kejadiananeh.com

 300 Tahun, Surat Raja Iblis Lucifer Baru Terpecahkan

Sebuah surat yang disebut-sebut sebagai surat dari Lucifer atau raja iblis berada di Italia. Surat tersebut banyak mengundang misteri karena isinya yang berupa kode-kode yang sulit untuk diterjemahkan. Surat iblis tersebut kini menjadi banyak diperbincangkan karena beberapa ilmuwan menyatakan telah berhasil menerjemahkan isi dari surat iblis.

Untuk mengungkap isi surat misterius ini, butuh waktu yang sangat lama hingga 361 tahun. Para peneliti dari Italia memberikan pernyataan mengejutkan bahwa berhasil menerjemahkan surat iblis dengan menggunakan kode yang ada di dark web. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah cerita dan beberapa fakta dari surat iblis.

Cerita Awal Surat Iblis Lucifer

16 Raja Iblis Terkenal dan Terkuat di Dunia

Menurut cerita surat iblis ini ditulis oleh seorang biarawati bernama Suster Maria Crocifissa saat dirinya pingsan di tahun 1676. Suster tersebut sadar dari pingsan dan mendapati wajahnya yang berlumuran tinta. Suster Maria percaya bahwa dirinya sudah dikirimi surat dari setan atau iblis, namun isi surat tidak bisa dia pahami.

Sang suster yakin kalau dirinya telah dirasuki Lucifer yang membuat tangannya bergerak dan menulis surat iblis dalam keadaan tidak sadar. Suster Maria dan saudaranya percaya jika surat iblis tersebut merupakan strategi Lucifer untuk menjauhkannya dari sisi Tuhan.

Pecahnya Kode dalam Surat Iblis dengan Bantuan Dark Web

Dark web merupakan bagian dari deep web yang dikenal sebagai kumpulan konten yang tidak terdaftar pada mesin pencari seperti google. Konten dalam deep web diketahui bisa diakses dengan bantuan tool khusus. Beberapa peneliti kemudian menemukan program yang ada di dark web untuk memecahkan kode yang ada pada surat iblis.

Untuk menerjemahkan surat berusia ratusan tahun tersebut, digunakan software dan mengacak huruf dalam surat dengan bantuan peranti lunak tersebut. 15 baris kode tersisa yang ada di dalam surat iblis pun diklaim telah berhasil dipecahkan berkat bantuan dark web. Salah satu yang berhasil diterjemahkan adalah kalimat yang berbunyi “Tuhan mengira bisa menyelamatkan manusia, sistem ini tidak bekerja untuk siapa pun”.

Kesimpulan Para Ilmuwan Mengenai Kebenaran Surat Iblis

Setelah melakukan penelitian dengan banyak cara, beberapa ilmuwan justru menyatakan bahwa surat yang disebut surat iblis merupakan surat buatan Suster Maria sendiri. Berbeda dengan suster Maria yang yakin surat tersebut dari raja iblis. Ilmuwan di Italia menyebutkan bahwa kode dalam surat iblis merupakan karangan yang dibuat oleh suster Maria.

penampakan surat raja iblis lucifer yang baru terpecahkan setelah 361 tahun kemudian

Jenazah Abadi Santa Bernadette Soubirous yang Tetap Utuh dan Cantik Sempurna

Biarawati ini diketahui merupakan sosok yang pandai dalam bidang linguistik, dan kode aneh yang ada di surat merupakan gabungan dari beberapa bahasa yang disusun dengan bentuk alfabet yang sulit untuk dibaca. Peneliti mengidentifikasi beberapa kode yang mirip dengan huruf-huruf pada bahasa Yunani dan Latin kuno.

Suster Maria Diduga Menderita Kondisi Skizofrenia

Direktur dari pusat penelitian di Italia, Daniele Abate menyebut bahwa dirinya meyakini jika suster Maria mungkin menderita skizofrenia. Skizofrenia sendiri adalah salah satu gangguan mental yang bisa membuat seseorang mengalami halusinasi, delusi, pikiran yang kacau, hingga perubahan perilaku.

Gangguan mental ini mengakibatkan penderitanya menjadi sulit untuk membedakan mana yang nyata dan mana yang hanya sebatas halusinasi. Hal tersebut yang menjadi dasar Suster Maria sebenarnya menulis surat sendiri dengan kode yang diciptakan sendiri, bukan dari Lucifer raja iblis. Seperti itu juga skizofrenia dialami oleh orang-orang ahli kebatinan seperti paranormal ataupun anak-anak indigo.

Itulah beberapa misteri yang menyelimuti kisah surat iblis dan beberapa fakta yang terkuak setelah 3 abad surat tersebut tidak terbaca. Semoga ulasan di atas bisa menambah wawasan Anda, dan Anda dapat menyikapinya dengan lebih bijak, boleh percaya boleh berak di celana.