3 Hewan yang Bernapas dengan Paru-paru bawah

Ketika bernapas dengan insang, paru-paru, kulit, trakea sudah terlalu dianggap mainstream. Hewan-hewan ini justru bernapas pakai paru-paru bawah alias bokong (kloaka) mereka. Memangnya bisa? Ya bisa dong, emang udah dari sananya kali. Dan mereka bukanlah jenis hewan langka yang sangat jarang kita temui di dunia ini, satu diantaranya tanpa kamu sadari pernah berperan penting di masa-masa kecil kamu, yaitu capung. 
Tahu sendirikan keampuhan si capung, konon kalau anak kecil yang susah berhenti ngompol. Katanya akan berhenti ngompol bila pusarnya digigit capung. Ok lanjut terus yah, Mengutip dari merdeka.com, berikut 3 hewan yang bernapas dengan paru-paru bawah alias bokong.
1. Teripang
Timun laut, hewan invertebrata Holothuroidea atau juga dijuluki di Indonesia sebagai Teripang (trepang) ini dalam dunia kesehatan sangat terkenal khasiatnya untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Ada berbagai macam jenis teripang diantaranya teripang koro, teripang putih, teripang pandan, teripang dongnga dan teripang emas. 
3 Hewan yang Bernapas dengan Paru-paru bawah
Meski satu sama lain memiliki bentuk dan warna yang sedikit berbeda, tapi mereka sama-sama kompak bernapas pakai paru-paru bawah. Hal ini disebabkan oleh karena Teripang mempunyai cabang saluran pernafasan dan kantung paru-paru yang terletak dibagian pembuangan kotoran yakni didalam anus.
Ketika terjadi sirkulasi pernafasan, hewan teripang akan menyedot air secukupnya dan mengalir masuk ke kantung paru-paru. Saat air sudah berada di dalam kantung, kemudian si Teripang akan menyaring air tersebut untuk mendapatkan kandungan udara oksigen. Setelah puas menghirupnya ia pun akan membuang air tersebut, kemudian memulai lagi proses sirkulasi baru. 
Begitu menariknya fungsi aaanuus sebagai alat pernafasan tripang, sampai-sampai Ikan Jenis Pearlfish menjadikan anus si Teripang sebagai rumah alias tempat berlindung dirinya. Emang dasar aji mumpung, ia pun memanfaatkannya juga untuk mencari zat-zat makanan yang didapatkan dari kotoran si Teripang.
2. Penyu dan Kura-kura juga Memakai Pantat untuk Bernapas
Hewan yang bernapas dengan paru-paru bawah bin bokong aka kloaka kedua adalah Kura-kura Fitzory dari Australia. Anehnya, bukan hanya berfungsi sebagai alat pernafasan, Kura-kura Fitzory juga memakainya untuk bertelur sekaligus sebagai pembuang kotoran. 
Pada saat dipakai untuk bernafas, kura-kura berleher panjang ini akan menyedot air ke dalam anus dan meneruskan masuk ke bursa (kantung pernafasan). Kemudian sama halnya seperti Teripang, ia pun akan menyaring udara yang sudah tersimpan di dalam aaanusss. 
Photo: Copyright aqua.org
Tidak tanggung-tanggung, 70 persen kebutuhan oksigen buat Kura-kura Fitzory dipasok dari aaanusssnya langsung. Sehingga tak aneh bila Kura-kura Fitzory dijuluki sebagai salah satu hewan penyelam terbaik di dunia. Ia mampu menyelam selama 21 hari dikedalaman air tanpa butuh sama sekali keluar dari air. 
Sahabat kejadiananeh.com sebenarnya bukan hanya Kura-kura Fitzory saja yang memakai paru-paru bawah untuk bernafas, Penyu pun juga sama. Mereka akan menggunakan Gill, alat bantu pernafasan berupa kulit tipis yang terletak pada Aanusss (kloaka) terutama ketika sedang menyelam di kedalaman air.  
Dan saat mereka sudah berada di darat akan bernafas normal lagi dengan paru-paru yang terdapat dibawah tempurungnya. 
Tapi awas yah gak semua jenis kura-kura ataupun penyu bisa bernafas dan bertahan hidup di dalam air, takutnya nanti kura-kura kesayangan kamu nekat dijadikan uji coba yang ujung-ujungnya malahan matek. Baca juga 13 Hewan Hybrid Aneh Hasil Kawin Silang
3. Capung
Nah ini dia hewan legendaris yang paling ditakuti sama Si tukang ngompol. Capung juga menggunakan kloaka sebagai alat pernafasan. Untuk membuktikannya mudah sekali, pernahkah kamu melihat seekor capung sedang memasukkan ekornya ke dalam air? 
Hal ini dilakukan oleh mereka bukanlah buat gaya-gayaan. Seperti yang kita tahu, capung bertelur didalam air dan saat telur tersebut menetas, larva-larvanya (bakal bayi capung) akan tetap tinggal didalam air. 
Hewan yang Bernapas dengan Paru-paru bawah
Photo: Copyright grassrootslandscapes.net
Untuk bernapas, Si Larva alias bayi-bayi capung ini akan memakai sayap-sayap kecil yang terletak di ujung paru-paru bawahnya, sekilas mata melihat itu sayap padahal sebenarnya itu adalah fantadd alias bokong asli mereka. 
Cara menggunakannya sama seperti dengan Teripang ataupun Kura-kura Fitzory, memanfaatkan air yang masuk kedalam fantadd kemudian menyaring udara oksigennya.
Hebatnya, bukan hanya bisa dipakai bernafas. Air yang disemburkan lewat fantaddnya juga berfungsi sebagai penggerak tubuh, sehingga ia bisa berpindah tempat dengan cepat. Ibaratnya kayak NOS gitu deh yang sering dipakai buat mobil-mobil balap. 
Ok sahabat kejadiananeh.com seperti itulah kira-kira 3 hewan yang bernapas melalui paru-paru bawah. Semoga artikel ini cukup bermanfaat buat kamu, dan please jangan salah kaprah buat dijadikan bahan inspirasi, takut aja kamunya coba-coba di rumah apa bisa juga bernafas pakai paru-paru bawah alias fantaaadd juga hehehehe.