Kasihan Polisi Tua Dibentak dan Dimarahi Pengendara Motor

Niat hati ingin menegur baik-baik pengendara motor yang melawan arah. Tapi apes polisi tua ini malah dibentak dan dimarahi pengendara motor yang ditegurnya. Cerita selanjutnya terjadi perdebatan sengit antara polisi tua dengan pengendara motor.

Sang pengemudi motor setelah diberhentikan malah marah-marah dengan suara meninggi. Namun Polisi yang sudah tampak berumur tua itu mencoba untuk tetap bersabar. Dirinya menjelaskan kalau pemotor tersebut sudah melakukan kesalahan dan tak perlu ngotot apalagi sampai mengamuk. Pak kalau sudah salah ya salah, gak usah pakai acara ngotot-ngototan. Kan enak, ini jalanan satu arah loh pak gak bisa dua, ungkap polisi tua itu masih dengan intonasi suara pelan.

Tapi memang tipe pengendara motor model begini gak akan sadar kalau kepala belum dijedotin helm Nolan. Dirinya malah menantang dan dengan sombongnya mengatakan akan memanggil seorang perwira tinggi Polisi, Pimpinan tempat Polisi tua itu bekerja agar Polisi tua itu nanti diberi pelajaran.

Polisi Tua Dibentak dan Dimarahi Pengendara Motor

Tapi salut, polisi itu sama sekali tidak merasa takut meskipun bekingan pria itu pimpinannya sendiri, ini dilakukan karena dirinya merasa benar, kemudian ia  menantang balik dan berkata.. Silahkan saja Telpon, Datang kesini saya Tunggu, ini lokasi di Jembatan lima Jakarta Barat.

Selagi Polisi tua itu menasehati, adabeberapa masyarakat yang membenarkan kalau tindakan Polisi itu benar dan justru pengendara itu sudah salah karena melawan arah alias melanggar Jalan Verboden. Tak berapa lama datang seorang Pria yang mencoba menengahi mereka. Dirinya mengaku anggota Provos Polres, ia langsung bertanya ada apa pak? Ini ni pak marah-marah dianya pak (sambil menunjuk ke Polisi yang sedang bersitegang dengannya). Masa ngomongnya gak sopan, aparat kan mesti sopan dong, kata si pemotor ngehek itu.

Kemudian anggota Provos itu bertanya kepada polisi Tua, Emang bapak ngomongnya gimana? Saya suruh balik, verboden jawab polisi tua.

Noh wajar saja bapak suruh balik orang Verboden kok, jawab Anggota Provost. Skip skip skip ceritanya, perdebatan seakan berpindah antara pengemudi motor tersebut dengan anggota Provost. Kesal tak bisa dinasehati karena sudah salah tapi tetap masih ngotot. Suara anggota Provost itu pun mulai meninggi, ia naik pitam dan gantian memarahi pengendara motor itu.

Sempat ia meminta untuk pengendara motor itu memperlihatkan SIM dan STNK. Tapi rupanya pengendara motor itu berdalih ada.. ada tapi tidak bisa menunjukkannya. Kemudian anggota Provost itu berkata Bapak udah tahu salah, tidak pakai helm juga tidak bisa menunjukkan surat izin dan identitas, Polisi berhak untuk menilang bapak. Ini orang (Polisi) sudah tua pak. Saya hanya membela yang benar, ungkap Provost itu.

Video Pengendara Motor Tega Bentak dan Marahi Polisi Tua di Jembatan Lima 

Anehnya pengendara motor itu masih tetap merasa gak berdosa, hingga memancing keributan lagi. Hebatnya Polisi tua tersebut justru berusaha mendamaikan mereka berdua. Dan ia juga menepuk bahu si pengendara motor itu agar segera pergi.

Usut punya usut Polisi Tua yang baik hati itu bernama Aipda Sumino dari Polsek Subsektor Jembatan Lima. Dan rupanya dia juga tidak bisa menilang karena bukan dari kesatuan Polisi Lalu Lintas. Btw salut buat bapak yang bisa tetap sabar berdebat dengan pengendara ngeyel model begini. Lain kali panggil aja temannya yang dari Polantas pak biar langsung di kandangi tu motor sekalian sama orang-orangnya 😀