kejadiananeh.com

Hoax Pelaku Bom Kampung Melayu Mantan Polisi dan Katanya Rekayasa

Disaat Indonesia sedang berduka akibat serangan teroris masih saja ada orang yang seenaknya bikin berita hoax kalau Bom kampung melayu, Jatinegara – Jakarta Timur adalah rekayasa, bahkan fitnah yang paling keji datang dari pria pecundang bernama Ahmad Zuhud Permas, dirinya mengatakan kalau pelaku bom bunuh diri di kampung melayu tersebut adalah Rinton Girsang, mantan Polisi yang dulunya bertugas di Pontianak, Kalimantan Barat.

bom kampung melayubom bunuh diri kampung melayu

Yups gak mengada-ngada dan bukan fitnah, dalam caption foto yang ia tampilkan di laman instagram serta Facebook pribadinya, dengan seenak udelnya si Ahmad Zuhud ini memberikan keterangan tulisan dibawah foto ex Polisi Rinton Girsang, yaitu “Duh..Ini toh pelaku bom bunuh diri terminal kampung melayu Jaktim…Sepertinya orang ini dimanfaatkan karena faktor ekonomi dan masalah yang tak kunjung usai. Benarkah..Hanya bisa berkata entahlah”

Perbandingan Wajah Ex Polisi Rinton Girsang dengan Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu yang saya ambil dari instagram @thenewbikingeregetan

Hoax Pelaku Bom Kampung Melayu Mantan Polisi

Lihat baik-baik apakah sama foto Polisi Rinton Girsan dengan wajah pelaku Bom Bunuh diri, yang jelas-jelas adalah DUA PRIA BERBEDA!!

Bahkan postingan sebelumnya si Ahmad Zuhud Permas ini juga tak kalah konyolnya, “Malam ini, Rabu (24/5/2017) terjadi bom bunuh diri di terminal kampung melayu Jakarta Timur, saya hanya berharap semoga tidak ada bom bunuh diri lagi apalagi salah sasaran. Nyawa melayang, anak istri ditinggal, sia-sia belaka tanpa dapat apa-apa”. Haa salah sasaran?? Maksudnya sasaran yang tepat itu dimana?

rekayasa bom bunuh diri

Miris banget ya lihat kelakuan orang kaya gini, dan setelah ditelusuri banyak banget postingan-postingan dirinya yang mengujarkan kebencian dari rasis sampai mengkritik kejam pemerintahan Jokowi tanpa berdasarkan bukti – bukti yang akurat. Salah satu contohnya ini;

Ahmad Zuhud Permas

Apa akun Ahmad Zuhud Permas ini fake alias cloningan, gak beneran kok orangnya, sudah disamain instagram dengan akun Facebook pribadinya.. Nih foto-foto si pecundang;

Foto Ahmad Zuhud Permas

Ahmad Zuhud Permas

Ibarat satu bapak lain babu, mirip serupa dengan kelakuan si Ahmad Zuhud Permas, ada juga pria bernama Ahmad Bin Alwi Alatas yang menganggap ledakan bom bunuh diri di kampung melayu ini adalah settingan, rekayasa karena si Ahmad ini bilang Detik.com sudah memberitakan peristiwa bom bunuh diri ini 5 menit sebelum kejadian, sedangkan situs BBC bahkan sehari sebelumnya?

Bagi dia ini sangat tak masuk akal dan pasti ada rekayasa dari mamarika, rhemason, wahyudi dan antek-anteknya. Dan gara-gara ulah ngehek dia ini juga sekarang banyak media abal-abal yang meneruskan postingannya dan endingnya melakukan penggiringan opini di masyarakat.

Mereka yang Bilang Bom Kampung Melayu Rekayasa

Emang begini nih kelakuan manusia kremian kalau dari kecil gak pernah dikasih minum obat cacing, jadi sok tahu!! Pada setiap website, termasuk web saya seringkali ada perbedaan jam dan tidak sesuai dengan jam Real di dunia nyata. Intinya suka-suka yang punya web sajalah mengaturnya. Saya juga bisa membuat artikel yang sedang kamu baca saat ini muncul dengan catatan waktu 1 bulan sebelumnya, padahal sih search engine Google gak bisa dibohongi. Tapi versi Google kadang-kadang juga suka aneh, sudah diposting beberapa hari disitu masih hitungan jam Gerrr.

Foto Ahmad Bin Alwi Alatas

Ahmad Bin Alwi Alatas

Postingan asli dari si Ahmad Bin Alwi Alatas sudah dihapus, tapi untungnya di Seword.com masih ada, apes emang lo cuy 😀

Ok intinya tidak ada yang namanya tragedi seperti serangan bom teroris di kampung melayu ini adalah rekayasa, logikanya apa ada orang yang mau berakting luka berdarah-darah apalagi sampai tubuhnya putus berserakan, itu mati beneran cuy, belum lagi ratapan menyayat hati dari keluarga, anak istri dan teman-teman yang ditinggalkan, gak punya otak banget kalau masih bilang ini acting!! Apa gak merasa kasihan dengan nasib anak istri yang menjadi korban?

Korban ledakan bom di konser Ariana Grande jangan-jangan juga dianggap settingan?

Berita Hoax Pelaku Bom Kampung Melayu Mantan Polisi

Hanya orang-orang sakit jiwa yang punya pemikiran picik seperti itu. Dan satu hal yang sangat menyedihkan, berita hoax ini dengan mudahnya tersebar di saat keluarga korban termasuk kita semua sedang berduka cita karena kehilangan anak bangsa yang kita cintai.