Capung Betina Pura-pura Mati saat Dipaksa Kimpoi Pejantan Jelek

Merebahkan tubuhnya di atas rumput dan sambil mengamat-amati apakah sang pejantan sudah pergi? Itulah kelakuan unik dari capung betina yang akan pura-pura mati saat dipaksa kimpoi alias kawin dengan pejantan jelek yang tak disukainya. Urusan cinta bawah tanah memang tak hanya manusia saja, dalam dunia fauna pun hewan-hewan juga memiliki selera sendiri, apakah sang lawan jenis sudah sesuai dengan kriteria standar yang dipatoknya.

Tahukah kamu, dalam proses perkawinan capung. Sang betina yang sudah mengalami pembuahan pejantan sebelumnya dalam arti positif hamil, tidak akan tertarik lagi untuk didekati capung-capung jantan lainnya. Mereka lebih memilih untuk mempersiapkan tempat ketika tiba waktu bertelur nanti.

capung betina pura-pura mati

Fenomena unik akan perilaku capung betina ini pertama kali diketahui oleh Rassim Khelifa dari Department of Evolutionary Biology and Environmental Studies di Universitas Zurich. Dalam jurnal Ecology yang dihimpunnya Khelifa menceritakan pengalamannya. Berawal saat dirinya mengumpulkan telur Capung dari Spesies Aeshna Juncea di pegunungan Alpen, untuk mempelajari dampak perubahan iklim terhadap telur-telur capung yang sengaja diletakkan di sebuah wadah dengan kondisi temperatur suhu berbeda-beda.

Tiba-tiba ia melihat 2 ekor capung berkelainan jenis di dekatnya, tampak salah satu jantan sedang berusaha mendekati betina. Owhh rupa-rupanya si betina tidak menyukai pejantan asing yang belum ia kenal, apalagi jantan begundal tersebut tanpa tedeng aling-aling langsung ngajakin kimpoi di tempat kagak pake acara rayu-rayuan. Cara ia mengelak dari pejantan yang pertama kali dilakukan adalah bertelur di area yang tertutup tanaman/rumput.

Namun cara ini kurang efektif, karna pejantan yang kebelet kimpoi itu masih akan mengejarnya saat betina sedang panik mencari tempat yang ‘pas’ untuk bertelur, belum lagi si pejantan akan terus menunggunya sampai ia beranjak pergi. Dan selanjutnya akan memaksa dirinya untuk bercinta ohh noo ohh yess meskipun si betina mukanya mesem.

Kelakuan Konyol Capung Jantan kalo lagi Kebelet Kimpoi, lagi Terbang aja Masih Sempet-sempetnya Digaruk Cuy!

capung kawin

Lalu bagaimana cara yang efektif agar pejantan capung tidak lagi mengganggu capung betina? Disinilah capung betina akan mengeluarkan ajian saktinya yakni berpura-pura mati. Ketika masih terbang di atas udara, capung betina akan menjatuhkan dirinya ke rimbunan semak-semak atau ke dataran tanah. Kemudian tubuhnya akan terdiam kaku seolah-olah sudah mati.

Pejantan capung yang mengira calon mantan gebetannya sudah matek suntuk, tentu tidak tertarik lagi dan lebih memilih untuk mencari betina lainnya. Dan endingnya bisa ditebak, setelah si jantan sudah pergi dari pandangan matanya, ia akan segera bangun dan terbang melanjutkan perjalanannya. Awalnya Khelifa menyangka ini hanya kebetulan saja. Namun dari hasil pengamatannya kepada capung betina sebanyak 35 ekor. 27 betina capung lebih memilih pura-pura mati jatuh ke semak dan sisanya memilih pura-pura bertelur.

Pura-Pura Mati! Cara Capung Betina Menghindar dari Perkimpoian Paksa Capung Jantan

Capung Betina Pura-pura Mati saat Dipaksa Kimpoi Pejantan Jelek

Dalam dunia capung, yang berkelamin betina tidaklah doyan kawin seperti laki-laki. Karena satu kali perkawinan saja, tai macan alias spermi milik pejantannya bisa langsung membuahi sel telur yang terdapat pada betina. Dan setelah proses perkimpoian ini pun, betina capung masih direpotkan lagi untuk mengeluarkan sisa-sisa spermi milik pejantan agar tidak merusak saluran reproduksi betinanya. Itulah alasan kenapa capung betina tidak suka bergonta-ganti pasangan, bukan karena kesetiaan cinta mereka terhadap suami kesayangan, melainkan hanya untuk menjaga kesehatan aset berharga mereka ?