Pria Muslim Ini Maafkan Pembunuh Anaknya, Memeluknya dan Memanggilnya dengan Sebutan Anakku

Mengampuni perbuatan jahat seseorang tentu tidak mudah untuk kita lakukan, apalagi jika menyangkut orang yang sangat kita kasihi. Ya semua memang tak masuk akal logika kita, bagaimana mungkin pria muslim ini dapat memaafkan pembunuh anaknya, memeluknya bahkan memanggilnya dengan sebutan anakku.

Adalah Abdul Munim Sombat Jitmoud dari Kota Lexington, Kentucky, Amerikat Serikat. Dalam persidangan kasus pembunuhan anaknya, Munim berkesempatan untuk melihat langsung pembunuh anaknya yang bernama  Trey Alexander Relford. Dengan mata menahan tangisan, alih-alih Hakim, Jaksa dan para hadirin persidangan menyangka kalau Munim akan mengamuk kepada pembunuh anaknya. Tapi rupanya setelah ia mendekat, Munim justru memeluknya dengan penuh kasih.

Foto Abdul Munim Sombat Jitmoud, Ayah yang Mengampuni Pembunuh Anaknya

Abdul Munim Sombat Jitmoud

Pengorbanan Ayah Pembohong Ini Buat Jutaan Orang Menangis

Ia berkata, wahai anakku aku sudah ikhlas melepas kepergian puteraku Salahuddin Jitmound. Aku juga telah memaafkan segala kesalahan yang telah kau perbuat kepada puteraku satu-satunya. Sampai detik ini aku tidak pernah membencimu apalagi menaruh dendam kepadamu.

Aku hanya marah kepada setan yang telah menyesatkanmu, hingga membuatmu khilaf tak dapat menahan diri dan melakukan perbuatan mengerikan itu. Percayalah aku sungguh memaafkanmu, dalam agamaku Islam mengajarkan bahwa Tuhan tidak akan membukakan pintu maaf, dan hanya membukanya jika orang yang telah di zhalimi mengampuni orang itu.

Pria Muslim Maafkan Pembunuh Anaknya

Jadi anakku, pintu maaf telah terbuka untukmu, namun ingatlah jangan lagi kau menjauh dari -Dia, carilah -Dia dan bertobatlah maka engkau akan memiliki masa depan yang jauh lebih baik, berkali-kali lipat dari hari ini.

Betapa shocknya Relford ketika mendengar pemberian maaf dari Ayah korban yang telah ia bunuh. Tak kuasa ia menangis di pelukan pria tua itu, betapa ia sungguh menyesal mengapa semua ini harus terjadi. Kalau saja di hari itu ia tertidur pulas, tidak bergabung dengan teman-temannya yang sedang merencanakan perampokan.

Baca juga  6 Wanita Sukses di Usia Tua Ini Buktikan Tak Ada Kata Terlambat Meraih Impian

moment the father of a murdered Muslim pizza delivery man

Saat itu Salahuddin Jitmound putra Munim sedang bekerja sebagai supir pengantar Pizza. Mobilnya tiba-tiba diberhentikan di sebuah komplek apartemen Lexington. Relford dan teman-temannya merampok dan menikam Salahuddin hingga tewas seketika di tempat. Kawanan begal ini langsung membawa kabur mobil yang dibawa Relford dan membiarkan jasad anak muda itu begitu saja di tepi jalan hingga akhirnya masyarakat setempat menemukannya.

Keluarga Pembunuh anaknya pun tak dapat menahan tangisan, mereka berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada pria muslim itu atas belas kasih dan pengampunannya

Pria-Muslim-Ini-Maafkan-Pembunuh-Anaknya,-Memeluknya-dan-Memanggilnya-dengan-Sebutan-Anakku

Kisah Abdul Halim al-Attar, Ayah Miskin Penjual Pena yang Mendadak Kaya Raya

Hukum tetaplah berjalan meskipun ayah korbannya telah mengampuni sepenuh hati. Relford dijatuhi hukuman penjara selama 31 tahun. Namun yang membuat hati ia lega, karena sang ayah korbannya telah memaafkannya. Ia berjanji akan menjadi orang yang lebih baik, memenuhi janji kepada pria muslim baik hati itu. Tak hanya Relford yang menangis di pelukan pria muslim itu. Keluarga Relford pun menghampiri dan tak menahan tangisan mereka, berkali-kali mereka mengucapkan terima kasih atas pengampunan yang diberikan oleh Abdul Munim sang ayah korban.