Fight of Gods Game Duel Dewa VS Tuhan yang Kontroversial

Bukan lagi para gladiator atau manusia super yang akan bertarung di game Fight of Gods. Tapi para Dewa, Nabi dan Tuhan akan bertarung satu sama lain untuk memperebutkan gelar yang terhebat penguasa dunia. Mengusung genre fighting, grafis dalam Fight of Gods Game Duel Dewa VS Tuhan ini tentu tidak main-main, sangat bagus dengan resolusi gambar yang cukup memanjakan mata.

Namun dibalik keseruan game Fight of Gods ternyata menimbulkan masalah karena game buatan developer Indie ini dianggap tidak peka dengan permasalahan SARA, yang tentu menyakiti perasaan umat beragama.

Fight of Gods Game Duel Dewa

Seperti diketahui selain tokoh dewa – dewa sakti dalam mitologi kuno seperti Dewa Zeus dari Yunani, Dewa Odin dari Norse, Dewa Anubis dari Mesir, Dewi Kwan Im ada juga tokoh Nabi yang disakralkan seperti Nabi Musa. Siddhartha Gautama sang pencerah yang sangat disucikan umat Buddha juga ada. Bahkan Tuhan Yesus yang sangat dimuliakan dalam kepercayaan Kristiani juga tak luput dalam game kontroversial tersebut.

Sebagai gambaran yang tentu menyinggung umat Kristen, Karakter Yesus dalam Game Fight of Gods digambarkan dengan perawakan pria bertubuh kekar dan menggunakan senjata sakti berupa potongan kayu yang melekat di kedua tangannya. Latar background juga mengisahkan tentang Taman Eden, Gunung Olimpus tempat peperangan para Dewa dengan Titan dan masing-masing tokoh mitologi berada.

Trailer Fight of Gods, Game Duel Dewa VS Tuhan yang Kontroversial dan Dicekal Keras di Beberapa Negara

Apakah game Fight of Gods, Game Duel Dewa VS Tuhan ini diperbolehkan di Indonesia? Untungnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) segera turun tangan agar akses game tersebut diblokir karena ini tentu bisa menimbulkan gesekan SARA antar umat beragama. Dan ternyata bukan hanya pemerintah Indonesia saja yang menempuh langka itu, jauh sebelumnya pemerintah Malaysia sudah mengecam keras dan menutup akses game streaming Fight of Gods ini.