Nikmatnya Es Krim Rasa Daging Tikus Belanda, Mau Nyoba?

Nikmatnya es krim ataupun gelato mungkin kamu sudah mencoba keduanya. Nah bijimane kalo ngerasain es krim rasa daging tikus belanda? Huekk bikin mual dengarnya ya, tapi sebenarnya kalo udah nyobain bikin ketagihan. Benar pepatah bilang, awalnya memang menyakitkan tapi lama-lama bikin ketagihan,  garukk lagi mamang :d

Bukanlah es krim yang gak sengaja kecemplung tikus, tapi memang benar-benar es krim yang terbuat dari daging tikus. Namun bukanlah tikus got item busik buntung, melainkan tikus jenis Guinea Pig (tikus belanda), yang secara fisik lebih mirip marmut berukuran gedek banget.

Ada Buntut Tikus di Es Krim, Wanita China Ini Sempat Bengong Mau Dibuang Sayang apa Dilanjutin Aja

Dengan dahi nongnong mirip ikan lohan, tikus belanda berhabitat asli dari wilayah pegunungan Andes di Amerika Selatan. Tikus Guinea Pig juga menjadi salah satu hewan peliharaan kesayangan banyak orang di sana.

Tapi tidak dengan di Ekuador, Peru, Bolivia dan Belanda. Tikus ini menjadi sarapan favorit yang disajikan dengan beragam bumbu masakan, bersama kentang dan saus kacang.

Hal inilah yang menjadi inspirasi seorang wanita penjual es krim di Quito, Ekuador bernama María del Carmen Pilapaña. Bukanlah mudah membuat komposisi es krim rasa tikus belanda yang enak, ia terus bereksperimen selama berbulan-bulan.

Pertama ia menggunakan jerky (daging tikus kering) kemudian diblender dan dimasukkan ke dalam bahan es krim. Namun rasanya masih tidak memuaskan.

Ini Tikus Belandanya (Guinea Pig) Kasihan…lucuk ucul gitu dijadiin es krim 🙁

Ia mencoba lagi dengan daging tikus belanda yang sudah dipanggang, masih tidak cocok rasanya. Sampai akhirnya Maria merebus daging tikus Belanda selama 2 jam agar bisa mendapatkan kaldunya, setelah itu daging dan kaldu yang pekat ia campur untuk membuat pate (pasta daging yang biasa disajikan dingin sebagai hidangan pembuka)

Agar rasa es krim tikus lebih bervariasi, Maria menyajikannya dengan tambahan topping markisa, naranjilla, whippede cream dan susu kental nona. Untuk satu es krim daging tikus Belanda ini maria menjualnya seharga 1 dollar atau sekitar 14 ribu rupiah.

Bagai Kopi pakai Krimer, Pria Hitam Nikahi Wanita Putih Mulus Bersih Bening Segar

Es krim buatannya tersebut sudah cukup terkenal dan menjadi favorit para turis dan warga lokal. Dalam sehari Maria bisa menjual es krim rasa daging tikus Belanda itu sebanyak 250 buah, dan kalo lagi sepi bisa 150 buah per hari.

Ke depannya Maria ingin membuat varian es krim daging lainnya. Mulai dari es krim rasa kepiting, daging ayam dan es krim rasa daging bagi ngok ngokkk. Tertarik ingin mencobanya?