kejadiananeh.com

8 Vonis Hukuman Hakim Paling Aneh Sedunia

Terkadang, Hakim sebagai pemimpin Persidangan yang memberikan Hukuman bagi pihak-pihak bersengketa bisa saja janggal dalam menjatuhkan keputusannya. Seperti 8 vonis hukuman hakim paling aneh sedunia berikut ini. Contohnya dakwaan untuk mendengarkan musik rap selama 20 jam, memetik kapas selama sebulan bagi pelanggar lalu lintas. 
Bukankah semua keputusan Hakim itu terdengar nyeleneh, konyol dan tak lazim, tapi bagaimanapun kita harus tetap menghormati Integritas Hakim, apapun penentuan keputusannya demi nilai-nilai keadilan.
1. Mengirim Kartu Ucapan Minta Maaf selama 15 tahun
Seorang remaja pria 19 tahun dalam keadaan mabuk akibat minuman alkohol dan menghisap ganja sedang mengendarai Mobil Honda Civic miliknya. Saat diperempatan jalan, mobilnya menabrak keras mobil yang dikendarai oleh Tentara bernama Thomas JR. Dalam seketika mobil itu terbalik jatuh kebawah jembatan, Thomas sang pengendara yang naas sempat mendapatkan pertolongan kerumah sakit.

Foto Thomas JR (kiri), Andrew Gaudioso (kanan)

Vonis Hukuman Hakim Paling Aneh Sedunia

Dirinya sempat koma selama 4 bulan sebelum ia meninggal dunia. Atas kelalaian Andrew Gaudioso yang menyebabkan Thomas kehilangan nyawanya. Jaksa menuntut di muka pengadilan agar Hakim memberikan hukuman penjara selama 15 tahun. 
Anehnya,  orang tua Thomas melalui pengacaranya meminta kepada hakim agar remaja tersebut tidak dijebloskan ke dalam penjara. Dirinya hanya meminta agar Andrew membayar denda sebesar 815 dollar sebagai tanggungan untuk cucu dan menantunya serta mencabut izin SIM nya selama 5 tahun. 
Foto Ayah Almarhum Thomas JR, dibelakangnya anak dan Istri Thomas

Namun, hukuman tak seringan itu diberikan kepada Andrew, Hakim juga menambahkan agar Andrew setiap minggu wajib mengirimkan kartu ucapan maaf kepada keluarga Thomas setiap seminggu sekali selama 15 tahun. Bila ia sekali saja lalai tak mengirimkan surat, Hakim tak main-main untuk menjebloskannya ke penjara. 
Mungkin terdengar sangat aneh atas vonis Hakim tersebut. Namun menurutnya, Hukuman ini agar membuat Andrew sadar bahwa kelalaiannya sangat merugikan orang lain, terlebih untuk nasib istri dan anak yang ditinggalkan oleh almarhum.

2. Vonis Hukuman Aneh terhadap Penggemar Musik Rap
Percayakah kamu jika hobi mendengarkan musik rap juga bisa dijatuhkan hukuman, vonis hakim paling aneh kedua ini terjadi di negara Amerika Serikat. Andrew Vactor, seorang remaja pria penggemar berat musik rap di vonis denda sebesar 1,7 juta rupiah.

Alasannya, Hakim memberikan dakwaan terhadap pria berusia 26 tahun tersebut gara-gara dirinya menyetel lagu rap terlalu keras di tape mobilnya. Lucunya, salah satu anggota majelis Hakim yakni Susan Fornof Lippencott menawarkan denda yang lebih ringan sebesar 400 ribu rupiah, jika Vactor bersedia untuk mau mendengarkan musik klasik karya Beethoven, Chopin dan Bach. 

Vactor pun menyanggupi daripada harus membayar denda sebanyak itu. Namun baru saja 15 menit mendengarkan musik-musik klasik, Vactor sepertinya sudah tidak tahan lagi dan pengen muntah, akhirnya dia lebih memilih untuk membayar denda 1,7 juta rupiah.
3. Tuntutan Anak Manja Si Pengangguran Berat
Udah gede tapi masih minta duit sama emak dan bapak, waduh gak sekalian aja minta nenen kaya waktu masih bayi dulu. Sahabat kejadiananeh.com, kisah nyata ini terjadi di negara Spanyol, seorang remaja pria pengangguran berusia 27 tahun menuntut kedua orang tuanya ke muka pengadilan. 
Penyebabnya sepele, hanya gara-gara jatah uang jajannya dikurangi oleh orang tuanya. Dalam gugatan si anak manja, dirinya meminta kepada Majelis Hakim agar kedua orangtuanya wajib memberinya uang saku jajan setiap bulan sebesar 6,5 juta rupiah.

Namun bukannya mengabulkan keinginan anak durhaka tersebut, majelis Hakim malah memberikan vonis hukuman kepadanya yaitu, dirinya harus angkat kaki alias diusir dari rumah kedua orang tuanya dan mewajibkan dirinya untuk segera mencari pekerjaan agar tak lagi menjadi pengangguran berat. 

Tak main-main, Majelis Hakim akan menahan dan memberikan sanksi berat jika anak tersebut kedapatan masih tinggal dirumah orang tuanya selama batas tenggang 30 hari, terhitung sejak vonis hukuman Hakim dijatuhkan.

4. Awas, melanggar Lalu Lintas di Uzbekistan bisa disuruh memetik kapas
Meski pelanggaran lalu lintas bukanlah tergolong tindak pidana kriminal. Namun untuk di Uzbekistan jangan coba-coba, bila di Indonesia pak Polisi hanya menyita SIM atapun STNK. Di negeri tersebut para Mahasiswa, Guru dan Pegawai dijatuhi putusan hukum yang janggal oleh Hakim. 

Mereka diharuskan untuk memetik kapas selama sebulan penuh. Panen itu harus diselesaikan kalau SIM mereka ingin dikembalikan. Sahabat kejadiananeh.com, memiliki SIM di Uzbekistan tidaklah semudah memiliki SIM di Indonesia kalau hilang ya tinggal dibuat lagi. Membuat SIM disana sangat sulit, tidak bisa dibayar dan SIM juga berfungsi sekaligus, sebagai identitas pribadi seperti KTP.
5. Menggiring Keledai Keliling Kota selama seminggu
Pada tahun 2003, pernah terjadi kasus pencurian patung Yesus di Amerika Serikat. Pelaku pencurian patung Yesus tersebut adalah Jessica Lange dan Brian Patrick, sepasang remaja asal Fairport Harbor. 
Sialnya, Hakim dalam proses pengadilan mereka adalah Micheal A.Cicconetti yang terkenal sering menjatuhkan vonis hukuman paling aneh dan janggal terhadap para terdakwa.

Mereka pun harus bernasib sama, diberikan hukuman untuk berkeliling desa selama seminggu dengan menggunakan Keledai yang dipasangi poster bertuliskan, Maaf atas perbuatan kami yang brengsek itu!
Selain itu mereka juga harus mengganti Patung Yesus yang telah mereka curi, dan menjalani rehabilitasi narkoba selama 45 hari.

6. Menjalani Kebaktian selama 10 tahun di Gereja
Perbuatan Tyler Alred, cowok Abg 17 tahun yang membuat temannya meninggal akibat dirinya mengendarai Mobil dalam keadaan mabuk tak membuatnya ia terkena hukuman penjara. Mike Norman, Hakim negara bagian Oklahoma di Amerika Serikat tak menjebloskan sama sekali Tyler ke penjara.

Dirinya hanya menghukum Tyler untuk menjalani kebaktian di Gereja selama 10 tahun. Alasannya demi masa depan Tyler yang harus menyelesaikan sekolahnya. Tentu saja meski hukuman ini terbilang ringan, Tyler harus wajib lapor setiap akhir minggu datang ke Kepolisian. Dan ia harus mendapat pengawasan ketat dari keluarganya, memakai gelang anti narkoba dan alkohol.
7. Kasus Pencuri yang dihukum jadi Gelandangan
Tak kalah aneh dan konyol dengan kasus diatas. Nathan Smith, seorang pria yang ketahuan mencuri uang sumbangan buat donasi orang gelandangan dan pengemis juga tak dipenjara oleh Hakim atas perbuatannya.

Dirinya hanya dihukum untuk menjadi seorang pengemis jalanan selama seminggu. Mungkin hukuman ini agar membuat ia jera, dan tahu bagaimana rasanya menjadi seorang pengemis yang hidup serba kekurangan.

8. Kasus Aneh Pacaran yang Berbuntut Pernikahan
Josten Budy terlibat baku hantam dengan seorang pria yang tak lain adalah mantan dari kekasihnya. Pemicu perkelahian memang diawali oleh pria tersebut yang bercerita hal-hal jelek tentang kekasihnya, Elizabeth Jaynes. Merasa tersinggung, akhirnya Josten memukul rahang wajah pria tersebut berkali-kali sampai ia pingsan.

Foto Hakim Randall Rogers

Kasus penganiayaan ini berlanjut sampai ke pengadilan dan ujung-ujungnya memicu kontroversi publik atas vonis hukuman yang dianggap paling aneh dari Hakim. Jadi ceritanya begini sahabat kejadiananeh.com. 
Hakim Randall Rogers yang memimpin persidangan di Pengadilan Texas, memberikan pertanyaan sederhana kepada Josten Budy sang terdakwa, seberapa istimewa Elizabeth dimata dirinya. Josten tanpa ragu memberikan jawaban bahwa ia sangat mencintai Elizabeth dan ia sudah menjalin hubungan yang cukup serius. 
Setelah mendengar jawaban dari Josten, Hakim pun akhirnya menjatuhkan keputusannya bahwa Josten harus menikahi kekasihnya, kalau ia berani menolak ia akan dihukum penjara selama 15 hari dan tentunya akan kehilangan pekerjaannya.

Foto Josten Budy dan Kekasihnya Elizabeth Jaynes

Vonis Hakim Paling Aneh

Mendengar vonis hukuman aneh dari Hakim paling konyol sedunia ini, Elizabeth dan Josten seketika wajahnya memerah menahan malu, karena banyak para peserta di pengadilan yang tertawa keras mendengar vonis aneh tersebut. 
Seakan tak ada pilihan, daripada dipenjara dan harus kehilangan pekerjaan, Josten pun akhirnya memilih untuk menikahi sang kekasih dan meminta tenggang waktu 18 hari, untuk mencari tanggal baik pernikahan kepada sang Hakim aneh.