Patung Bawah Laut Maldives Dihancurkan Karna Dianggap Berhala

Para pecinta diving kini tak dapat lagi menikmati objek wisata patung yang berada di dalam Laut. Sebab pemerintah Maldives (Republik Maladewa) telah menghancurkan patung tersebut yang dianggap sebagai berhala. Maldives dikenal sebagai negara yang memiliki banyak pantai indah serta pemandangan bawah laut dan tercatat lebih dari 700 ribu turis asing berkunjung ke negara ini setiap tahunnya.

Namun Maldives adalah negara dengan mayoritas umat Islam, dan punya aturan main yang cukup strict bila sampai menyinggung masalah keimanan umat disana.

Penampakan Patung Bawah Laut Maldives yang Dihancurkan Karna Dianggap Berhala Pemujaan

Patung Bawah Laut Maldives

Instalasi seni berupa patung di bawah laut yang berada di Resor Fairmont Maldives Sirru Fen Fush dan dibuat oleh Seniman Inggris Jason DeCaires Taylor. Akhirnya tidak bertahan lama setelah mendapatkan desakan dari kelompok religius Maldives.

Atas permintaan masyarakat melalui kelompok religius meminta agar patung yang berada di bawah laut itu segera dihancurkan. Karna bisa menjadi pemujaan berhala para penyelam ataupun nelayan lokal, meskipun sampai saat ini belum pernah dilaporkan kasus seperti itu.

Presiden Abdulla Yameen pun akhirnya menyuruh Kepolisian untuk menghancurkan karya seni patung bawah laut ciptaan Jason. Foto-foto penghancuran Patung di Bawah Laut Maldives dipublikasikan oleh Kepolisian Maldives melalui laman Twitternya.

Patung Bawah Air Maldives Dihancurkan

25 Patung Terbesar dan Tertinggi di Dunia Paling Ikonik

Jason sang seniman juga baru mengetahui perihal penghancuran patung di dasar laut itu dari temannya yang tak sengaja melihat Postingan Twitter Kepolisian Maldives.

“Saya benar-benar kecewa dan sakit hati setelah mendapati kabar kalau karya saya telah dihancurkan oleh Pemerintah Maldives. Tidak ada pemberitahuan, konsultasi atau dialog sekalipun. Jason juga menjelaskan kalau Patung bawah laut ciptaannya itu tidak ada memiliki arti religius, mewakili sejarah ataupun budaya.

Baca juga  Cewek Bening Dengan Keahlian Sangar Menakutkan

Hasil karyanya disebut dengan Coralarium yang melambangkan simbol hubungan manusia dengan lingkungannya dalam hal ini biota bawah laut. Penghancuran patung bawah laut yang dianggap berhala pemujaan ini mendapat tanggapan pro dan kontra dari sejumlah warganet di media sosial, dan tak sedikit menyayangkan aksi itu.

“Bagus antara hak dan batil, di zaman Nabi Ibrahim diratakan, ada yg lebih mulia diantara kita dibanding sama Nabi Ibrahim As?? Imbuh @Deni Sandi

“Agama yg membuat org kembali kejaman purba. Dlm islam apa pun prestasi anda gk akan pernah mereka pedulikan kecuali prestasi dlm agama.mungkin lomba menghafal ayat lebih berharga dr pada anda menemukan teknologi bahan bakar baru. Lihatlah sekeliling mereka selalu membuat onar di setiap negara yg berbeda keyakinan dgn mereka.nanti merekq akan berteriak seolah2 mereka adalah korban imbuh @Shinting Wong

“Pertama pemerintah mengizinkan instalasi tersebut, dan sekarang malah memaksa memindahkan patung tersebut. Ini hanya merupakan drama politik,” imbuh @butterflieee

Patung Bawah Laut Maldives Dihancurkan Karna Dianggap Berhala

“Ini menyedihkan. Saya yakin hal ini tidak akan membantu okupansi dan krisis dalam sektor pariwisata!” imbuh @LifeispreciousB

“Patung kotak hitam juga perlu dihancurkan dong? berhala juga? Imbuh Lumatt

“Kebodohannya merata y….. Cuma patung berwujud manusia kok trus dianggap berhala. Gak sekalian larang orang orangan sawah aja, karena berhala. Atau patung pak polisi juga dilarang. Aneh y. Pola pikir primitif kok dipelihara Imbuh @Vendetta

Nasib Patung-patung Wayang Bima, Semar, Gatotkaca, Arjuna, Yudhistira, Nakula & Sadewa yang Juga Dibakar dan Dihancurkan di Purwakarta

Lain di Maldives lain juga di Indonesia. Kejadian serupa pernah terjadi di Kota Purwakarta dimana sejumlah patung tokoh pewayangan dibakar dan dihancurkan oleh kelompok massa yang menamakan Masyarakat Peduli Purwakarta (MPP).

Baca juga  9 Gadis Cantik Terkaya Di Dunia

Kalau patung telanjang yang dianggap pornografi dihancurkan mungkin masih wajar (meskipun enggak masak ama patung terangsang lol), tapi ini kan patung wayang sebagai warisan budaya nusantara asli Indonesia. Bukankah para tokoh pewayangan ini digunakan oleh para Wali Songo untuk mendakwahkan agama Islam di masa lalu?