6 Cerita Terlilit Utang pinjol yang Berakhir Tragis Menyedihkan

Ada orang yang terlahir kaya dan ada yang terlahir miskin, ada yang bersusah payah dan ada pula yang mendapatkan semuanya dengan mudah, sudah rejeki anak soleh katanya. Lagian siapa yang bisa memilih terlahir dari rahim orang kaya atau rahim gembel, tentu saja tidak ada.

Kerasnya kehidupan menuntut beberapa orang harus bekerja keras untuk bertahan hidup, melakukan berbagai hal yang bisa menghasilkan uang dengan cara yang halal, tidak halal, sampai terpaksa pinjam uang pinjol dan endingnya terlilit banyak utang hingga tak lagi nafsu hidup dan ingin segera mengakhirinya.

Gantung diri karena terlilit hutang

Tidak sanggup menanggung beban hidup karena terlilit utang pinjaman online, Suryana memilih untuk mengakhiri hidupnya, ia ditemukan tewas dengan leher tergantung di pintu kamar rumahnya menggunakan kabel antena TV.

Jasad korban ditemukan oleh istrinya Siti pada hari rabu sekitar pukul 11.40 WIB di rumahnya di Perumahan Pondok Paku Alam,Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Kala itu Siti baru saja tiba di rumah dan mendapati suaminya telah tewas, ia pun segera melaporkan hal tersebut ke RW dan polisi untuk ditindak lanjuti. Berdasarkan olah TKP tidak ditemukan tanda kekerasan dan murni gantung diri.

Satu Keluarga Bunuh Diri Karena Terlilit Hutang

Sebuah kisah pilu datang dari Bali, satu keluarga yakni Kadek Artaye dan istrinya Suciani serta kedua anaknya Putu Wahyu Adi Saputra dan Kadek Dwi Cahaya Putri ditemukan tewas tak bernyawa dikediamannya di Dusun Kaje Kangin, Desa Bondalem Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, oleh Made Suardana ayah Kadek Artaya.

Berdasarkan penuturan keluarga korban, Putu Wahyu Adi pernah dirawat di rumah sakit karena batuk yang tak kunjung sembuh, terlebih ibu Suciani pun sakit, untuk menutupi biaya rumah sakit Kadek Artaya memutuskan untuk berhutang.

Namun Karena tidak sanggup membayar utang, menjadi pemicu keluarga ini memutuskan untuk mengakhiri hidup mereka dengan meminum racun serangga yang telah dicampur dengan minuman bersoda yang ditemukan di TKP kala itu.

Ajak Anak Minum Racun Karena Terlilit Utang Pinjol

Hakikatnya, seorang ibu berperan sebagai pelindung anaknya namun, apa jadinya jika ada seorang ibu yang malah tega mengajak anaknya untuk mengakhiri hidup dengan tragis.

Hal ini terjadi pada ibu durhaka bernama Wati 50 tahun, mengajak anaknya yang baru berusia 9 tahun untuk menenggak racun tikus di rumah kontrakannya, di Kampung Blosong, Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banteng.

Jasad Wati dan anaknya ditemukan oleh suaminya Maeni yang berprofesi sebagai supir angkot bersama beberapa warga yang membantu Maeni membuka paksa pintu yang terkunci dari dalam.

Berdasarkan keterangan beberapa saksi dilokasi kejadian, korban ternyata terlilit utang pinjol, diduga ini adalah pemicu korban dalam mengakhiri hidupnya.

Ajak Anak Terjun ke Sungai Karena Tidak Sanggup Membayar Hutang

Lagi-lagi kasus seorang ibu yang tega mengajak anaknya menuju kematiannya, Herawati yang berusia 42 tahun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya bersama anaknya Andika berusia 4 tahun dengan cara terjun ke sungai Citarum Bandung.

Sebelum kematiannya, Herawati sempat menulis surat wasiat yang menjelaskan bahwa ia sedang terlilit banyak hutang pinjol dan tidak sanggup untuk melunasinya.

Bersambung………