Viral! Mahasiswa Berkebutuhan Khusus (Difabel) di Bully Teman-temannya

Ohh mahasiswa-mahasiswa..dimanakah moral dan hatimu! Sebuah rekaman video mahasiswa berkebutuhan khusus (Difabel, Autis) yang di bully oleh teman-teman se kampusnya menjadi viral di media sosial. Dalam caption yang tertera di video berjudul “lemparan tong sampah maut”, Diduga aksi bully itu terjadi di Universitas Gunadarma entah di cabang kampus mana tepatnya.

Terlihat jelas seorang mahasiswa difabel dengan mengenakan sweater abu-abu dan tas gendong di punggungnya tampak kesulitan untuk berjalan, karena seorang temannya yang berada dibelakang menahan tas nya agar ia tidak bisa bergerak, sementara teman lainnya terus meledeki di depannya.

Mahasiswa Berkebutuhan Khusus (Difabel) di Bully

Kesal mendapatkan perlakuan penindasan ini, pria malang berkebutuhan khusus itu sempat mengibaskan tangannya agar teman-temannya tidak menganggu lagi dan membiarkan dia untuk berjalan pergi. Di akhir video terlihat ia melemparkan sebuah tong sampah plastik. Yang lebih tragis dan menyedihkan, mahasiswa-mahasiswa lainnya yang berada tidak jauh dari kejadian itu bukannya menengahi tapi justru mereka bersorak puas, seakan sedang mendapat tontonan lucu gratis di depan mata kepala mereka.

Apakah moralitas mahasiswa sekarang seperti ini? Tidak bisa membedakan antara lawakan dengan kemanusiaan. Apa ini gara-gara efek kebanyakan nonton facebokker, ganteng-ganteng asu dan sejenisnya yang sering mentertawakan orang cacat dan kekurangan fisik? Tidak adakah lagi rasa simpatik dengan sesamanya.

Video Mahasiswa  Berkebutuhan Khusus Gunadarma yang Di Bully oleh Teman-teman Kampusnya

Yang saya tahu mahasiswa adalah individu yang usianya sudah mencapai kedewasaan matang, sudah tahu membedakan mana yang pantas atau tidak untuk dijadikan bahan bercandaan dan tahu menempatkan diri. Mereka bukanlah anak SD lagi yang harus diberitahu kalau menghina orang lain itu perbuatan yang tidak baik. Saya berharap semoga pihak kampus Universitas Gunadarma segera menindaklanjuti manusia-manusia ngehek yang telah membully mahasiswa berkebutuhan khusus tersebut.