Minyak Goreng dari Ulat Jerman, Solusi Masa Depan Pengganti Minyak Kelapa Sawit

Sudah tak terhitung berapa banyak satwa liar terusir dari “rumah” mereka, dan jika bersinggungan dengan penduduk mereka pun kerap dibunuh karna dianggap sebagai hama. Sebagai contoh sudah lebih dari 100.000 orangutan terbunuh di Hutan Kalimantan akibat kepentingan perkebunan kelapa sawit. Masih melekat jelas dalam ingatan kita berita tentang orangutan di Kalimantan yang tewas terbunuh dengan 130 peluru yang bersarang di tubuhnya.

Penampakan Ulat-ulat yang sudah siap panen berasal dari telur kumbang 

image by mushab bbc.com

Dengan hadirnya minyak goreng yang terbuat dari ulat jerman, sangat mungkin ulat ini bisa menjadi solusi di masa depan, tanpa perlu lagi membuka lahan perkebunan kelapa sawit baru. Ini adalah ide yang sangat cemerlang dari para mahasiswa di Malang bagaimana mereka mampu menghadirkan alternatif bahan baku minyak goreng dengan ulat jerman. Selain minyak goreng, produk olahan dari ulat Jerman ini juga dijadikan mentega. Heem rasanya sangat nikmat seperti mentega blue band.

Mentega dari ulat jerman, sama2 legit pisan, tak ada beda rasa dengan magarin lainnya

Market dari penjualan minyak goreng ulat ini sudah siap ditampung  dan dikomersialkan oleh perusahaan-perusahaan Eropa. Setelah dilakukan penelitian, Kandungan minyak dari ulat Jerman ini sudah terbukti kandungan lemaknya jauh lebih sehat karena lemaknya rendah dan mengandung omega tiga tinggi, juga rendah kolesterol. Selain itu kandungan tinggi asam lemak Polyunsaturated Fatty sangat bagus untuk dikonsumsi.

Kandungan Gizi si Minyak goreng ulat

Mushab Nursanti selaku anggota tim mahasiswa malang mengatakan bahwa Proyek ini bertujuan untuk mengurangi konsumsi minyak sawit yang sering dituduh sebagai penyebab kerusakan hutan, dan semua orang juga bisa melakukan bisnis yang sama karna tidak memerlukan lahan tanah dan modal yang tidak besar. Sebuah kamar kosong sudah lebih dari cukup!

Baca juga  Heboh Black Friday yang Berakhir Tawuran di Mall Vintage Faire Amerika

Kita hanya perlu membeli beberapa kumbang, nantinya kumbang itu akan menghasilkan sekitar 500 telur dan berubah menjadi ulat-ulat baru. Hanya dalam waktu 2 minggu ulat-ulat ini sudah bisa dipanen untuk dijadikan minyak goreng, imbuh Mushab bersungut-sungut.