Sindrom Rambut Jabrik Tidak Bisa Disisir (Uncombable Hair Syndrome)

Rambut kamu sering kaku, kering, susah diatur dan tidak bisa disisir? Hati-hati bisa jadi itu gejala sindrom rambut jabrik alias Uncombable Hair Syndrome (UHS) seperti yang dialami oleh Shilah Yin, bocah perempuan 7 tahun asal Melbourne, Australia.

Shilah Yin sudah menderita sindrom langka rambut jabrik ini sejak usianya masih bayi 3 bulan. Orang tua Shilah mulai merasakan keanehan pada putrinya ketika ada rambut strawberry yang tumbuh bersama dengan rambut pirangnya. Sejak itu rambutnya tumbuh lurus tapi tegak kaku, mengeras dan sulit disisir.

Foto Shilah Yin Bocah Penderita Sindrom Rambut Jabrik (Uncombable Hair Syndrome)

sindrom rambut jabrik

Agar rambut Shilah bisa dipaksa rapi dan terarah. Ibunya biasa menyemprotkan spray anti kusut rambut Detangler sambil terus menyisiri rambut jabriknya dengan sisir sasak selama 15 sampai 25 menit setiap pagi. Memang tidak bisa dilemaskan dan masih kaku, tapi setidaknya rapih satu arah ungkap Celeste Calvert sang Ibunda.

Shilah Yin

Awal-awalnya Shilah memang merasa malu pergi ke sekolah karena memiliki rambut aneh yang tampak berbeda dengan teman-temannya. Namun setelah ayah dan ibunya bercerita kalau rambut jabrik Shilah adalah pemberian dari Kuda Unicorn, Shilah sangat senang dan ia tak malu lagi dengan rambut jabriknya.

Sindrom Rambut Jabrik Tidak Bisa Disisir

Angka penderita Sindrom rambut jabrik memang tidaklah banyak dan kasus ini masih langka ditemukan. Shilah Yin bukanlah orang pertama yang diketahui menderita Uncombable Hair Syndrome (UHS). Sebelumnya juga pernah dilaporkan bayi perempuan 2 tahun bernama Phoebe Braswell, rambutnya juga selalu Jabrik, kaku mengeras dan tak bisa disisir seperti yang dialami oleh Shilah Yin.

Foto Phoebe Braswell, bayi 2 tahun ini juga menderita Uncombable Hair Syndrome (UHS) btw Rambutnya keren juga ya cuy kaya Super Saiyan 😀

Baca juga  Mitos tentang Hujan yang Masih Dipercaya Masyarakat Indonesia

Uncombable Hair Syndrome