6 Hewan Langka yang Hanya Ditemukan di Indonesia

Banyak fakta menarik tentang Indonesia, salah satunya keberadaan hewan langka Indonesia yang menarik untuk diketahui. Beberapa diantaranya sangat memukau dan memiliki karakteristik yang unik. Penasaran apa saja hewan endemik tersebut?

  • Macaca Pagensis (Beruk Mentawai)

Dilihat sepintas, beruk ini mirip dengan beruk jenis lain yang tersebar di Indonesia dan dunia. Pembedanya terletak pada sebaran warna gelap seperti coklat tua hingga hitam, di area pipi dan atas kepala. Kemudian, pada bagian kepala atas tersebut juga terdapat tumpukan bulu berbentuk mahkota.

Beruk ini hanya ditemukan di Pulau Mentawai, Sumatera Barat. Tepatnya di bagian Pulau Pagai Utara, Selatan, Sipora, dan beberapa pulai lainnya. Kalau kamu mau melihat langsung, tinggal datang saja ke pulau tersebut dan tanyakan pada warga setempat dimana bisa melihat hewan dengan nama lain Bokoi atau Pagai Macaque tersebut.

  • Spizaetus Floris ( Elang Flores)

Ini adalah hewan jenis buruh raptor hanya bisa ditemukan di Indonesia, tepatnya di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Selain itu, bisa juga ditemukan di kawasan Lombok, Sumbawa, Rinca, dan Satonda.

Karakteristiknya sangat unik, dengan bulu putih di area kepala, kemudian badannya berbulu coklat gelap dengan sorot mata yang sangat tajam. Jumlahnya saat ini, diperkirakan hanya tinggal sekitar 250 ekor saja.

  • Varanus Komodoensis (Komodo)

Komodo sudah menjadi salah satu ikon Indonesia, jenis kadal raksasa memiliki panjang sekitar tiga meter dan berat maksimal 70 kilogram. Dia juga disebut sebagai kadal terbesar dan masih ada di dunia.

  • Bubalus (Anoa)

Berdasarkan informasi pihak terkait, Anoa yang teridentifikasi saat ini berjumlah 5.000 ekor saja dan kebanyakan berada di sejumlah hutan lindung di Sulawesi. Ada jenis Anoa Pegunungan dan ada juga jenis Anoa Dataran Rendah.

Keunikannya terletak pada lidah panjang bercabang, mirip dengan lidah ular. Sedangkan warnanya sangat identik, dimana komodo jantan warnanya adalah abu-abu cenderung gelap dan ada juga merah bata. Sedangkan betina warnanya kehijauan.

Bentuk dari Anoa ini mirip dengan kamping, namun memiliki tanduk yang runcing, karena itulah banyak orang memburunya untuk mendapatkan tanduk hingga daging dari hewan tersebut.

  • Chelonida Mccordi (Kura-kura Leher Ular Rote)

Melihat hewan ini di dalam air, awalnya mungkin kamu akan mengira itu adalah ular. Karena lehernya panjang menyerupai ular rote. Padahal ini adalah sejenis kura-kura yang hanya bisa ditemukan di Pulau Rote, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kura-kura ini, juga tak bisa menyembunyikan kepalanya ke dalam tempurung seperti jenis lainnya. Sebab, lehernya yang panjang tidak bisa dilipat ke dalam tempurung.

Biasanya, dia hanya akan melipat kepala ke bagian samping tempurung saja. Unik bukan? Sayangnya, saat ini hanya tinggal beberapa puluh ekor saja kura-kura ini di pulau tersebut.

  • Leucopsar Rothschildi (Jalak Bali)

Jika ingin melihat keindahan dari burung yang satu ini, datang saja ke Pulau Dewata Bali karena asalnya memang dari sana. Karakteristiknya adalah bulu yang putih maksimal di seluru bagian tubuh. Kemudian pada bagian ekor warnanya hitam.

Pada area pipinya, tidak terdapat bulu tapi bagian tersebut langsung terhubung pada mata dan baruh berwarna biru.

Saya pernah ketemu burung ini ketika bertandang ke kebun binatang yang ada di Bali, memang sudah sangat langka bahkan prediksi pihak terkait jumlahnya hanya tinggal belasan ekor saja di Indonesia.

Kamu penasaran ingin melihat langsung berbagai hewan langka Indonesia tersebut? Luangkan saja waktu untuk berkunjung langsung ke kawasan habitat aslinya. Jangan pula, ikutlah melestarikan eksistensi hewan-hewan tersebut supaya bisa bertahan lebih lama.