Dianggap Mirip Pohon Natal, 10 Pohon Cemara di Depan Masjid Agung Meulaboh Aceh Ditebang

Inilah alasan mengapa mabuk agama jauh lebih mengerikan dibandingkan mabuk minuman. Jika mabuk minuman efeknya hanya sesaat tapi kalau mabuk agama efeknya panjang, udah gitu begoknya bisa nular ke banyak orang 😀 , seperti kejadian di Aceh baru-baru ini. Karna dianggap mirip pohon natal 10 pohon cemara di depan Masjid Agung Meulaboh Aceh ditebang.

Padahal pohon-pohon tak berdosa tersebut sudah hidup puluhan tahun lamanya dipinggiran jalan depan pagar Komplek Masjid Agung. Dulu mereka ditanam langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup Aceh Barat namun riwayatnya kini sudah berakhir di tangan jagal Pihak BKM Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh.

Mengutip dari cakradunia.com. Bapak Anwar selaku Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh mengatakan alasan dirinya memerintahkan pohon cemara tersebut ditebang karna sudah menutupi perkarangan dan tidak terlihat Masjid Agung ke Jalan Raya. Selain itu, alasan yang lebih tepat pohon itu mirip dengan pohon natal dan tidak terawat dengan baik sehingga membuat kondisi di sekitar area Masjid Agung Baitul Makmur menjadi kotor penampilannya.

Penampakan 10 Pohon Cemara Depan Masjid Agung Meulaboh Aceh yang Ditebang Karna Dianggap Mirip Pohon Natal

Dianggap Mirip Pohon Natal, 10 Pohon Cemara di Depan Masjid Agung Meulaboh Aceh Ditebang

Namun hal ini ditanggapi oleh Anggota DPRK Aceh Barat Azhar yang sangat menyesalkan tindakan itu menurut beliau, mengatakan, alangkah sayangnya pohon-pohon tersebut ditebang begitu saja atas alasan yang tidak masuk akal apalagi sampai dibilang mirip pohon natal umat Kristiani.

“Katanya, pohon itu tumbuh begitu saja tanpa ada perawatan, air dari daun cemara yang menetes ke pagar melahirkan lumut dan pagar berkaratan lalu rusak. Padahal selama ada pohon tersebut, pedagang buah-buahan di sepanjang jalan depan masjid dapat berteduh dari teriknya matahari sambil mencari rezeki.

Selain itu, banyak tamu luar daerah yang memarkirkan kendaraan untuk menunaikan sholat di masjid, karena area tersebut sejuk dan terlindungi dari panasnya matahari.

Azhar sangat memprihatinkan, dengan alasan mirip pohon natal, merupakan alasan yang sulit diterima akal

“Kalau begitu kenapa tidak ditebang sekalian semua pohon cemara yang ada di Aceh Barat. Berapa banyak biaya perawatan pohon-pohon itu yang selama ini dianggarkan, terbuang percuma begitu saja hanya gara-gara ulah oknum yang terlalu fanatik agama berlebihan, ujarnya dengan kesal.

Sementara itu, penjelasan lain datang dari Adi Yunanda, SE selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat dirinya mengatakan jika alasan penebangan pohon tersebut dikarenakan tidak ada perawatan, itu tidak benar, itu bohong sekali!!

“Selama ini, pohon dalam Kota Meulaboh semua ada pemeliharaannya. Kita disediakan dana pemangkasan Rp 7 juta per tahun dan biaya perawatan termasuk pupuk sudah disediakan dana hingga Rp 15 juta per tahun,” ungkap Adi Yunanda.

Adi juga sangat menyayangkan penebangan pohon cemara didepan komplek Masjid Agung Kota Meulaboh tanpa koordinasi dengan dinas yang dipimpinnya.

Ini baru Namanya Pohon Natal “Beneran” Cuy

pohon natal

Seharga 149 Miliar, Inilah Pohon Natal Termahal yang Berada di Arab

“Pohon cemara itu diluar perkarangan masjid, seharusnya ketua BKM masjid berkomunikasi dengan kami supaya bisa dicarikan solusinya. Padahal untuk membiayai penanaman pohon cemara, Dinas Lingkungan Hidup Aceh Barat bela-belain mengeluarkan biaya besar, tapi kenapa ditebang begitu saja oleh pihak BKM masjid, dan tanpa melakukan koordinasi ataupun bertanya kepada kami terlebih dahulu, ungkap Adi menyayangkan sikap Ketua BKM Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh yang main garukk saja ke sepuluh Pohon Cemara yang dianggap mirip pohon natal tersebut.

Jir serem juga, besok-besok tuh tiang listrik di depan Masjid bisa dicabutin juga karna dianggap mirip tiang salib 😀