Wanita Berhijab Nyanyi Lagu Ave Maria di Gereja Katredal Bogor

Sebuah video wanita berhijab nyanyi Lagu Ave Maria di Gereja Katredal Bogor menjadi viral di medsos, pasalnya ini pemandangan yang sangat langka, bagaimana mungkin seorang wanita muslimah bisa hadir ditengah-tengah perayaan Gereja yang notabene kita tahu sebagai tempat ibadah umat Kristiani.

Berawal dari postingan Rexy Ambarwati di Instagram yang bercaption,‘Misa requiem di Kathedral bogor. Mbak ini muslim berhijab, luar biasa melantunkan ave maria utk sahabatnya, Yanti Marhadi yg meninggal…

Ya diketahui wanita berhijab bernyanyi di Gereja Bogor itu adalah teman baik dari almarhum Yanti Marhadi yang semasa hidup almarhum adalah seorang penganut Katolik Taat, dan mungkin lagu ini dipersembahkan sebagai penghormatan terakhir dari sahabat baiknya.

Btw sepertinya bukan ‘kebetulan’ kalau wanita berhijab ini menyanyikan lagu Ave Maria apalagi dengan teknik Seriosa, karena tidak semua orang bahkan jarang bisa melakukan Seriosa. Punya suara oktav tinggi aja udah keren mampus bijimane Seriosa..

Wanita Berhijab Nyanyi Lagu Ave Maria di Gereja

Dan menurut pendapat saya bisa jadi mbak berhijab ini dengan almarhum semasa hidup adalah kelompok vokal Seriosa, karna juga tidak sembarangan untuk mengizinkan orang lain dari umat seberang menyanyikan lagu Ave Maria apalagi di acara keramat seperti pemakaman ini.

Apakah ini sebuah toleransi antar umat beragama dan indahnya kebersamaan? Banyak netizen yang berpendapat ya dan setuju, tapi banyak juga yang nyinyir kalau ini adalah Dosa, karena toleransi tidak perlu masuk dalam ritual agama orang lain.

Saya sendiri berpendapat kalau ngomongin soal Dosa gak bakal ada habisnya, memangnya dia sendiri manusia tak berdosa. Biarkanlah dosa itu menjadi urusan Tuhan, menurut saya mbak berhijab ini hanya ingin memberikan penghormatan terakhir untuk teman baiknya, apakah itu salah? Apa hanya gara-gara ini Imannya Luntur?

Baca juga  Kacau! Pemuda Cengceremen Ancam Tembak Jokowi

Sedangkan kadar ketakwaan kita bukankah hanya Tuhan saja yang tahu? Mana yang hambanya Tulus beribadah, dan mana yang hanya berpura-pura agar mendapatkan penghormatan banyak dari sekumpulan manusia egois.

Sebagai contoh saya adalah orang tua angkat dari ketiga ponakan saya (kebetulan saya belum menikah). Jadi begini ceritanya, kakak saya perempuan kawin dan ikut agama suaminya. Hingga beberapa tahun kemarin suami kakak saya meninggal dunia, selang 2 tahun kemudian tepatnya di bulan April 2017 kemarin kakak perempuan saya juga meninggal dunia.

Video Wanita Berhijab Nyanyikan Lagu Ave Maria di Gereja Katredal Bogor

Yups otomatis sayalah yang harus merawat mereka. Saya selalu mengingatkan mereka untuk menjalankan ibadah sesuai agama mereka sendiri, dan saya selalu ikut menemani, namanya juga masih anak-anak yang harus ditemani. Apakah saya juga berdosa? Mau iya mau enggak saya TIDAK PERDULI, yang saya tahu saya bertanggung jawab untuk merawat mereka.

Banyak manusia yang sok suci, sebentar-sebentar mengatakan itu dosa, itu najis itu haram. Giliran mojok sama ceweknya lupa sama yang namanya dosa. Makan babi haram tapi giliran uang sogokan, uang jago digarukk teruss 😀