6 Kisah Cinta Sehidup Semati Bagai Romeo dan Juliet yang Berakhir Tragis

Berbicara tentang cinta percintaan memang selalu menarik untuk dibahas, apalagi sebuah kisah pengorbanan yang berakhir dengan ending bahagia. Namun apa jadinya jika terjadi sebaliknya, seperti 6 kisah cinta sehidup semati bagai Romeo dan Juliet yang berakhir tragis dan menyedihkan berikut ini;

1. Cinta yang Tak Mengenal Perbedaan Agama

Seperti lagu Marcell, ‘Tuhan memang satu, kita yang tak sama…haruskah aku lantas pergi meski cinta takkan bisa pergi’. Hal inilah yang dialami dua sejoli di India, mereka berdua berbeda paham keyakinan. Amreen sang perempuan beragama islam sedangkan Lokesh pria beragama hindu. Karena suatu hal yang terus mempertemukan mereka, akhirnya timbullah benih-benih cinta diantara mereka berdua. Yups Lokesh memang pria sederhana yang berprofesi sebagai penjual susu keliling, dan keluarga Amreen adalah salah satu pelanggannya.

Cinta Sehidup Semati Bagai Romeo dan Juliet

Namun sayang, kala itu cinta diantara perbedaan keyakinan sangatlah dilarang keras. Baik oleh keluarga maupun oleh masyarakat. Mereka diberikan dua pilihan yaitu tidak sama sekali alias berpisah atau kalau tetap nekat berakhir dengan kematian. Tak sedikit pun takut dengan ancaman penduduk, Akhirnya mereka memilih untuk kawin lari yang mereka anggap sebagai hal benar. Namun tetap saja, mereka menemui jalan buntu, tidak ada sedikitpun pencerahan bagi kehidupan cinta diantara mereka.

Bukan hanya tetangga, tapi kedua keluarga mereka sama-sama mengucilkan dan tak lagi menganggap bagian dari keluarga, mereka bahkan terus memojokkan sambil berkata lebih baik melihat mereka mati daripada terus hidup hanya memalukan nama baik keluarga. Kehidupan memang keras, hingga keduanya memutuskan untuk mati berdua dengan meminum racun bersama. Kisah Amreen dan Lokesh menjadi kisah nyata Romeo dan Juliet versi India untuk pertama kalinya.

2. Cinta Pertama dan Terakhir Sampai Maut Memisahkan 

Kisah cinta romantis yang berakhir tragis kedua datang dari sepasang suami istri yang sejak dulu dianggap sebagai pasangan hidup paling bahagia. Mereka telah melalui bahtera rumah tangga yang tentram, dengan suami yang selalu pulang tepat waktu di saat bekerja di luar kota.

Adalah Dave dan Patti Stevens yang sudah menjalani indahnya kehidupan suami istri lebih dari 25 tahun lamanya meskipun tidak pernah mendapatkan anak sampai akhir hayat mereka. Masa-masa remaja mereka pertama kali mengenal di Universitas Negeri Michigan. Saat itulah Dave mengenal cinta pertama dalam hidupnya, begitupun sebaliknya dengan Patti Stevens yang endingnya mereka berdua saling jatuh cinta dan menikah.

Foto Dave dan Patti Stevens

kisah cinta romantis yang berakhir tragis

Pada suatu hari Dave sang suami tidak pulang tepat waktu. Setelah ditunggu berapa lama, akhirnya sang istri memutuskan untuk mencarinya ditempat kerja dengan harapan suaminya ada di sana. Akan tetapi, baik di tempat kerja maupun di garasi tempat biasa menyimpan mobil, suaminya juga tidak ditemukan. Dan yang lebih menyedihkan adalah suaminya ternyata telah dibunuh beberapa hari lalu oleh seorang psikopat.

Tidak sanggup menerima kenyataan hidup, dan Patti Stevens merasa hidup ini sudah tidak ada artinya, berhari-hari ia berhenti makan dan tidur sampai akhirnya jasadnya ditemukan di garasi. Menurut Kepolisian penyebab kematian Patti Stevens akibat bunuh diri. Diduga ia sengaja over dosis dengan menelan banyak obat despresi.

Baca juga  Kutunggu Dudamu! Nenek 60 Tahun Ini Rela "Menunggu" Sang Mantan Jadi Duda Agar Bisa Menikah Dengannya

3. Menjemput Kematian

Kakek Earl dan nenek Mary  adalah sepasang suami istri yang sudah berpuluh-puluh tahun hidup tentram hingga memiliki banyak anak dan cucu. Seolah dunia ini sirik dengan kebahagiaan mereka, nenek Mary tiba-tiba menderita penyakit kanker mematikan. Rasa sakit yang telah menggerogoti tubuhnya kini juga menggerogoti mental Kakek Earl.

Foto Kenangan Kakek Earl dan Nenek Mary semasa Hidup

cinta mati

Tidak tega melihat istrinya yang terus menangis setiap hari karena menahan rasa sakit, kakek Earl kemudian mengajak istrinya berjalan-jalan mengelilingi kota untuk yang terakhir kalinya. Ya terakhir kalinya dalam hidup mereka, karena sang kakek mengajak istrinya pergi ke tengah rel kereta dan menunggu kereta datang untuk menghantam tubuh renta mereka berdua. Sebelum bunuh diri, mereka sempat menulis surat permintaan maaf untuk anak-anak dan cucunya. Sebuah keputusan yang sangat-sangat disayangkan!

4. Cinta Suci yang Mengalahkan Maut di Tengah Perang Etnis Bosnia – Serbia

Kisah Cinta Sehidup Semati

Foto Asli Bosko Brkic dan Admira Ismic, Romeo and Juliet in Sarajevo

Kisah cinta sehidup semati bak Romeo dan Juliet dari Sarajevo ini menceritakan tentang cinta sepasang insan anak manusia ditengah-tengah perang etnis di Bosnia. Cerita ini diawali dengan sepasang kekasih yang lagi-lagi mempunyai beda keyakinan agama. Karena di Bosnia sendiri sedang adanya perang etnis, maka dua sejoli yang sedang saling jatuh cinta ini sangat dilarang hukumnya menjalin kisah asmara.

cinta sehidup semati

Namun, karena sudah sangat saling mencintai akhirnya mereka memutuskan untuk pergi keluar dari kota itu menuju kota yang damai tidak terjadi perang etnis. Ketika sedang pergi dan hanya tinggal melewati satu jembatan menuju kota yang damai itu, mereka berdua tertembak oleh Sniper. Laki-lakinya yang langsung mati tertembak itu di hampiri sang perempuan yang masih dalam keadaan sekarat sambil menahan sakit luka tembak.

Sarajevo Romeo and Juliet

Seperti tak mengenal kata belas kasihan, tentara kemudian menghujamkan lagi timah panas hingga keduanya meninggal sambil berpegangan tangan. Nama laki-laki itu adalah Bosko Brkic dan kekasih tercintanya Admira Ismic. Jembatan kota Grbavica di Sarajevo menjadi tempat peristirahatan terakhir seorang pria Serbia dengan gadis Muslimah Bosnia. Sampai sekarang pun masyarakat Sarajevo  masih selalu mengenang cinta suci mereka.

5. Kisah Pengorbanan Cinta yang Berakhir Tragis dan Menyedihkan

Tak kalah menyedihkan dengan kisah tragis sepasang kekasih dari negeri Iran. Mahmoud Ayazi seorang lelaki 31 tahun yang sudah menempuh study sembari nyambi bekerja selama 8 tahun di Sacramento, California akhirnya memutuskan pulang ke negerinya agar bisa menikahi kekasih tercinta Kataun Safaie, 20 tahun. Perkenalan mereka berdua memang bukan kebetulan, orang tua Mahmoud dan Kataun sudah berteman lama, dan mereka sepakat untuk menjodohkan anak-anak mereka.

Baca juga  Akibat Cinta Segitiga, Pria Ini Dipaksa Menikahi Kedua Pacarnya Sekaligus

Setelah resmi menikah Mahmoud Ayazi dan Kataun Safaie, memutuskan untuk berpindah ke Amerika. Namun, saat berada di Jerman Mahmoud yang mempunyai green card ini dapat langsung melanjutkan penerbangan, sedangkan istrinya harus menunggu satu tahun untuk pembuatan visa. Karena tidak mau terpisahkan akhirnya mereka berdua nekat memutuskan hal yang membuatnya semakin terpisah jauh. Istrinya yang bertubuh mungil dimasukannya ke dalam tas koper dan lolos sampai penerbangan.

Cuma Ilustrasi cuy!!

cinta sampai mati

Tetapi, ketika sampai di Bandara California, Amerika, hal yang tidak terduga terjadi. Istrinya tewas dalam tas karena kehabisan oksigen. Tidak tahan melihat kejadian itu Mahmoud pun langsung pergi. 3 hari kemudian kepolisian menemukan mayatnya sudah membusuk di dalam mobil dengan luka tembak di bagian kepala di parkiran Apartemennya.

Hasil forensik mengungkapkan kalau penyebab kematian Mahmoud bunuh diri. Sebelum ia mengakhiri hidupnya, Mahmoud sempat bercerita kepada seorang temannya kalau dia sudah melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya, dia sangat merasakan depresi berat.

6. Nahal Sahabi dan Behnam Ganji

Hanya karena berteman dengan Kouhyar Goudarzi aktivis HAM yang dianggap menentang pemerintahan Presiden Presiden Ahmadinejad di Iran, Behnam Ganji (22) harus ikut dipenjara oleh Militer dengan alasan dibuat-buat. Selama 8 hari Behnam Ganji dipenjara bersama Goudarzi di penjara Evin, Teheran. Begitupun dengan kekasihnya Nahal Sahabi (28) juga ikut ditangkap selama 3 hari lamanya.

Namun nasib Nahal, wanita yang berprofesi sebagai Guru TK itu masih lebih bagus daripada yang dialami  oleh sang kekasih bersama temannya. Menurut rumor, Behnam Ganji disiksa habis-habisan bahkan ia sempat diperkosa oleh penjaga penjara. Setelah dilepaskan Behnam Ganji masih menyimpan trauma berat, ia tidak mau berbicara bahkan ditemui oleh pacarnya. Setiap hari ia hanya mengurung diri sampai ditemukan tewas akibat over dosis obat tidur.

Ketika Nahal mengetahui sang kekasih bunuh diri betapa hancur hatinya, ia menuliskan sebuah pesan untuk Behnam dalam website pribadinya. ‘Hei Behnam…Sialan engkau, apa yang harus aku lakukan jika kamu tak ada? Mungkinkah kamu bisa memahami seseorang yang sangat mencintaimu. Apakah kamu bisa kembali dari kematian?

Setelah itu Nahal menulis lagi, ‘Jadi sekarang sudah hari kamis lagi. Ayoo Behnam, mari kita berdansa di hari Kamis ini sekali lagi. Setelah memposting pesannya, Nahal pun bunuh diri dengan cara yang sama, over dosis obat tidur.

Foto Nahal Sahabi dan Behnam Ganji

romeo dan juliet

Apa yang dialami oleh Nahal Sahabi dan kekasihnya Behnam Ganji jauh lebih tragis dan menyedihkan dibanding dengan kisah Romeo dan Juliet. Mereka hanya sepasang pemuda yang saling mencintai dan ingin melanjutkan hidup mereka secara normal. Namun politik begitu egois seakan sirik dengan kebahagiaan mereka. Kematian Nahal Sahabi dan Behnam Ganji menimbulkan demonstrasi besar-besaran di Iran yang memperjuangkan keadilan untuk mereka.