Viral Suara Jeritan Misterius Korban Tsunami Palu

Kengerian itu seolah datang kembali, jerit histeris para korban Tsunami Palu terdengar jelas dari rekaman video seorang mahasiswa 22 tahun bernama Fachri. Dirinya berani bersumpah bawa ia tidak pernah sama sekali mengedit video miliknya yang sekarang menjadi viral tersebut.

Berawal dari indahnya pemandangan laut di Pantai Talise, Palu tiba-tiba suasana berubah mencekam ketika terdengar teriakan sejumlah orang, dari anak-anak hingga orang dewasa yang berteriak ketakutan meminta pertolongan.

Benarkah suara teriakan misterius yang katanya korban tsunami Palu ini bukanlah Hoax? Tak butuh lama video ini menjadi kontroversi, ditambah bumbu narasi mistis yang mengiringi postingan video tersebut. Banyak netizen yakin kalo Fachri sudah mengedit video itu, dengan menambahkan efek audio orang-orang yang sedang berteriak ketakutan.

Seakan ingin membuktikan kalau dirinya tidaklah berbohong, Fachri pun berani menggelar jumpa pers di Sekretariat AJI Palu pada hari ini. Dia datang bersama seorang saksi mata yang juga temannya bernama Rusdini. Singkat cerita Fachri dan Rudini awalnya membuat video story untuk Instagram dan  status WhatsApp nya. Nah Rusdinilah orang yang pertama kali menyadari keanehan kalau postingan video story Fachri memuat suara-suara ghaib.

“Tepat pada pukul 18.22 Wita, saya merekam langsung video berdurasi 8 detik di story WhatsApp. Suasana ada saat itu, seperti di pantai pada umumnya, suara angin dan ombak. Tapi saya ditegur oleh Rusdini, bahwa story video saya mengeluarkan suara teriakan, seperti waktu terjadinya tsunami di Palu pada akhir tahun 2018, imbuh Fachri di Sekretariat AJI Palu.

“Jadi begini, Awalnya saya buat story di akun Instagram dan suara yang keluar adalah suara angin dan ombak. Tapi pas saya buat story di WhatsApp, suara yang keluar teriakan anak-anak dan orang seperti berhamburan karena ada bencana,” pungkasnya.

Baca juga  Gara2 Kecanduan Gadget Mata Gadis Kecil ini Dioperasi

Fachri dan Rusdini menegaskan dan berani bersumpah bahwa video itu tidak diedit, apalagi dengan tujuan membuat masyarakat resah dengan konten hoax untuk sekedar mencari sensasi atau popularitas. Keduanya juga memperlihatkan detail bukti-bukti video yang tersimpan di galeri.

“Kita ini juga korban bencana, tidak ada niat untuk menakut-nakuti warga apalagi mengedit dan men-viralkan video itu. Itu video asli dan tidak rekayasa, kalau memang ada yang mengatakan itu hoax, ayo kita buktikan sama-sama, kalau perlu mendatangkan ahli IT imbuh Rusdini yang juga seorang pengamen.

Dia memperlihatkan detail video itu, dengan judul video: VID-20190818-WA0017, waktu 18/8/2019, pukul 6:22 PM, jenis video/mp4, durasi 00:08, resolusi 640×360, dan ukuran 1,06Mb.

Rekaman Suara Video Misterius Korban Tsunami Palu

Video itu pertama kali viral usai Rusdini mem-posting di grup WhatsApp Palupi Squad. Posting itu, kata Rusdini, hanya bertujuan untuk memberitahu teman-temannya bahwa ada suara misterius di Pantai Talise.

“Video itu saya posting di grup WhatsApp untuk tidak disebarluaskan ke medsos, tapi tidak tahu siapa yang menyebarluaskan sehingga netizen menganggap itu video diedit dan hoax bahkan sengaja disebarluaskan karena ingin terkenal,” tapi sekali lagi kami tegaskan, kalau kami tak ada niat untuk menyebar hoax  mencari sensasi, karna kami sendiri juga korban dan tahu perasaan sakit itu, karna kami juga mengalaminya imbuh Rusdini bersungut-sungut.