kejadiananeh.com

Cinta Memang Tak Memandang Fisik, Buktinya Wanita Terkecil di Dunia Ini Menikah Dengan Pria Ganteng

Pernahkan terpikir tidak akan pernah menikah karena memiliki kekurangan? Tampaknya kisah sepasang suami istri ini akan membuka pikiran Anda, bahwa kekurangan bukan sebuah alasan tidak bisa menemukan cinta sejati. Memang, tidak sedikit orang putus asa akan cinta, ketika menyadari bahwa ia terlahir dengan kekurangan.

Rasa percaya diri menurun, lalu berpikir menyerah dalam beragam hal, merasa tidak mampu, atau pun menganggap banyak orang di luar sana yang tidak mau menerima kekurangannya.

Padahal, Tuhan selalu memiliki rencana-rencana yang tidak terbayangkan. Bahkan, Tuhan telah mengaitkan benang ketulusan dari orang-orang baik di sekitar mereka yang memiliki kekurangan. Sama halnya dengan wanita bernama Amanda Fyfe, kini berusia 31 tahun.

Cinta Memang Tak Memandang Fisik, Buktinya Wanita Terkecil di Dunia Ini Menikah Dengan Pria Ganteng

Wanita Terpendek di Dunia Akhirnya Menikah

Memiliki kekurangan pada fisiknya, membuat Amanda tidak pernah mau dan selalu berhati-hati ketika dekat dengan laki-laki. Ia terlahir dengan kelainan genetika yang disebut Osteogenesis Imperfecta. Kelainan ini berupa kondisi yang mana membuatnya mengalami tumbuh kembang berbeda dengan manusia normal. Karena itu, tubuh Amanda sangat kecil. Pada usianya saat ini, tingginya hanya mencapai 81,28 cm, atau kurang dari 1 meter.

Meski memiliki kekurangan pada fisiknya, Amanda selalu berusaha membuat kehidupannya normal, penuh kebahagiaan. Wanita tersebut memiliki rasa percaya diri yang penuh dan selalu mmelakukan banyak hal agar memiliki masa depan matang. Seolah, kekurangan bukan sesuatu halangan dalam menjalani kehidupan bahagia.

Amanda Fyfe

Membangun rasa percaya diri yang kuat, ternyata membawa kehidupan Amanda kini menjadi sangat bahagia. Ia telah menikah dengan seorang laki-laki ganteng, gagah, dan sangat menyayanginya. Laki-laki tersebut bernama Steven, dulu merupakan teman satu kantor.

Awalnya Amanda mengaku tidak percaya diri untuk dekat dengan laki-laki. Apa lagi saat ia mengingat, bagaimana dokter mengatakan bahwa hidupnya tidak akan lama ketika ia baru lahir. Tetapi Tuhan selalu melimpahkan kasih sayang pada semua Umat-Nya, terbukti Amanda masih hidup dengan sehat dan bahagian sampai saat ini. Berkat perhatian dan limpahan rasa cinta dari kedua orangtuanya, Geoff dan Diana Moore.

Hubungan antara Amanda dan Steven bermula saat mereka berteman di tahun 2007. Dua tahun lamanya, mereka menjadi teman akrab, saling berbagi, dan menghabiskan waktu bersama. Dalam waktu dua tahun tersebut, rasa cinta di antara mereka tumbuh perlahan. Amanda dan Steven saling jatuh cinta.

Wanita Terkecil di Dunia Ini Menikah Dengan Pria Ganteng

Akhirnya, mereka melangsungkan pernikahan dan membuat janji untuk mencintai satu sama lain selamanya. Steven mengatakan, bahwa ia sangat menerima kondisi fisik dan kekurangan wanita yang ia cintainya itu. Menurutnya, perbedaan tinggi badan bukanlah halangan. Yang menambah kebahagiaan mereka, beberapa bulan setelahnya, Amanda hamil. Hamil menjadi moment berbahaya bagi Amanda dan mengancam nyawanya.

Lagi-lagi, Tuhan membuktikan kuasa-Nya, disertai dukungan besar dari Steven dan keluarga, Amanda berhasil melahirkan seorang anak laki-laki yang kini usianya telah beranjak 6 tahun. Anak laki-lakinya tersebut mereka namai dengan nama Aidan. Aidan tumbuh sehat dan normal, parasnya tidak kalah ganteng dengan sang Ayah.

Cinta Memang Tak Memandang Fisik, Buktinya Wanita Terkecil di Dunia Ini Menikah Dengan Pria Ganteng

Model Chubby Berbadan Besar ini Buktikan Kalau Beruang Juga Bisa Seksi

Amanda mengungkapkan, keberadaan Aidan dan Steven lah yang menjadi kesitimewaan baginya, juga menjadi alasan ia bisa bertahan hingga saat ini.

Kisah Amanda dan keluarganya kecilnya ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa memiliki kekurangan bukanlah alasan untuk tidak bisa bahagia dan mendapatkankehidupan yang normal. Terpenting adalah untuk terus semangat menjalani hari-hari, selalu bersyukur pada Tuhan, dan saling berbagi kasih sayang pada siapa pun.