kejadiananeh.com

Mengapa Kita Tidak Bisa Mengingat Kejadian Waktu Masih Bayi? Ohh Ternyata Begituan

Masih ingatkah kamu ketika masih kecil waktu dipapah belajar jalan? Atau saat pertama kali mengucapkan kata papa, mama, dady dan sejenisnya. Kita mengingat hampir semua kejadian baik maupun buruk yang terjadi pada diri kita saat menginjak fase anak-anak, remaja ataupun dewasa.

Mulai dari momen mengadakan pesta, merayakan ulang tahun, momen masuk pertama sekolah, pertama diterima kerja, punya pacar pertama dan seterusnya. Namun sekuat apapun ingatan kita, sama sekali tak ingat memori atau kenangan apa-apa ketika bayi. Mengapa demikian? Apa yang menjadi penyebabnya?

Mengutip dari merdeka.com, Hal ini merupakan hal yang dipusingkan oleh ilmuwan selama bertahun-tahun. Pasalnya saat kita bayi adalah momen paling dramatis dalam hidup kita ketika baru lahir sampai langkah pertama, kata-kata pertama, makanan pertama, dan berbagai momen pertama lainnya.

Tapi sebagian besar orang tidak bisa mengingat hal semacam ini jadi teka-teki terbesar yang belum terpecahkan bagi para ilmuwan.

Kekosongan dalam rekaman kehidupan kita ini membuat frustasi para orangtua dan membuat bapak psikoterapi dunia, Sigmund Freud, sampai kebingungan. Alhasil, dia membuat istilah sendiri terhadap hal ini, yaitu ‘amnesia bayi’. Fase ini telah diungkapkan lebih dari 100 tahun lalu.

Berbagai penelitian telah dilakukan pada bayi. Namun para ilmuwan justru menemukan sebagian teka-teki ini bersumber dari fakta bahwa bayi justru sangat baik dalam hal menerima informasi baru.

Tiap detik, bayi membentuk 700 koneksi saraf baru dan menajamkan kemampuan berbahasa sampai bisa membuat iri seorang polyglot (orang yang bisa menguasai banyak bahasa). Ditemukan juga bahwa bayi sudah mulai belajar ketika ia masih berada di dalam rahim.

Penelitian berlanjut pada orang dewasa yang dilakukan oleh psikolog bernama Qi Wang dari Cornell University. Sang Psikolog mengatakan bahwa saat kita dewasa, informasi sering hilang atau terlupakan karena tidak ada upaya untuk mempertahankannya. Tapi, apabila kita mempunyai pengalaman unik di usia muda, itu akan terus teringat.

Terdapat sebuah teori lain yang lebih pas untuk masalah hal ini: otak bayi ternyata belum berkembang dengan baik dan jaringan untuk mengingat masa itu belum terbentuk secara sempurna.

Teori ini bermula dari pasien bernama Henry Molaison yang hippocampus di otaknya rusak karena operasi epilepsi. Hal ini membuat Henry tidak bisa mengingat apapun. Dia dikenal sebagai ‘manusia tanpa memori’.

Karena teori yang muncul tidak sengaja ini, membuat neurosains sebagai sejarah fenomena besar, Walaupun HM, julukan Henry, tak punya memori, HM mampu mempelajari banyak sekali informasi.

HM sama seperti bayi, yang menerima informasi dengan baik tapi sama sekali tak bisa diingat. Maka satu penjelasan yang muncul amnesia bayi terjadi karena proses alami melupakan berbagai pengalam yang kita miliki sepanjang hidup.