Tak Becus Belajar Matematika, Ibu Tega Tampar Anaknya Sendiri

Siapa sih orang tua yang tidak ingin anaknya berprestasi. Tak hanya menyiapkan sekolah yang bagus, belajar di rumah dengan sang ibu juga perlu agar semua pelajaran yang tertinggal bisa dipahami. Tapi sayangnya disaat sedang mengajari anak belajar seringkali orang tua kehilangan kesabaran. Seperti ibu yang tega tampar anaknya ini hanya gara-gara tidak becus belajar berhitung Matematika.

Diduga video yang sekarang menjadi viral tersebut berlokasi di India. Bocah perempuan itu menjadi korban kekerasan oleh orangtuanya sendiri. Dalam rekaman video berdurasi kurang dari 1 menit tersebut memperlihatkan jelas sang ibu membentak-bentak bahkan mengancam putrinya ketika sedang belajar matematika.

Tak Becus Belajar Matematika, Ibu Tega Tampar Anaknya Sendiri

Bocah perempuan itu menyebutkan angka 1,2,3,4,5, Kemudian disuruh mengulangi berhitung dan terdengar suara membentak keras lagi tatkala anak itu salah menyebut urutan angka. Tak kuat menahan intimidasi, gadis kecil itu menangis histeris dan terus memohon sambil berkata, ‘Bisakah kamu mengajariku dengan lembut dan penuh kasih? Kepalaku serasa hampir meledak! Lagi ia memperlihatkan gesture tangannya yang mengisyaratkan kalau ia benar-benar frustasi merasa tertekan dengan pelajaran matematika ini.

Video ibu tega tampar anaknya ketika belajar menghitung matematika ini telah memancing reaksi publik. Reaksi ribuan netizen mengecam keras didikan ibu jahat tersebut. Mereka berkata kejadian ini sangat menyedihkan, bagaimana anak kecil dapat menyerap pelajaran dengan baik jika mereka mendapat intimidasi dari ibunya sendiri yang seharusnya menjadi sosok pelindung.

Bikin Esmosi!! Ibu ini terus tampar anaknya gara-gara Tak Becus belajar Matematika..

A post shared by kejadiananeh.com (@kejadiananeh) on

Namun sampai kini tidak diketahui pasti apakah wanita dalam video tersebut adalah ibunya sendiri ataukah hanya sebatas guru les matematika bocah malang tersebut. Dan kemungkinan besar kalau videonya tidak terpotong, adegan tampar menampar itu bisa jadi dilakukan terus menerus selama proses belajar matematika. Miris melihatnya, kalau kamu punya anak jangan sampai sesadis itu ya mendidiknya 😀