Kisah Zulkiram Berhenti Jadi Polisi Demi Mendalami Islam

Keputusan Briptu Muhammad Zulkiram tak bisa ditentang lagi, ia akhirnya berhenti jadi Polisi demi mendalami agama Islam. Bukan hal yang mudah bagi Zulkiram untuk meninggalkan profesi pekerjaannya sebagai Polisi yang sudah ia jalankan selama 7 tahun itu.

Dari teman-teman sampai Ibunya menentang keras keputusan Hijrah Zulkiram. Bahkan sang ibu tercinta sampai tidak menegur dirinya selama sebulan lebih, ibunya sangat kecewa dengan keputusan anaknya. Padahal dulunya untuk bisa ia menjadi seorang Polisi, sang ibu telah berjuang keras mati-matian agar ia bisa lulus test.

Lalu apa penyebab Zulkiram ingin resign alias berhenti menjadi Polisi?

kisah zulkiram berhenti jadi polisi

Menjadi seorang Polisi, TNI ataupun PNS di Tanah Air Indonesia ini memang masih menjadi profesi pekerjaan yang diidam-idamkan banyak orang, selain itu kesejahteraan Aparatur Negara ini juga cukup bagus, mustahil ada pemecatan karyawan terkecuali melakukan korupsi, tindakan kriminal dan sebagainya.

Namun tidaklah semudah membalikkan telapak tangan untuk lulus menjadi seorang PNS apalagi Polisi dan TNI. Karena begitu ketatnya seleksi para prajurit negara ini dari tingkat pusat sampai daerah. Ada yang nekat lewat jalur belakang dan gara-gara inilah ada fenomena uang jago alias sogokan agar lulus menjadi seorang Polisi, TNI maupun PNS Sipil.

Inilah yang menjadi alasan Muhammad Zulkiram berhenti dari Korps Bayangkara Polisi setelah tujuh tahun berdinas. Ia mengaku kalau pekerjaannya sebagai Polisi itu tidak berkah, karena ketika masa-masa seleksi Penerimaan Polisi dulu, ia berhasil lulus lantaran memberikan uang sogokan yang tidak mau ia sebutkan berapa jumlahnya.

Image by Instagram @joekhana_ (Muhammad Zulkiram)

Berhenti Jadi Polisi Demi Mendalami Islam

Zulkiram bercerita, ia menyadari kalau nyogok itu haram dan sering membuat hatinya gelisah setiap hari, sampai ia tidur pun masih berpikir dan terus berpikir hingga di bulan Desember 2014 kemarin, Zulkiram ingin mengutarakan niatnya berhenti dari Polisi.

Niat ini ia putuskan bulat-bulat setelah dirinya pergi selama 2 Minggu ke Thailand untuk mempelajari agama Islam pada 2014 kemarin. Disana ia belajar dakwah dan ilmu islam lebih dalam lagi. Zulkiram belajar Islam di Thailand tidak sendirian tapi bersama temannya.

Tekad sudah bulat untuk resign dari Kepolisian, namun temannya di kesatuan ada yang menyarankan untuk menunggu saja masa dinasnya sampai 10 tahun, hanya kurang 3 tahun saja dari masa pekerjaannya sekarang. Hal ini agar ia bisa mengambil pensiun dini dan bukan dipecat. Sebab kalau sekarang bisa kena pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik Kepolisian.

Sempat berpikir panjang, tapi pada akhirnya Zulkiram tetap nekat berhenti jadi Polisi. Tidak apa-apalah mau diberhentikan secara hormat ataupun tidak hormat dari Kepolisian yang penting saya bisa keluar. Setelah itu akhirnya saya bisa bebas untuk mendalami agama lebih baik lagi.

Jalan Hijrah Zulkiram Tak berjalan Mulus Ia sempat Di bully Sesama Polisi dan Bikin Ibunya Kecewa Berat 

Muhammad Zulkiram

Mengutip dari detik.com, Zulkiram sempat di-bully rekan kerjanya semasa dia belum resign. Itu terjadi saat dia terlihat mulai rajin beribadah. Teman-temannya berkata, ‘Sok alim lo, paling Cuma sebentar doang, anget-anget tahi ayam lah besok-besok juga kambuh. Tak hanya itu saja teman-temannya tidak pernah mengajak Zulkiram Nongkrong lagi, katanya mereka malas diajakin Shalat terus sama saya ungkap Zulkiram.

Tapi yang paling menyedihkan adalah hubungan dengan ibunya sendiri. Beliau sangat kecewa dan Zulkiram merasa berdosa telah menyakiti hati Ibu tercintanya itu. Bagaimanapun sang ibu sudah menjadi orang tua tunggal yang merawat dan membesarkannya, meskipun pekerjaan beliau hanya seorang Guru. Ayah sudah lama meninggal ketika Zulkiram masih kecil, dan ia anak cowok satu-satunya di keluarga.

Ibu sangat kecewa, jangankan ngobrol, menegur pun tidak mau. Saya didiamkan sampai sebulan. Aksi saling diam antara Zulkiram dan ibunya akhirnya berakhir saat rekan-rekan pengajian Zulkiram membujuk ibunya untuk menerima dengan lapang keputusan anaknya berhenti dari Kepolisian agar bisa fokus mendalami agama.

kisah hijrah polisi

‘Bisa luluh setelah istri-istri ustad tempat saya belajar dari jemaah tablig datang ke rumah ibu saya. Lama-lama saya pun setelah itu cari usaha lain, jualan pulsa elektrik waktu itu. Saya juga punya hobi fotografi dan sekarang usaha photo wedding dibantu istri ungkap Zulkiram. Tak seperti yang lain menentang keras keputusan Zulkiram berhenti jadi Polisi. Sang istri mengaku pasrah dan menerima apapun keputusan Suaminya yang ia anggap itu pasti jalan terbaik.

Keterangan Berbeda dari Kabid Humas Polda Aceh Kombes Goenawan

Kisah tentang Zulkiram Berhenti Jadi Polisi untuk mendalami agama menjadi viral. Alasan keluar dari Polisi inilah yang membuat Kombes Goenawan selaku Kabid Humas Polda Aceh campur tangan. Dalam cerita sebelumnya, Zulkiram mengaku resign dari Polisi setelah tujuh tahun mengabdi. Ia menilai pekerjaannya tidak berkah karena lulus hasil nyogok sewaktu melamar dulu.

Kisah Zulkiram Berhenti Jadi Polisi Demi Mendalami Islam

Goenawan mengungkapkan kalau mantan anggotanya dulu itu dipecat karena tidak masuk-masuk dinas, ia malas-malasan sampai bolos 30 hari berturut-turut tanpa memberikan keterangan. Itulah sebabnya Joekhana panggilan akrab dari Zulkiram disidang komisi kode etik Polri dan akhirnya dipecat alias diberhentikan secara tidak hormat.

Aneh bukan setelah dipecat, kok ngomong tidak berkah? pakai acara mengarang cerita bisa masuk polisi gara-gara sogokan trus keluar karena ingin mendalami agama Islam. Lalu gaji yang dimakan sejak tahun 2007 sampai 2014 itu berkah atau tidak ungkap Goenawan.