Pemilik Burung Paruh Bengkok Termahal dan Terbanyak di Dunia

Berapa banyak burung paruh bengkok atau burung kicau yang kamu pelihara di rumah? Lebih dari 3 atau puluhankah?. Jumlah ini tak seberapa dengan pria India bernama Dr. Sri Ganapathy Sachchidananda Swamiji, dirinya baru mendapatkan penghargaan sebagai pemilik burung paruh bengkok termahal sekaligus terbanyak dari Guinness World Records.

Ada 468 spesies burung berbeda dan lebih dari 1500 burung paruh bengkok yang sudah dinyatakan langka dan nyaris punah dari seluruh dunia. Di antaranya adalah burung beo berwarna cerah, Scarlet Macaw, red-and-green macaw, blue and gold macaw, kakatua, bayan, burung caiques parrot paruh bengkok, Sun Conure, Kakatua Lorikeet pelangi dan African Lovebirds.

Dr. Sri Ganapathy Sachchidananda Swamiji dan 1500 Burung paruh bengkok dari 468 spesies di Suaka Shuka Vana Miliknya (image by Guinness World Records)

burung paruh bengkok

Kita tahu sendiri harga burung-burung paruh bengkok jenis ini sangatlah mahal untuk dijual, selain untuk mendapatkannya sulit dan masuk dalam daftar fauna dilindungi. Namun Dr. Sri Ganapathy bukanlah seorang pengkolektor burung-burung mahal yang senang dalam merampas kebebasan burung eksotis ini untuk hidup di alam liar.

Apa yang dilakukan oleh Dr. Sri Ganapathy hanya untuk menyelamatkan mereka dari kepunahan akibat perburuan illegal manusia. Sebagian besar dari mereka justru diselamatkan dari keadaan terluka, terbengkalai oleh pemilik sebelumnya dan hasil dari penyelundupan.

burung paruh bengkok termahal

Hingga akhirnya Dr. Sri Ganapathy, swami hindu ini mendirikan Shuka Vana, suaka kandang burung raksasa seluas 21 hektar di pedalaman Hutan Mysuru. Ribuan burung-burung dari berbagai jenis burung paruh bengkok dan burung kicau hidup tentram di tempat ini bagaikan di surga.

Ada 50 staff pekerja yang sehari-harinya bertugas melakukan perawatan, memberi makanan bergizi kepada mereka, sampai mengajak bermain agar bersahabat kepada manusia. Dan jaminan untuk burung-burung kicau paruh bengkok selamanya hidup di tempat ini sampai matek suntuk, tidak akan diperjualbelikan untuk siapapun.

Baca juga  Mau Nangis Rasanya Lihat Anjing Lumpuh Ini Jalannya Ngesot, Tapi Endingnya Malah Bikin Kesel!

Kepedulian akan nasib burung-burung paruh bengkok mahal yang sering diperjual belikan ini bermula saat Dr. Sri Ganapathy Swamiji sang guru besar pendiri ashram Avadhoota Datta Peetham mengalami kecelakaan pada tahun 2011. Saat itu Swamiji sedang memanjat tebing air terjun Angel Falls, di Venezuela.

pemilik burung paruh bengkok termahal

Namun baru di ketinggian 100 kaki Swamiji kehilangan pijakan dan terjatuh hingga pingsan. Aneh tapi nyata! Ketika terbangun dan sadar, Swamiji menemukan dirinya dikelilingi oleh ratusan burung Beo Amazon, dan berbagai jenis burung paruh bengkok lainnya.

Takjub akan kecantikan dari burung-burung paruh bengkok ini dari penampilan mereka yang eksotis, bersahabat hingga mendengar kicauan merdu suaranya. Dr. Sri Ganapathy Swamiji akhirnya mendirikan Shuka Vana, suaka kandang diatas lahan tanah 21 hektar, lengkap dengan rumah sakit hewan, pusat rehabilitasi pemulihan burung-burung yang terluka dan terancam punah. Dan Shuka Vana miliknya juga menerima hibah burung-burung paruh bengkok peliharaan rumah yang sudah tidak ‘diinginkan’ lagi alias sudah bosan dan tak terurus oleh pemiliknya.