Mencekam! Polisi Tangkap Preman Berkedok Satpam di Komplek Ruko Seribu Cengkareng

Tak kapok-kapok dan sepertinya sudah menjadi ketagihan, sekelompok Preman berkedok Security selalu memeras para pemilik Ruko di Komplek Ruko Seribu Cengkareng. Uang keamanan, menjadi alasan mereka untuk menagih denda yang tidak dibayar-bayar selama bertahun-tahun. Padahal denda itu sendiri hanya sebuah akal-akalan mereka saja.

Seperti dalam kasus video dibawah ini, sejumlah pria berseragam satpam tengah melakukan pengrusakan terhadap jalan di depan sebuah ruko yang sedang direnovasi oleh pemiliknya. Beralibi si pemilik ruko (penyewa) tidak meminta izin rt/rw ditambah tidak mau memberikan uang para sekuriti pun langsung membongkar jembatan got yang baru saja selesai di semen.

Polisi Tangkap Preman Berkedok Satpam di Komplek Ruko Seribu Cengkareng

Mendapatkan laporan pemerasan dan pengrusakan dari korban, Sub Unit Jatanras dan Resmob Polres Metro Jakarta Barat langsung bergerak menuju lokasi dengan sebelumnya mengirim beberapa orang untuk menyamar.

Tampak dalam rekaman video selanjutnya, makhluk berkepala botak plontos ngehek bernama Fredy yang diketahui sebagai koordinator preman sedang membentak seorang petugas polisi yang menyamar. Dan tidak berapa lama datang sebuah mobil berwarna hitam. Kemudian keluarga seorang buser berambut grondong dan mengeluarkan senjata serta mengeluarkan tembakan peringatan untuk menangkap gerombolan preman berkedok sekuriti itu.

Detik-detik Polisi Tangkap Preman Berkedok Satpam di Komplek Ruko Seribu Cengkareng

Diketahui Fredy si Makhluk botak plontos ngehek itu ternyata sudah lama memeras warga pemilik dan penyewa ruko. Ia mengaku sebagai pengelola Komplek Ruko Seribu Cengkareng. Bersama gerombolannnya ia sering memintai uang dan tak segan-segan melakukan perusakan barang serta intimidasi dan kekerasan terhadap korbannya.