Peserta CPNS Ketahuan Bawa Jimat di Dalam BH, Waduh!

Banyak cara yang bisa dilakukan agar bisa lulus ujian computer assisted test (CAT) dan tes kompetensi dasar (TKD) dari belajar mati-matian sampai bengek, sampai ikut bimbingan belajar alias kursus.

Diluar cara legal tersebut ada juga cara lulus ujian CPNS yang terbilang aneh dan nyeleneh, yakni pergi ke Dukun dan minta jimat kelulusan. Yaps bukan sekedar mitos doang, faktanya di jaman yang sudah serba Instagramable ini masih banyak orang Indonesia yang percaya dengan hal-hal berbau klenik/mistik.

Pengen lulus Polisi pergi ke Dukun, pengen Lulus jadi TNI minta pengasihan ke dukun juga, padahal anak tuh Dukun GAK ADA SATUPUN YANG BERHASIL MENJADI TNI/POLISI. Itu dukun juga kalau ilmunya canggih mending jadi Polisi sekalian, gak bakalan buka praktek jadi Dukun. Begitulah kira2 cocokloginya cuy 😀

Ilustrasi Ujian

peserta cpns ketahuan bawa jimat

Sama juga dengan kejadian TES CPNS di Jawa Timur ini tepatnya di Jember dan Madiun. Para pengawas ujian dari BKN menangkap mentah-mentah seorang peserta CPNS yang ketahuan membawa jimat saat berlangsungnya proses ujian.

Dari sekedar yang menyembunyikan jimat di dompet sampai seorang wanita yang menyembunyikan jimatnya di dalam BH. Nahh loh bijimane caranya tuh bisa ketahuan di dalam BH, canggih bener alat detektornya :d

Penampakan Jimat-jimat Bertuah yang Berhasil Digeledah dari para peserta ujian Cat CPNS

Peserta CPNS Bawa Jimat Supaya Lulus Tes

Berupa macam jimat dari batu akik bertuah, bantalan kain kafan berisi rajahan, kulit macan ada tulisan ayat2 saktinya dan peniti yang ditusuk di benda kecil menyerupai buah. Usut punya usut ternyata BKN melakukan pemeriksaan ketat terhadap para peserta ujian. Mereka tidak diperbolehkan membawa ponsel, buku2 atau media lain yang bisa menyimpan informasi, sampai melakukan razia terhadap joki-joki nakal.

Baca juga  Misteri Mesin ATM Keluar Uang Cap Prabowo Satria Piningit

Mengutip dari keterangan Twitter BKN;

Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKD Mohammad Ridwan sebelumnya pernah mengingatkan agar para peserta tidak membawa telepon seluler (ponsel) hingga jimat. Bahkan, apabila jimat itu mengganggu peserta lain, bisa dilaporkan ke polisi. ‘Kalau jimat juga aromanya mengganggu, jadi seperti itu dibawa ke polisi, karena sudah termasuk tindak pidana. Kita juga sudah kerja sama dengan polisi untuk mengamankan, imbuh Ridwan sambil memamerkan pusernya yang bodong.

Nih baru sadiss! Bikin Contekan di Paha

contekan di paha

13 Cara Menyontek Paling Nekat Di Dunia

Heem gak begitu juga kali om Ridwan, kalau sampai kasus joki CPNS atau ketahuan membawa contekan sampai ke urusan Pidana ya masih pantaslah, tapi kalau cuma sekedar bawa jimat rasanya berlebihan banget.

Jimat itu kan Cuma sugesti buat pemiliknya, ini sudah dianggap kepercayaannya. Lah bagaimana dengan berdoa sebelum waktu tes? Sama2 kepercayaan juga kan? Trus apa bedanya juga dengan pihak panitia yang takut akan ‘kesaktian’ dari jimat tersebut? Berarti diam2 dan secara tidak langsung mempercayai juga kan 😀