh minum air dingin/es setelah makan karena bisa memicu timbulnya kanker. Dijelaskan bahwa air dingin bisa memadatkan kandungan minyak dalam makanan sehingga lama-kelamaan akan melapisi usus, membuat dinding tebal yang lama kelamaan bisa menyebabkan kanker.

Faktanya tidak pernah ada hasil penelitian yang mengungkapkan kalau minum air dingin setelah makan dapat menyebabkan kanker. Menurut penjelasan BBC Science and Nature, panas alami di perut tubuh kita akan membuat semua makanan dan minuman memiliki suhu temperatur sama ketika berada di dalam perut. Jadi biarpun kita minum air es, dinginnya tidak akan bertahan lama di dalam lambung.

6. Cara mengetahui Kerupuk yang digoreng pakai Minyak Plastik

Makanan yang digoreng dengan minyak campuran plastik atau Styrofoam tentu bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh kita. Jadi cara untuk mengetahui kerupuk yang dibuat dari campuran minyak plastik mudah banget. Cukup membakarnya, kalau terlihat api menyala dan membekas hitam setelah dibakar itu menandakan kalau kerupuk tersebut mengandung campuran plastik. Apa benar?

Faktanya menurut penjelasan Bapak Ratmono selaku Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Pangan Olahan BPOM. Semua krupuk yang dibuat itu kandungannya 75 persen dari Tapioka. Jadi ketika dibakar akan menjadi karbon dan sudah tentu akan menyala dan berubah hitam ketika kita membakarnya.

Tak mudah untuk membedakan krupuk yang dibuat dengan campuran minyak plastik hanya dengan cara membakarnya, karena semua akan seperti itu. Dan hanya melalui penelitian BPOM saja yang bisa membuktikannya. Berita hoax ini tentu saja banyak merugikan para pedagang kerupuk, terlebih fakta dilapangan hanya ditemukan 2 kasus saja pedagang kerupuk yang menggunakan trik culas seperti itu ungkap bapak Ratmono.

7. Tusuk Jari dengan Jarum untuk Pertolongan Pertama pada Penderita Stroke

Mitos tusuk jarum untuk pertolongan pertama pada penderita Stroke sempat juga dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Disebutkan bahwa menusukkan jarum pada jari-jari pasien stroke, kemudian mengeluarkan darahnya setetes dua tetes bisa membantu pelancaran darah. Penusukan juga bisa dilakukan di area bawah daun telinga. Konon ini bisa melancarkan dan membantu oksigen masuk ke tubuh maupun otak si penderita stroke.

berita hoax di indonesia

Faktanya langkah ini hanya pembodohan semata, karena penyumbatan darah pada penderita stroke sudah terjadi dalam kurun waktu sangat lama. Dimana timbunan kolesterol dan lemak sudah terlalu menumpuk dan terakumulasi selama bertahun-tahun.

Melakukan penusukan jari hanya akan menambah masalah baru, yang pertama bisa membuat luka menjadi infeksi akibat penggunaan jarum yang tidak steril, yang kedua hanya menyia-nyiakan waktu sehingga penyakit stroke bisa bertambah semakin parah.

Ingat!! nyawa orang bukanlah pertaruhan, jangan mencoba-coba yang tidak jelas, setiap detik waktu yang terlewatkan sangat berharga. Jadi langkah satu-satunya yang tepat pada orang terkena serangan stroke hanyalah segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan secepat mungkin.

8. Tanaman Hias Beracun Paling Mematikan

Awas! Jauhkan tanaman hias beracun jenis Dieffenbachia amoena ini dirumah anda agar tidak membahayakan keselamatan nyawa anak-anak anda, kalau perlu dibuang saja. Sahabat kejadiananeh.com, lagi-lagi tanaman hias juga pernah menjadi korban pembodohan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dieffenbachia amoena atau tanaman Sri Rejeki dan sejenisnya yang kita kenal di Indonesia ini kenyataannya memang memiliki racun pada getahnya. Namun bohong besar kalau getah racun itu sampai membuat kita bisa meninggal dunia ataupun sekarat.

Menurut Dr Susiani Purbaningsih, DEA, dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (UI). Getah pada tanaman Sri Rejeki tidaklah berbahaya dan hanya akan menyebabkan gatel-gatel ringan saja dan itupun tidak bisa dialami oleh semua orang, hanya orang tertentu yang memiliki penyakit alergi berlebihan saja.

9. Makan Udang dengan Vitamin C bisa Meninggal Dunia

Arsenik yang terkandung dalam udang bisa berinteraksi fatal saat kita mengkonsumsi berbarengan dengan vitamin C, sehingga arsenik yang seharusnya tak beracun berubah menjadi racun mematikan karena vitamin C telah mengubahnya. Sudah dilaporkan beberapa kali kasus orang meninggal dunia akibat makan udang berbarengan dengan vitamin C?

Sahabat kejadiananeh.com, Apa kamu percaya? Ini laporan dari Dokter atau Hansip? Jadi kalau berita gak jelas jangan mudah dipercaya. Selain udang, cumi-cumi dan makanan laut lainnya memang mengandung arsenik, namun jenis arsenik alami pada hewan ini tidaklah berbahaya pada tubuh manusia.

Fakta lainnya 1 kilogram udang hanya mengandung arsenik sebanyak 0,5 miligram dan untuk bisa menyebabkan keracunan, seseorang harus memakan udang sebanyak 150 kilogram dalam sekali makan. Pertanyaannya, mana ada orang yang sanggup makan udang 150 kg dalam sekali makan?

Kaitan dengan vitamin C bisa merubah arsenik pada udang menjadi racun mematikan ini sudah kebohongan besar. Karena vitamin C tak memiliki kandungan zat yang merubah arsenik menjadi racun mematikan. Justru interaksi vitamin C dengan arsenik trioksida sangat bermanfaat sekali untuk tubuh kita yakni dapat meningkatkan efektivitas obat alami anti kanker.

10. Hoax pemanis buatan Aspartame

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sering dijadikan tumbal oleh para penipu-penipu yang mengatasnamakan mereka. Salah satu berita hoax kesehatan yang pernah populer di Indonesia pada tahun 2009 adalah tentang pemanis buatan Aspartame dalam produk minuman yang katanya kandungan tersebut dapat menyebabkan penyakit diabetes, kanker otak, dan pengerasan sumsum tulang belakang.

Produk minuman tersebut adalah Extra Joss, M-150, Kopi Susu Gelas (Granita), Kiranti, Krating Daeng, Hemaviton,Neo Hemaviton,Marimas, Segar Sari shachet, Frutillo, Pop Ice, Okky Jelly Drink, Adem Sari, Aqua Splash Fruit dan masih banyak lagi.

Kenyataannya IDI tidak pernah mengeluarkan statement seperti itu. Jadi sudah pasti berita ini hanya ulah segelintir oknum-oknum tertentu yang merugikan nama baik Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Dan fakta yang harus kamu ketahui tentang pemanis buatan Aspartame adalah Aspartame merupakan pemanis buatan rendah kalori, yang terdiri dari kandungan asam amino umum yakni asam aspartat dan fenilalanin.

Berita Hoax Kesehatan yang Pernah Menghebohkan Masyarakat Indonesia

Aspartame memang memiliki rasa manis 200 kali lipat dibandingkan gula biasa. Pemanis ini umum digunakan sebagai pengganti gula untuk para penderita diabetes, dan sebagai pemanis pada berbagai makanan dalam kemasan instan. Aspartame telah disetujui oleh FDA sebagai pemanis buatan yang aman untuk dikonsumsi sejak tahun 1981 silam.

Sedangkan Badan Pengawas Obat dan Makanan di Indonesia hanya menganjurkan agar kita sebaiknya mengkonsumsi produk-produk minuman instan yang mengandung Aspartame tidak lebih dari 600 mg/per kg produk. Jadi masuk akal toh segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, selain merugikan kesehatan bisa bikin kantong kita jadi cepat bokek, bener gak sahabat kejadiananeh.com 😀

Rerensi Artikel Kesehatan: health.detik.com, news.okezone.com, Facebook pedulinutrisi, alodokter.com, doktersehat.com