Bukti Terbaru Neil Armstrong Mendarat Di Bulan

Benarkah Neil Armstrong, Manusia pertama yang benar-benar pernah mendarat di Bulan? Berbagai Teori Konspirasi Moon Landing Neil Armstrong mulai diperdebatkan ada yang menganggap bahwa kisah pendaratan manusia ke bulan hanyalah berita hoax, berita kebohongan Nasa Amerika Serikat memalsukan pendaratan di bulan yang kala itu dijamannya sedang perang dingin dengan negara persatuan Uni Soviet. Kebenaran teori-teori konspirasi yang ada, hanya bersumber dari ulah satu orang yaitu Bill Kaysing yang menerbitkan sebuah buku We Never Went To The Moon, America’s Thirty Billion Dollar Swindle.

Jadi, jangan sampai udah tahun 2015 tapi masih aja gak percaya bukti neil amstrong pernah mendarat di bulan? Hellow! Peristiwa ini bukanlah suatu keberhasilan bangsa Amerika Serikat semata tapi lebih kepada keberhasilan akan kemajuan teknologi IPTEK seluruh umat manusia dimuka bumi ini. Neil Amstrong berkata “That’s one small step for a man, one giant leap for mankind.” Sebuah langkah kecil bagi seorang manusia, sebuah lompatan besar bagi seluruh umat manusia.

Bukti Terbaru Neil Amstrong Mendarat Di Bulan

Pada saat peluncuran misi Apollo 11 milik Amerika Serikat, ada sekitar 3.500 wartawan dari seluruh dunia di Kennedy Space Center yang mengikuti proses peluncuran hingga pendaratan di bulan sampai kembali lagi ke bumi, bagaimana cara NASA menipu wartawan sebanyak itu?

Lagipula, lebih dari 400.000 karyawan bekerja pada proyek Apollo 11 hampir 10 tahun. Bagaimana NASA menipu karyawan sebanyak itu? atau bagaimana NASA bisa mengajak 400.000 orang itu untuk berkomplot memalsukan pendaratan di bulan?

Bill Kaysing dan Presiden Kennedy sama-sama menatap bulan pada malam hari. Sambil menatap bulan, Kaysing berkata dalam hatinya, “Diluar jangkauanku” Sedangkan Kennedy berkata dengan lantang, “Kita akan menyentuh permukaannya!”. Sanggahan perdebatan ini sengaja ditampilkan dalam gaya tanya jawab yang disertakan bukti gambar agar lebih mudah membaca dan mencerna uraian dibawah ini :

 

X : Penganut Teori Konspirasi Pendaratan Bulan yang Ngotot Moon Landing cuma Hoax
Y : Orang yang mempercayai Apollo 11 Neil Armstrong benar-benar mendarat di Bulan 
 
Pertanyaan 1, Mana Bintang nya? 
 
 
X: Coba perhatikan gambar diatas, mengapa tidak ada bintang pada gambar yang diambil para astronot dari permukaan Bulan. Logikanya tanpa atmosfer otomatis langit Bulan menjadi gelap. Jika demikian tentunya pengamat bisa melihat objek-objek terang seperti bintang. 
 
Y: Penjelasan pada langit Bumi, partikel2 atmosfer Bumi akan menghamburkan cahaya matahari pada panjang gelombang biru, sehingga langit siang hari pun tampak biru. Berbeda dengan Bulan, yang hampir dapat dikatakan tidak memiliki atmosfer sehingga langit senantiasa gelap, baik siang maupun malam. Jadi, jika kita berada di Bulan, tentunya bintang akan selalu terlihat. Tetapi kenapa tidak terekam dalam gambar yang diambil Apollo?

Dalam foto itu, sebenarnya bintang tersebut ada, namun terlalu redup untuk ditangkap kamera. Kamera dan film yang digunakan oleh para astronot disetel untuk mengambil gambar-gambar kegiatan di Bulan. Exposure timenya diatur sedemikian rupa agar dapat merekam kondisi permukaan Bulan yang terang dan JELAS, bukan untuk mengambil gambar objek-objek lemah pada langit latar belakang. 

 
Pertanyaan 2, Objek yang seharusnya terlihat gelap? 
 
 
X: Pada beberapa foto, seperti seorang astronot yang turun dari Lunar Lander, harusnya astronot itu tidak terlihat sama sekali karena tertutup oleh Lunar Lander, namun foto tesebut malah menunjukkan detail yang luar biasa jelas. Bukankah ini bukti bahwa foto tersebut palsu ? 
 
Y: Jawabannya sederhana. Karena permukaan bulan memantulkan cahaya dan cahaya ini memberikan penerangan tambahan terhadap objek. Diperkirakan permukaan bulan merefleksi cahaya sebesar 340 lumens per kaki persegi. Ini ekivalen dengan lampu pijar seterang 35 watt. Cahaya ini akan merefleksi kepada hasil pemotretan. Selain jawaban atas pertanyaan-pertanyaan diatas, ada argumen-argumen lain yang mendukung kebenaran pendaratan di bulan.

Misalnya, NASA tidak hanya sekali mengirimkan manusia ke bulan. NASA mengirim Apollo 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17 menuju bulan. Apollo 13 gagal mendarat namun berhasil pulang dengan selamat (mungkin anda sudah pernah melihat filmnya). Apabila NASA memalsukan pendaratan Apollo 11, mengapa mereka harus mengirim misi lagi hingga Apollo 17. Padahal setelah Apollo 11, ketertarikan manusia terhadap bulan sudah berkurang jauh. Banyak orang yang percaya Moonhoax theory mengatakan mengapa setelah Neil Armstrong tidak ada lagi pendaratan ke bulan. Ini adalah pernyataan yang menyesatkan.

Sesungguhnya Total astronot yang mendarat dan berjalan kaki di bulan ada 12 astronot (2 astronot untuk masing-masing Apollo). Setelah 1972 tidak ada lagi misi ke bulan karena Amerika mengalami beberapa kali resesi yang menyebabkan anggaran NASA dipotong oleh pemerintah Amerika. 

 
Pertanyaan 3, Mengapa ada batu dengan huruf ‘C’ diatasnya? 
 
 
X: Foto dari misi Apollo 16 menunjukkan sebuah batu dengan huruf “C” diatasnya. Apakah ini mungkin adalah tanda properti studio ?

Y: Pertanyaan ini telah diselidiki dan dijawab oleh sebuah web yang menginvestigasi anomali bulan. Huruf C itu adalah akibat sehelai rambut yang tersangkut di kertas ketika foto itu diproses. Foto sama yang diproses berikutnya tidak menunjukkan huruf itu. Para pemercaya teori konspirasi mengambil foto ini dan menjadikannya senjata untuk menyerang NASA. 

 
Pertanyaan 4, Mengapa bayangan mengarah ke arah yang berbeda-beda? 
 
 

Foto diatas menunjukkan bayangan batu dan wahana Lunar Lander mengarah ke arah yang berbeda.

 
X: Pada foto-foto pendaratan di bulan, beberapa foto menunjukkan arah bayangan yang tidak seragam. Ini menunjukkan adanya lebih dari satu sumber pencahayaan, seperti di sebuah studio. Bukankah matahari adalah satu-satunya sumber cahaya di bulan? 
 
Y: Permukaan bulan ditutupi oleh kawah, batu-batuan dan gundukan-gundukan, bukan permukaan yang rata. Karena itu cahaya yang menyentuh permukaan yang tidak rata itu akan terlihat membelok ke segala arah, tergantung kondisi permukaannya. Jika permukaannya naik, maka bayangan akan terlihat lebih pendek, jika permukaannya menurun, maka bayangannya akan memanjang.

Jika kita memotretnya dari arah atas, tegak lurus, maka bayangannya akan terlihat mengarah ke arah yang sama. Namun karena foto diambil bukan dari atas, maka bayangannya akan terlihat menuju ke arah yang berbeda-beda. Lihat contoh foto dibawah ini. Lagipula Jika NASA memalsukannya dengan membuat rekaman di studio yang memiliki lebih dari satu sumber cahaya (lampu studio), maka bayangan satu objek akan muncul lebih dari satu.

 
 
Lagipula Jika NASA memalsukannya dengan membuat rekaman di studio yang memiliki lebih dari satu sumber cahaya (lampu studio), maka bayangan satu objek akan muncul lebih dari satu.
 
Pertanyaan 5, Ditemukan Jejak kaki Edwin Aldrin? 

X : Edwin Aldrin meninggalkan jejak kaki yang begitu sempurna seakan-akan permukaan bulan memiliki debu tanah yang bercampur air. Apabila permukaan bulan kering, bagaimana mungkin Jejak itu terbentuk begitu sempurna, apalagi gravitasi bulan hanya 1/6 bumi. Orang seberat 200 kg pun tidak akan dapat meninggalkan jejak seperti itu. 
 
Y : Debu bulan terdiri dari partikel-partikel yang terbentuk dari tabrakan-tabrakan dengan asteroid dan mikrometeorit. Setiap partikel membentuk debu yang memiliki permukaan kasar dan bergerigi. Ini menyebabkan jejak kaki dapat terbentuk dengan baik tanpa air. Lagipula, sebagian besar permukaan bulan terdiri dari silika, materi unik yang dapat lengket satu sama lain dan membentuk rantai molekular panjang.

Baca juga  Death Zone! Zona Kematian di Puncak Gunung Everest yang Mengerikan

Di bumi, Jejak seperti itu tidak dapat tercipta karena ada proses oksidasi, dimana oksigen akan segera mengisi serpihan rantai molekular, namun di bulan, tidak ada oksigen sehingga jejak kaki yang sempurna dapat tercipta. 

 
Mengenai berat dan gravitasi, memang berat di bulan akan menjadi 1/6 berat di bumi. Tapi kita tahu bahwa MASSA selalu sama dimanapun di seluruh jagad (Rumus Newton, weight = mass x gravity). Inilah yang menyebabkan Aldrin dapat membuat jejak seperti itu.
 
Pertanyaan 6, Mengapa Benderanya dapat berkibar seperti tertiup Angin?

 
X : Mengapa bendera bisa berkibar ditempat yang hampa udara seperti bulan. Logikanya,bendera dapat berkibar apabila ada angin, karena hanya udara yg bergeraklah yg dapat mengibarkan bendera. 
 
Y : Sesungguhnya pertanyaan ini agak aneh. Bagaimana caranya kita bisa melihat sebuah bendera berkibar dari sebuah foto? Jawaban atas pertanyaan ini begitu gampang. NASA telah memikirkannya. Mereka menginginkan sebuah foto yang heroik dengan bendera Amerika yang terlihat dengan jelas, jadi mereka memasang sebuah pipa horizontal kecil di atas tiang. Hal ini menyebabkan tiang bendera tersebut berbentuk huruf L terbalik. Bendera itu tertahan oleh pipa horizontal dan kerutan pada bendera menciptakan efek berkibar. 
 
Coba lihat foto dibawah ini. Foto pertama menunjukkan tangan Aldrin yang sedang memberi hormat terhadap bendera Amerika. Anda bisa melihat ujung jarinya menyembul sedikit di depan helmnya. Pada foto kedua, tangannya sudah diturunkan. Sembulan di depan helm sudah tidak terlihat. Tapi posisi bendera dan kerutannya sama. Itu artinya bendera tidak berkibar.
 
 
 
Pertanyaan 7, Mana Kawah yang diakibatkan oleh Wahana NASA? 

X : Pada foto yang lain, tidak tampak adanya lubang bekas semburan roket (kawah) pada lokasi pendaratan. Untuk roket seukuran Apollo seharusnya semburannya dapat menimbulkan lubang yang besar pada permukaan Bulan. Jadi, bagaimana bisa roket mendarat mulus tanpa membekaskan jejak besar? 
 
Y : Untuk melakukan sebuah pendaratan tentu tidak dilakukan dengan kecepatan tinggi tapi dengan kecepatan yang diperlambat. Tidak ada satu orangpun yang memarkirkan mobilnya dengan kecepatan 100 km/jam. Hal yang sama berlaku juga pada Apollo 11. Semburan roket memiliki dorongan 5000 kg, tetapi roket tersebut diperlambat sampai sekitar 1500 kg saat mendekati permukaan.

Dengan diameter pipa pengeluaran roket sebesar 54 inci (dari Ensiklopedia Astronautica), dan ukuran roket sekitar 2300 inci persegi, semburan roket hanya menimbulkan tekanan sekitar 0.75 kg /inci persegi. Tekanan sebesar ini tidak akan sampai menimbulkan jejak lubang yang besar. 

 
Hasil foto-foto yang diambil di Bulan juga memperlihatkan adanya bayangan yang kurang gelap. Obyek yang seharusnya gelap karena berada dalam daerah bayangan, tetapi dalam foto dapat jelas terlihat, termasuk tulisan di sisi pesawat. Jika Matahari merupakan satu-satunya sumber cahaya, dan tidak ada udara yang dapat menghamburkan cahaya, seharusnya bayangan yang terjadi sangat gelap.

Sebuah persepsi yang salah. Memang ini bukan di Bumi dan cahaya Matahari tidak dapat dihamburkan dalam kondisi hampa udara. Tapi di Bulan masih ada sumber cahaya lain yang berasal dari Bulan sendiri. Debu di Bulan memiliki sifat yang khas: yaitu memantulkan kembali cahaya ke arah sumber cahaya berasal. 

 
Pertanyaan 8, Transmisi suara tidak ada jedanya sama sekali? 
 
X : Transmisi suara dari bulan ke bumi kok gak ada jedanya sama sekali, padahal mustinya kira-kira 5 detik, baru sampai ke bumi? 
 
Y : Transmisi audionya sebenarnya ada jedanya. Antara suara dari bulan dan konfirmasi dari bumi tidak ada jeda. Itu jelas karena transkrip tersebut dicatat dari bumi. Contohnya pada potongan transkrip berikut : 
 
1.102:41:12 Duke: Eagle, you’ve got 30 seconds to P64 
2.102:41:19 Aldrin: Roger. (Pause) 
3.102:41:27 Duke: Eagle, Houston. Coming up 8:30; you’re looking great. (Pause) 
4.102:41:35 Armstrong: (Garbled) 64. 
5.102:41:37 Duke: We copy. (Long Pause) 
 
Coba liat antara line 1 dan 2, ada 7 detik berlalu setelah mission control (Duke) memberikan informasi sampai terdengar konfirmasi dari Aldrin, waktu yang lebih dari cukup untuk gelombang elektromagnetik merambat ke bulan dan kembali lagi ke bumi. (jarak bumi ke bulan sekitar 360 ribu km, kecepatan cahaya sekitar 300 ribu km/s bolak balik cukup sekitar 2,4 detik saja).

Tapi coba perhatikan hanya ada 2 detik berlalu setelah informasi dari Armstrong dan konfirmasi dari mission control waktu yang juga lebih dari cukup untuk gelombang suara merambat dari speaker mission control ke telinga Duke lalu merambat dari mulut Duke ke mic dihadapannya. 

 
Pertanyaan 9, Masalah sabuk Radiasi Van Allen (Van Allen Belts) 

X : Untuk mencapai bulan, astronot harus melewati Sabuk Radiasi Van Allen, yang bisa menghasilkan jumlah radiasi cukup fatal, bagaimana mungkin mereka dapat selamat? 
 
Y : Radiasi adalah hal yang tidak terlalu diperhatikan NASA sebelum penerbangan pertama, namun mereka memenginvestasikan jumlah yang cukup besar untuk penelitian ini dan menentukan bahwa resikonya minimal. Apollo memerlukan satu jam untuk melewati sabuk radiasi untuk berangkat dan kembali lagi.

Total radiasi yang diterima astronot sekitar satu rem. Orang akan mengalami kesakitan pada radiasi 100-200 rem, dan kematian pada radiasi 300+ rem. Jelas dosisnya memiliki rentang yang sangat jauh untuk dianggap beresiko. 

 
Pertanyaan 10, Tidak akan pernah ada foto yang berhasil diambil? 
 
X : Tidak akan ada foto yang bisa diambil di bulan, sebab film akan meleleh pada suhu 250°F. 
 
Y : Film yang biasa akan segera meleleh jika di ekspos pada suhu 250°F, bagaimanapun film yang digunakan bukan film biasa, dan tidak pernah diekspos pada temperatur sekian. Astronot Apollo menggunakan film tranparansi khusus yang didisain spesifik, di bawah kontrak NASA, untuk lingkungan yang tidak ramah misal di Bulan. Menurut Kodak, film akan mulai melemah pada 200°F, dan tidak akan meleleh sampai pada suhu 500°F.

Kamera juga diproteksi didalam casing spesial yang didisain agar tetap dingin. Situasi di Bulan yg hampa udara sangat berbeda dengan misal di dalam oven. Tanpa konveksi dan konduksi, metode yang mungkin untuk transfer panas hanyalah radiasi. Panas radiaktif bisa dialihkan secara efektif dengan membungkus material menggunakan permukaan reflektif, biasanya material putih. Casing dari kamera sama juga seperti seragam astronot,putih. 

Baca juga  Nuclear football Tas Hitam Pemicu Perang Dunia 3
 
Selain itu, para astronot membawa sampel batu bulan seberat 382 kilogram dengan lebih dari 2.000 sampel yang terpisah. Sampel-sampel itu saat ini diteliti oleh para ilmuwan diseluruh dunia. Adalah mustahil NASA mampu membuat batu bulan tiruan mengingat batu bulan memiliki karakteristik unik dimana ia terbentuk di lingkungan tanpa oksigen.

Hingga saat ini, hanya ada 25 sampel meteorit bulan yang dimiliki (diluar 382 kg sampel yang dibawa pulang astronot). Dan batu tersebut telah dibandingkan dan ternyata memiliki karakteristik yang sama. Suatu bukti yang tidak dapat dibantah bahwa manusia benar-benar pernah pergi ke Bulan, yaitu batu-batu bulan yang dibawa dengan berat total 382 Kg, yg telah diperiksa oleh ratusan ahli geologi dari seluruh dunia.

Batuan Bulan yang berhasil dibawa para awak Apollo Batuan-batuan ini memiliki karakteristik yang sama dengan batuan bulan yg ditemukan di pesawat ruang angkasa Rusia tanpa awak. Yang perlu diketahui bahwa batuan bulan itu sangat aneh,diantaranya : 
 
1. Karena hanya mengandung sedikit air 
2.(lihat gambar ke-2 batu bulan) Karena sering terkena sinar kosmis selama jutaan tahun di permukaan bulan yang hampa udara,maka terbentuklah lubang-lubang aneh dipermukaannya. 
3. Batuan bulan sangat berbeda dengan batuan bumi, dan tidak dapat dipalsukan dengan teknologi terbaru apapun.

Untuk menghasilkan batuan bulan palsu, setidaknya kita harus melumatkannya dengan tekanan 1.000 atmosfer dan memanasinya dengan suhu 1.100 derajat celcius selama beberapa tahun. Kemudian, selagi tetap berada dalam tekanan, dinginkan perlahan selama beberapa tahun lagi. Betapa konyolnya NASA jika harus bersusah payah melakukan hal ini semua, betul tidak tidak?

Pertanyaan 11, Latar Belakang yang sama 

X : Dua video klip menunjukkan dua bukit yang sama persis. Padahal NASA mengatakan bahwa dua klip itu diambil di dua lokasi yang berbeda.

Y : Ini adalah sebuah kesalahan yang dilakukan oleh pemercaya teori konspirasi. Mereka mengambil klip tersebut dari film dokumenter yang ditayangkan di TV. Film dokumenter tersebut ternyata menggunakan klip yang salah. Kesalahan ini ditayangkan di TV dan klipnya diambil oleh para pemercaya teori konspirasi.

Pertanyaan 12, Tanda Crosshair yang menghilang di foto

X : Pada beberapa foto, terlihat “crosshair” menghilang di belakang objek. Seakan-akan NASA memanipulasi foto tersebut.

Y : Cross hair adalah tanda plus yang biasa terlihat di lensa kamera atau video untuk menunjukkan posisi tengah. Beberapa foto yang menunjukkan crosshair menghilang di belakang benda dapat dijawab dengan mudah.

Jawabannya adalah resolusi kamera. Pencahayaan yang intens dengan resolusi kamera yang rendah menyebabkan crosshair menghilang ketika menyentuh benda terang. Ini adalah gejala umum dalam teknik fotografi. Foto NASA yang diproses dengan resolusi tinggi, tentu saja crosshair-nya tidak menghilang.

Masih belum Percaya juga Manusia Pernah Mendarat Ke Bulan?

Seberapa jauh jarak Bumi ke Bulan dan dengan cara apa manusia bisa mengukurnya secara akurat?

Jarak paling dekat adalah 363,104 km dan jarak paling jauh adalah 405,696 km hal ini didapatkan lewat “Lunar Laser Ranging Experiment” (gambar diatas) alat buat ngukur jarak bumi-bulan dipasang waktu apollo 11, 14 dan 15 ke bulan dan nanti kalo mau ngukur jarak bumi bulan tinggal tembakin itu laser dari bumi.

Pertanyaan terakhir, Kenapa US tidak mengirim manusia lagi ke bulan? 

Ini semua masalah budget uang anggaran negara yang terbatas.
Pada taun 1969, NASA ngeluarin perincian biaya buat project apollo
Apollo spacecraft: $7,945.0 million
Saturn I launch vehicles: $767.1 million
Saturn IB launch vehicles: $1,131.2 million
Saturn V launch vehicles: $6,871.1 million
Launch vehicle engine development: $854.2 million
Mission support: $1,432.3 million
Tracking and data acquisition: $664.1 million
Ground facilities: $1,830.3 million
Operation of installations: $2,420.6 million.

Totalnya adalah $23.9 billion (23.9 miliar dollar), dan setelah diitung lagi pada tahun 1973, ternyata final cost dari project apollo adalah $25.4 billion, bayangin aja taun 1969 buat nerbangin 1 roket saturn V aja biayanya 375 juta dollar.

Pada taun 2009 NASA menggelar simposium buat ngitung estimasi, kira2 itu project apollo kalo diitung pake duit sekarang bakal ngabisin seberapa banyak sih ?

Jawabannya adalah $170 billion dollar (kira2 1931 triliun rupiah) perincian biaya sudah termasuk penelitian dan pengembangan dari program tersebut, 15 roket saturn V, 16 command/service modules, 12 lunar modules, ditambah program support dan biaya management, bikin fasilitas buat project tersebut, dan tentunya biaya dari flight operations tersebut.

Dan pada 2018 nanti james webb space telescope rencananya bakal diluncurin buat gantiin si hubble telescope) yang ngitung estimasi buat program ke bulan itu bakal ngabisin sekitar $20 billion.

Total Perjalanan Misi Pendaratan Di Bulan

Neil Amstrong Mendarat Di Bulan

Total dari 17 misi, ada 6 misi yang berhasil mendarat di bulan dan jumlah orang yg pernah jalan di bulan itu ada 12 orang dan ada 12 orang juga yang berhasil mengorbit bulan tapi ga turun, alias cuma nongkrong di pesawatnya aja, boleh di cek dari segala sumber di dunia manapun.

Tentang Moon Landing ini jangan dilihat secara subjektif, tapi liat secara objektif, liat jangan berdasarkan USA atau Sovietnya tapi berdasarkan sisi umat manusia dan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan secara scientific. Berpikir terbuka jangan selalu berpatok dengan teori konspirasi ga bakal bikin maju umat manusia, karena teori-teori konspirasi kaum skeptis cuma liat kesalahan-kesalahan yang bisa digali tanpa disertai bukti konkrit dan tidak melihat dari sisi positifnya secara scientific untuk memajukan umat manusia.

Kalau manusia ga pernah ke bulan, jaman sekarang manusia ga mungkin bisa bangun international space station, bikin drone, ngirim drone ke mars, kirim satelite ke bulan dan gak bakal ada penelitian-penelitian tentang pengaruh zero gravity terhadap manusia. Nah klo mereka aja selalu berpikir kalo hal itu ga mungkin, gimana mau melakukan sesuatu hal yang lebih dari hal itu lagi?

Bukankah penemuan pesawat pada jaman dahulu juga dianggap mustahil kalau manusia dapat terbang melintas diatas langit, sama halnya dengan transplantasi jantung, bayi tabung, komunikasi telepon sampai Internet yang dapat kita nikmati sekarang. Dan bukanlah suatu hal yang aneh dan tak mungkin bila suatu saat nanti manusia akan benar-benar bisa hidup dan tinggal di bulan. Baca Juga Berita Hoax Neil Armstrong Mendengar Suara Adzan Di Bulan.

Kisah Nyata Reinkarnasi Manusia, Bukti Kelahiran Kembali
Misteri Cinta Selene, Sang Dewi Bulan Mitologi Yunani

 

source
kaskus.co.id_Inilah Bukti Neil Amstrong Benar-benar Mendarat Di Bulan (kaskuser tukangkertas) via ikhwanesia.com_Inilah Bukti Neil Amstrong Benar-benar Mendarat Di Bulan
enigmablogger.com_Apakah NASA Memalsukan Pendaratan Di Bulan?
kaskus.co.id_Udah Tahun 2014 Tapi Masih Ga Percaya Manusia Pernah Ke Bulan Sini Masuk Biar Pinter (kaskuser NewB|eZ)
space-01.blogspot.com

nationalgeographic.com_Apollo Moon Landing Hoax Pictures 
badastronomy.com_Fox TV and The Appolo Moon Hoax