Driver GrabBike Ajak Penumpang Perempuan Kuda-kudaan di Kontrakannya 

Entah memang sudah bakat dari orok melecehkan kaum perempuan atau ini gara-gara kerasukan setan cabul, seorang driver Grabbike bernama Supriadi nekat mengajak penumpang perempuan main kuda-kudaan di kontrakannya. Adalah Airin Nisa pemilik akun instagram irinairinisa yang menjadi korban driver ojek online tersebut. Bermula saat dirinya sedang memesan orderan dan seperti biasa sang driver akan menanyakan lokasi Mbak Airin Nisa berada.

Belum ada jeda semenit, muncul pesan horor berikutnya yang membuat Mbak Airin Nisa shock berat. Tanpa tedeng aling-aling si bujang jahanam dengan kurang ajar mengajak wanita cantik berhijab itu untuk mampir ke kontrakannya. Tentu ajakan itu bukan mengajak silahturahmi tapi untuk ohh yee ohh noo teloo alias mengajak mesum.

Tak sampai disitu saja kelakuan aneh driver Grabbike kebelet kimpoi tersebut. Ia kemudian menuliskan, ‘Nanti mampir ke kontrakan saya dulu mau ga mba? itung-itung malam jum’atan mba. Nanti saya bayar sampe jam 2 main sebesar 500 ribu. Mau ga mba?

Nanti kalo sudah selesai main kuda-kudaan saya anterin mbak pulang tenang aja. Mbak Airin pun lagi-lagi tak mau menanggapi pesan kurang ajar tukang ojek ngehek tersebut. Eh taunya si Supriadi nulis lagi, ‘Saya udah beli kondom mba tenang aja..Astaga makin menjadi-jadi saja kelakuan Driver Grab sengke ini!!

Screenshot Ajakan Kuda-kudaan si Driver Grabbike 

Driver Grabbike Ajak Penumpang Perempuan

Orderan itu tentu saja dibatalkan oleh Mbak Airin, yaa bener lah dibatalin mau diperkosi nanti sama driver grabbike gak waras itu. Kemudian mbak iriana mengupload screenshot percakapan itu di Instagram agar kaum perempuan lebih berhati-hati, jaga diri terutama saat memakai layanan ojek online.

Kasus pelecehan driver ojek online terhadap penumpang perempuan ini tentu bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya juga sempat viral berita tentang Penumpang GrabBike Dilecehkan Driver Gara-gara Pakai Kode Promo sekitar bulan mei lalu. Emang dasar si driver otaknya sudah baret, kalo mau protes ya protes dong ke pengelola grab nya jangan sama konsumen apalagi sampai menghina-hina dengan makian pelecehan seksual.

Baca juga  Wow! 5 Paus Sperma Raksasa Meledak di Inggris

Perempuan Kuda-kudaan

Baik kasus pertama, kedua dan sebelum-sebelumnya.. lagi-lagi pihak Grab hanya membekukan atau paling mentok meng suspend akun membernya tersebut. Harusnya driver seperti ini di blacklist dan diberitahu ke pihak ojek online lainnya seperti Gojek, Uber agar jangan pernah diterima lagi.

Dan harusnya perbuatan dia dilaporkan ke Polisi biar tidak ada lagi driver kurang ajar seperti ini. Biar dia merasakan di dalam penjara, bagaimana perlakuan napi-napi lain terhadap pelaku pelecehan perempuan. Selama ini Driver hanya meminta maaf kepada penumpang lalu masalah seperti Beres..selesai..titik tanpa ada efek jera!!

Pelan-pelan tapi pasti Driver lain yang baik hati akan terkena imbasnya, dari sepi orderan akibat penumpang was-was untuk memakai jasanya, padahal kan hanya ulah segilintir oknum saja, bener gak? Dan satu hal lagi kalau ada teman yang salah jangan asal Belain, seperti kasus ribuan ojek online blokir ruas Flyover Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca, Kampung Melayu – Tanah Abang kemarin.

Ini ojek online apa geng motor cuy pake acara blokir-blokiran bikin macet dan ganggu lalu lintas. Kalau teman salah ngapain dibela pakai acara fitnah Polisi yang salah katanya sengaja menjebak para driver online.

Hellow.. saya juga pulang lewat sana naik motor juga dan aturan tidak boleh naik itu sudah bertahun-tahun jadi jangan pakai acara belaga begok cuy. Sudah jelas-jelas ada rambu-rambu larangan motor naik FlyOver, tapi tetap nekat, namanya juga razia pasti nunggu dibelakang, kalau di depan namanya arisan cuy.

Video ribuan ojek online blokir ruas  Jalan Layang Flyover Casablanca, Tanah Abang

Sudah lupa dengan kejadian tragis Ibu hamil yang terlempar dari atas jalan Flyover gara-gara suami dongonya memutar balik dan melawan arus lalu lintas di atas flyover. Ini semua gara-gara menghindari razia Polisi. Jadi kalau nanti ada korban lagi, pasti lagi-lagi Polisi yang disalahkan..hadehhh situ sehat??