Situs Kejaksaan Agung dan Dewan Pers Diretas Hacker

Lagi dan lagi situs kejaksaan agung dan dewan pers diretas hacker. Jauh sebelumnya hacker dari berbagai inisial ID ini juga sudah berhasil meretas situs tempo, telkomsel, Indosat dan sebagainya. Apakah nantinya semua situs berbasis online akan bernasib sama? Sepertinya tidak, karena tidak sembarangan seorang hacker memilih target website untuk di hack. Biasanya mereka hanya ingin menyampaikan pesan penting atau sekedar menguji tingkat keamanan website tersebut.

Situs Kejaksaan Agung dan Dewan Pers Diretas Hacker

Dan yang jahat itu adalah cracker biasanya kelompok ini selalu melakukan pembobolan database seperti rekening bank, kartu kredit, paypal, Pencurian Password E-mail/Web Server, kode warez untuk pembajakan software, film, aplikasi dan sebagainya. Dan yang terakhir serangan Virus Ransomware WannaCry yang baru-baru menghebohkan kemarin.

Tanpa pandang bulu serangan Virus Ransomware WannaCry  ini akan memeras para korbannya dengan meminta sejumlah uang melalui transaksi mata uang virtual bit coin, yang tentu saja transaksi virtual ini mustahil untuk dilacak identitas baik si pemberi maupun penerima.

Penampakan Situs Kejaksaan Agung yang Diretas Hacker

Situs Kejaksaan Agung di hack

Kembali ke cerita situs dewan pers dan kejaksaan agung yang diserang hacker. Pada laman depan website kejaksaan agung di www. kejaksaan.go.id terlihat penampakan si cewek cantik tapi sadis Harley Quinn yang menjadi pacar kesayangan Joker dalam film Suicide Squad dan termuat pesan;

– Coplr3 –

“We were all Indonesians
Until…
Race disconnected us, religion separated us. Politics divided us

Sho0tz:
Jje incovers – Tanpa Bicara – i3r_cod3 – Rebels – SultanHaikal – M2404 – Konslet – Maniak K4sur – Mr. Xenophobic
#RipUnityInDiversity”

Sebuah pesan singkat yang menggambarkan kekacauan di negeri Indonesia dan sang hacker seakan ingin mengajak masyarakat yang sudah terpecah belah menjadi 2 kekuatan politik untuk bersatu kembali. Sedangkan pada situs dewan pers yang beralamat surel di dewanpers.or.id terlihat gambar burung garuda berwarna merah (luntur) dengan tulisan merah dan latar background hitam. Pesan yang tertulis menyatakan;

Baca juga  Pria Ini Divonis Penjara 32 Tahun karena Beri Jempol di FB

“Ketika Garuda kembali terluka karena provokasi mahluk durjana. Ketika semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” kembali terabaikan karena aksi oknum yg mengatasnamakan agama. Ketika ayat-ayat suci jadi bahan perdebatan oleh orang-orang yang merasa memiliki surga. Ketika perjuangan pahlawan kemerdekaan sudah dilupakan begitu saja oleh mereka yg merasa paling berjasa.

Tolong hentikan perpecahan ini, tuan. Negaraku, bukan negara satu agama atau milik kelompok perusak adat budaya, juga bukan milik satu golongan.

#DamailahIndonesiaku #JayalahBangsaku #KitaIndonesia.

Di bagian akhir tulisan, peretas menulis ‘M2404~2017’ yang diduga sebagai inisial dari hacker tersebut. Kata-kata yang disusun oleh sang hacker seakan memang sudah dipersiapkan untuk mengingat Hari Lahirnya Pancasila pada tanggal 1 Juni besok. Dirinya juga memberikan pesan-pesan persatuan dan memberikan peringatan agar kita tidak mudah diprovokasi oleh kelompok intoleran dan anti kebhinekaan sekaligus menyerukan agar selalu mengingat Pancasila sebagai ideologi bangsa kita.

Situs Dewan Pers yang juga di Hack oleh Hacker yang Sama

Situs Dewan Pers di Hack

Sahabat kejadiananeh.com belum diketahui sejak kapan kedua situs ini diretas, namun dari inisial keduanya, Situs Kejaksaan Agung dan Dewan Pers  kemungkinan besar di hack oleh hacker yang sama. Sampai malam ini saya lihat kedua situs ini masih belum bisa diakses, dan sepertinya masih dalam tahap perbaikan di databasenya. Oke gitu aja, sebentar lagi saur jangan lupa makan ya cuy 😀