Mengenang 7 Majalah dan Koran yang Sudah Tidak Eksis Lagi

Media cetak atau koran, dulu merupakan salah satu sumber informasi penting sebelum internet muncul. Tak salah jika banyak majalah maupun koran muncul, menyebarkan berbagai berita. Tapi, tak semua bisa bertahan sampai sekarang. Banyak yang sudah tinggal nama, walaupun dulu menjadi ikon berita maupun gosip.

Berikut ini delapan nama tabloid dan koran ternyata saat ini sudah tidak terbit lagi, namun sempat memberi kesan tertentu pada banyak orang.

  • Tabloid Soccer

Majalah yang isinya informasi seputar olahraga sepakbola ini, pertama kali terbit yaitu pada tahun 2000 silam. Saat itu, antusias orang pada informasi sepakbola memang sangat tinggi. Apalagi kalau sudah mendekati piala dunia, Euro, atau piala harus diperebutkan oleh tim sepakbola Indonesia.

Selama perjalanannya, tabloid ini menjadi salah satu referensi sepakbola karena isinya memang sangat identik dengan football dan juga futsal.

Persaingan dengan tabloid olahraga lainnya, membuat Soccer semakin terpuruk dan kehilangan penggemar. Alhasil pada 9 Oktober 2014, koran ini pamit dan mengeluarkan edisi terakhirnya.

  • Sinar Harapan

Koran Sinar Harapan, bisa dibilang salah satu pelopor media cetak di Indonesia yang sudah berdiri sejak April 1961. Dari jumlah karyawan hanya sekitar 28 orang, siapa saja bisa membelinya dengan harga murah hingga karyawan mencapai 400 an orang.

Tapi, pada tahun 1986 Sinar Harapan tidak boleh terbit karena dibredel oleh pemerintah. Namun bisa kembali terbit di tahun 2000, sebagai salah satu koran yang menginformasikan banyak hal.

Sayangnya, eksistensinya terpaksa berakhir di tahun 2014, lalu beralih menjadi media online yang juga terpaksa harus bersaing dengan media lainnya. Untungnya dengan penulis yang sudah berpengalaman, Sinar Harapan online bisa bertahan sampai sekarang.

  • Majalah Trax

Tahun 2002 Trax ini pertama kali terbit dan menjadi salah satu majalah remaja disukai dan dijadikan kiblat fashion dan informasi seputar remaja. Tapi, persaingan dengan berbagai majalah sejenis hadir membuat Trax tak mampu bertahan lama.

Apalagi sejak internet muncul dan menjadi sumber informasi dari berbagai kalangan, terutama remaja. Alhasil di tahun 2016, majalah Trax resmi berhenti terbit dan dinyatakan bangkrut akibat masalah keuangan dan beberapa masalah lainnya.

  • Jakarta Globe

Bisa disebut juga sebagai koran dalam negeri berbahasa Inggris, yang memberikan informasi terkini tentang Indonesia dari berbagai sudut pandang. Bahkan sejak berdirinya sempat jadi saingan terberat dari Jakarta Post sejak berdirinya tahun 2008, alasannya koran ini berhasil menarik pelanggan dalam jumlah besar hanya dalam waktu singkat.

Lagi-lagi karena kalah bersaing di dunia media cetak, Jakarta Globe terpaksa pamit dari persaingan media cetak yang semakin tinggi di tahun 2015. Walaupun banyak pihak menyayangkan hal itu terjadi.

  • Majalah Slam Indonesia

Pecinta olahraga basket, pastinya sudah sangat familiar dengan Slam yang isinya semua informasi tentang dunia basket. Mulai dari informasi pertandingan, pemain, dan berbagai berita lainnya terkait olahraga dengan alat utama bola tersebut.

  • Majalah Horizon

Lain lagi dengan Horizon yang isinya berhubungan dengan pendidikan ini. Eksistensinya cukup lama, yaitu dari tahun 1966 sampai 2016. Salah satu alasan, mengapa majalah ini berhenti terbit dan tak bisa bersaing dengan majalah sejenis lainnya adalah soal keuangan.

  • Penthouse

Lain dari tabloid atau koran sebelumnya, ini adalah salah satu majalah untuk pria dewasa yang berhasil bertahan sampai 50 tahun. Tapi, sayangnya tidak berhasil bersaing dengan majalah sejenis lainnya.

Itulah deretan tujuh majalah dan koran, dimana saat ini sudah tidak terbit lagi dengan berbagai alasan. Banyak kenangan mungkin akan membuat kangen, walaupun saat ini media online lebih dilirik.