Foto FPI Bantu Korban Gempa Palu ternyata Hoaks Imbuh Kominfo

Keren bingits,,mantab pisan,,,gak pakai banyak bacot FPI langsung bergerak cepat, datang langsung bantu korban gempa Palu. Ramai netijon mengomentari aksi heroik relawan FPI membantu korban gempa palu. Aksi itu pun menuai ratusan pujian dari netijon yang mengelu-elukan.

Tapi sayang seribu sayang foto-foto PFI bantu korban gempa Palu yang beredar viral di media sosial itu ternyata hoaks setelah diklarifikasi oleh Kominfo. Mengutip dari cnnindonesia.com, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan banyak berita palsu alias hoaks yang menyebar pascagempa dan Ttsunami di Palu. Salah satunya berita hoax yang sedang viral adalah kabar soal aksi Front Pembela Islam (FPI) yang turut membantu ke lapangan.

Foto Gerak Cepat FPI Bantu Gempa Palu yang Dinyatakan Hoaks Mentah-mentah oleh Kominfo

Foto Gerak Cepat FPI Bantu Gempa Palu Hoaks

“Hoaks Gerak cepat relawan FPI evakuasi korban gempa Palu 7,7, ‘kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com.

“Faktanya dalam gambar adalah relawan FPI membantu korban longsor di desa Tegal Panjang, Sukabumi, lanjut laki-laki setengah matang itu.

Selain hoaks soal FPI unch, Ferdinandus mengungkapkan ada sejumlah berita lainnya yang dinyatakan bohong. Pertama, soal Bendungan Bili-Bili di Kabupaten Gowa Retak.

“Faktanya bendungan Bili-bili masih dalam keadaan aman dan terkendali setelah dilakukan pengecekan oleh pihak Polsek Mamuju Gowa,” imbuh Ferdinandus.

FPI Bantu Korban Gempa Palu

Kedua, sejumlah foto gempa tsunami Aceh 26 Desember 2004 yang kembali disebarluaskan sebagai dokumentasi korban gempa tsunami di Palu. Ketiga, kabar Wali Kota Palu Hidayat meninggal dunia.

“Faktanya Wali Kota Palu Hidayat tidak meninggal dan kini turut melakukan tanggap darurat gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah,” ujar Ferdinandus.

Keempat, soal prediksi gempa susulan tanggal 2 Oktober. “Faktanya tidak ada satu pun negara di dunia ini dan iptek yang mampu memprediksi gempa secara pasti,” imbuhnya.

Baca juga  Sejarah Sinar X, Penemuan Penting yang Tak Disengaja

Kelima, berita penerbangan gratis dari Makassar menuju Palu bagi keluarga korban.

“Faktanya Pesawat Hercules TNI AU menuju ke Palu diutamakan membawa bantuan logistik, paramedis, obat-obatan, makanan siap saji, dan alat berat,” ujar dia tersipu malu.

“Pemberangkatan dari Palu prioritas untuk mengangkut pengungsi diutamakan lansia, wanita dan anak-anak, serta pasien ke Makasar,” lanjutnya.

Kominfo, kata Ferdinandus, mengimbau agar seluruh masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang tersebar. Dia juga meminta agar masyarakat tidak menyebarluaskan informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya dan sumbernya.

Pembelaan dari Juru Bicara FPI Slamet Ma’arif bahwa Aksi Gerak Cepat FPI membantu Korban Gempa bukanlah Hoax

Dihubungi terpisah, Juru Bicara FPI Slamet Ma’arif membantah bahwa gerak cepat FPI membantu korban gempa adalah hoax. Slamet menegaskan pihaknya sudah sampai di lokasi bencana sejak hari pertama bencana, Jumat 28 September. Selanjutnya, masih ada tim dari FPI yang masih dalam perjalanan ke Palu.

“Tim yang dari pusat sebagian sudah masuk. Sebagian lagi masih di perbatasan untuk masuk, FPI Makassar juga sedang berusaha masuk,” kata Ma’arif saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, pada hari Selasa 2 Oktober.
Ma’rif mengungkapkan setidaknya sudah ada 50 anggota FPI Palu yang bergerak di lokasi bencana. Kemudian ada sekitar 200 anggota lagi yang masih berada di perbatasan.

“Ada 500 orang juga yang kita siapkan dari beberapa wilayah untuk turun ke lapangan,” imbuh Ma’arif sambil tersipu malu-malu unch.